Sponsors Link

Warna Urine Sehat dan Tidak Sehat yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Urine atau air seni merupakan salah satu hasil metabolisme tubuh yang dikeluarkan dari uretra. Urine ini tentunya berhubungan dengan organ eksresi yaitu sistem kemih, mulai dari ginjal, kandung kemih, hingga uretra. Karena Proses Terbentuknya Urine memang pada organ tersebut. Air kencing rupanya bisa memberikan tanda apakah tubuh sehat atau tidak berdasarkan warnanya. Lalu bagaimana warna urine sehat dan yang tidak sehat? Berikut penjelasannya.

ads

Warna Urine yang Sehat

Pada dasarnya, urine yang sehat itu memiliki warna kuning. Warna kuning pada urine ini disebabkan oleh kandungan sisa limbah yang terlarut dalam air. Adapun kandungan urine itu sendiri adalah air, uriea, garam, sejumlah mineral, dan zat sisa lainnya. Akan tetapi, warna urine sehat yang berwarna kuning ini juga memiliki tingkatan tertentu. Berikut beberapa jenis urine kuning.

  • Urine kuning bening

Ciri urine sehat yang pertama adalah urine yang berwarna kuning bening. Urine ini adalah jenis urine yang paling sehat. Pada kondisi ini, seseorang terbilang memiliki asupan cairan yang cukup baik. Selain itu ginjal dan saluran kemih juga dalam keadaan sehat.

  • Urine kuning pucat

Jenis urine kuning yang kedua adalah Urine Berwarna Kuning pucat. Kondisi ini juga merupakan kondisi warna urine sehat. Asupan air juga tidak kurang, dan fungsi ginjal serta saluran kemih juga sehat.

  • Urine kuning gelap / pekat

Urine sehat berikutnya memiliki warna kuning gelap atau pekat. Urine ini sebenarnya adalah urine pada seseorang yang kurang minum. akan tetapi, fungsi ginjal dan saluran kemih masih sehat. Maka dari itu, asupi cairan tubuh secara cukup agar kuning pada urine tidak begitu pekat dan terhindar dari dehidrasi.

Itulah beberapa Ciri Urine Sehat yang perlu diketahui. Namun ada juga beberapa jenis urine yang tidak sehat dan perlu diwaspadai. Untuk lebih jelasnya berikut penjelasannya.

Warna Urine yang Tidak Sehat

Urine yang tidak sehat menandakan bahwa di dalam tubuh ada gangguan atau bisa juga disebabkan karena penyakit tertentu. Berikut beberapa ciri urine tidak sehat.

  • Urine bening atau tidak berwarna

Salah satu ciri urine yang tidak normal adalah tidak berwarna atau bening. Kondisi ini bisa terjadi jika seseorang minum terlalu banyak air. Walau tidak sepenuhnya berbahaya bagi tubuh, namun kondisi ini bisa dikatakan sebagai keracunan air. Untuk mengatasinya, kurangi asupan cairan tubuh.

  • Urine cokelat seperti teh

Ada lagi warna urine yang perlu diwaspadai, yaitu urine cokelat seperti teh. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh dehidrasi tinggi. Hati-hati akan masalah ini karena bisa memicu kerusakan ginjal. Untuk mengatasinya, segera penuhi asupan cairan tubuh secara cukup setiap harinya.

Sponsors Link

  • Urine pink hingga merah

Warna urine yang pink atau merah bisa disebabkan oleh makanan atau obat, dan juga faktor penyakit. Ada beberapa jenis makanan yang menyebabkan Urine Berwarna Merah, seperti buah naga merah, bit merah, atau buah blueberry. Ada juga beberapa jenis obat yang menyebabkan efek samping urine berwarna merah, seperti obat anti penggumpalan darah atau obat pencahar.

Akan tetapi berhati-hatilah jika urine Anda berwarna merah. Karena bisa jadi kondisi ini disebabkan oleh beberapa jenis penyakit karena urine bercampur dengan darah (hematuria). Penyakit yang menyebabkan kondisi ini adalah penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan saluran kemih.

Sponsors Link

  • Urine biru atau hijau

Jika warna urine sehat adalah kuning, maka warna urine biru atau hijau ini juga perlu diwaspadai. Walau ada juga beberapa makanan atau obat yang menyebabkan kondisi urine biru atau hijau. Akan tetapi, waspadalah dengan gejala penyakit seperti infeksi saluran kemih atau gangguan genetika.

Itulah beberapa penjelasan mengenai warna urine yang sehat dan tidak sehat. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa warna urine itu tidak selamanya berkaitan dengan penyakit tertentu, karena memang ada beberapa faktor yang menyebabkan warna urine berubah, misalnya:

  • Warna pada makanan
  • Kebiasaan menahan buang air kecil (menyebabkan urine menjadi lebih pekat)
  • Efek obat-obatan tertentu
  • Faktor penyakit tertentu

Jika warna urine Anda tidak tergolong urine sehat, jangan terburu-buru panik, karena bisa jadi itu hanya efek dari makanan atau obat tertentu. Akan tetapi, jika muncul gejala lanjutan seperti rasa sakit pada perut, Air Seni Berbusa, pinggang atau kemaluan nyeri, muncul rasa mual dan muntah, kelelahan, dan mungkin muncul demam, segera lakukan pemeriksaan agar mengetahui penyebabnya.

Demikianlah penjelasan mengenai warna urine sehat yang perlu diketahui. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi