Sponsors Link

Warna Urine Berubah karena Alkohol, Apa Artinya

Sponsors Link

Faktor perbedaan warna urin memang bisa dijadikan salah satu indikator kesehatan. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan warna air kencing berubah seperti warna urine berubah karena minum alkohol. Lalu, apa sebenarnya arti dari perubahan warna urine sesudah minum minuman yang beralkohol?, berikut penjelasan selengkapnya untuk anda.

ads

Urine Jernih Sesudah Minum Alkohol

Seseorang yang minum alkohol mungkin akan melihat urine berwarna kuning terang sampai pucat. Jika ini yang terjadi, maka merupakan pertanda tubuh yang kekurangan cairan. Sebetulnya, warna urin yang sehat adalah tidak berwarna sama sekali atau bisa dikatakan jernih yang menandakan jika tubuh anda terhidrasi dengan baik.

Jika urin berwarna jernih sesudah minum alkohol, maka anda tidak perlu khawatir hal tersebut menjadi pertanda dehidrasi. Minuman yang mengandung alkohol memang tidak mempengaruhi warna dari urine secara langsung, namun minuman beralkohol memang bisa membuat tubuh dehidrasi dan akhirnya merubah warna urin sehingga sebaiknya diwaspadai.

Urine Berwarna Coklat Pekat karena Alkohol

Urine juga bisa berubah menjadi coklat pekat berbeda dengan warna urine sehat ketika minum alkohol dan warna urine ini yang harus anda waspadai. Warna urine coklat pekat menjadi pertanda jika tubuh sedang mengalami dehidrasi. Alkohol memiliki sifat diuretik sehingga membuat seseorang ingin buang air kecil terus menerus. Apabila minum alkohol tidak diimbangi dengan minum air putih dalam jumlah cukup, maka bisa meningkatkan risiko dehidrasi.

Bagian organ ginjal membutuhkan hormon bernama hormon vasopressin untuk menyerap air yang masuk ke dalam tubuh. Alkohol nantinya bisa menghambat produksi hormon tersebut sehingga air tidak diserap kembali oleh ginjal dan terbuang begitu saja bersama dengan limbah tubuh lainnya.

Air yang terbuang akan berkumpul pada kandung kemih lalu merangsang otot otot yang ada di sekitarnya dan kemudian berkontraksi. Pada saat tersebut, maka seseorang akan merasakan desakan ingin buang air kecil sehingga akan buang air terus sesudah minum alkohol. Hal yang perlu anda ketahui adalah minum sekitar 50 gram alkohol sudah bisa menghilangkan cairan di dalam tubuh sebesar 1 liter sebagai urin.

Tanda Dehidrasi Lain

Tanda dan juga gejala dehidrasi tidak hanya perubahan pada warna urin, namun gejala bisa bervariasi antara satu orang dengan orang yang lain. Gejala dehidrasi yang mungkin bisa anda alami diantaranya adalah mulut kering, merasa haus, sakit kepala dan juga kram pada beberapa bagian tubuh tertentu.

Sedangkan dalam kondisi kronis dan tidak segera ditangani, dehidrasi juga bisa menyebabkan jantung berdetak lebih cepat, sulit bernapas, gangguan ginjal sampai hilang kesadaran. Dehidrasi akibat minum minuman sebenarnya bisa dicegah dengan cara membatasi alkohol yang hanya diminum sesekali sekaligus membatasi minuman beralkohol yang hanya dikonsumsi sesekali dan perhatikan kembali asupan cairan selama sedang mengkonsumsi alkohol. Jika memang dehidrasi memang sampai terjadi, maka sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. 

Sponsors Link

Pengaruh Alkohol Pada Ginjal

Minum minuman beralkohol juga bisa berpengaruh pada tubuh termasuk fungsi ginjal. Ginjal memiliki tugas untuk menyaring zat berbahaya yang terkandung di dalam darah dan salah satu zat berbahaya tersebut adalah alkohol. Jika seseorang terlalu banyak minum alkohol, maka bisa membuat fungsi ginjal berubah khususnya dalam hal menyaring darah. Selain itu, ginjal juga memiliki fungsi penting lainnya yakni menjaga jumlah air yang tepat di dalam tubuh. Sementara jika terlalu banyak minum alkohol bisa menurunkan kemampuan ginjal dan menyebabkan macam macam penyakit ginjal.

Selain itu, mengkonsumsi alkohol dalam jangka panjang dan dalam jumlah yang banyak juga dapat mengembangkan risiko hipertensi. Apabila risiko hipertensi tersebut meningkat, maka akan ada beberapa masalah juga yang mungkin dialami seperti stroke, serangan jantung atau bahkan gagal jantung kongestif. Tingkat alkohol di dalam darah yang melebihi batas bisa melemahkan otot jantung yang juga akan berpengaruh pada hati, otak, paru paru dan juga sistem organ lainnya termasuk ginjal dan juga kandung kemih.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup