Sponsors Link

Vitamin untuk Ginjal Agar Lebih Sehat Alami

Sponsors Link

Ginjal merupakan salah satu organ sekresi yang memiliki tugas untuk mengeluarkan sisa makanan dan juga racun dari dalam tubuh dengan kinerjanya yang dilakukan oleh 2 ogran ginjal. Ginjal juga bekerja sama dengan organ lainnya untuk memperlancar kinerjanya. Namun ginjal ini tentunya juga membutuhkan adanya nutrisi yang baik untuk mendukung pekerjaannya agar kinerjanya bisa maksimal.

ads

Ginjal yang kerjanya maksimal akan meminimalkan risiko berbagai macam penyakit karena racun bisa disekresikan dengan sempurna. Sebaliknya, ginjal yang memiliki kinerja yang kurang maksimal atau bahkan memiliki gangguan, maka tentunya proses detoksifikasi tidak akan berjalan dengan baik dalam tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh dan darah menjadi kotor. Maka dari itu seseorang yang bermasalah dengan ginjalnya biasanya memang harus rutin melaksanakan cuci darah untuk membantu mengeluarkan racun.

Baca juga:

Tentunya ginjal yang sehat juga dipengaruhi oleh asupan makanan dan juga nutrisi dalam tubuh. Maka dari itu sangat penting untuk memberikan asupan vitamin untuk ginjal yang baik. Lalu apa saja jenis vitamin yang dimaksudkan? Berikut beberapa vitamin untuk ginjal yang bisa dikonsumsi dari beberapa bahan makanan yang ada di kehidupan sehari-hari.

1. Vitamin B1 atau Thiamin

Vitamin B1 merupakan salah satu jenis vitamin dari jajaran vitamin B kompleks yang sangat baik untuk seseorang dengan kerusakan ginjal dan juga diabetes tipe 2. Hal ini ditemukan dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada penyakit diabetes. Ternyata penyakit diabetes berhubungan juga dengan kesehatan dari ginjal. Sehingga vitamin B1 yang masuk ke dalam tubuh akan bisa menjadi terapi alami untuk membantu kesehatan ginjal dan mencegah risiko dari komplikasi ginjal pada tingkatan tertentu.

2. Vitamin B2 atau Riboflavin

Vitamin B2 pada tubuh memiliki keutamaan untuk bisa membantu sel-sel bisa menghasilkan energi. Hal ini baik juga untuk memperlancar metabolisme dan juga menciptakan kulit yang sehat. Untuk penderita ginjal kronis, konsumsi vitamin B2 ini direkomendasikan sebesar 1,8 mg per hari.

3. Vitamin B6

Vitamin B6 merupakan salah satu nutrisi yang bisa membantu menciptakan atau memproduksi sel-sel, termasuk sel darah merah. Konsumsi vitamin B6 baik untuk menciptakan ginjal sehat. Namun untuk penyakit ginjal kronis, konsumsinya perlu dibatasi atau menyesuaikan peraturan yang berlaku. Vitamin B6 dibutuhkan hanya 5 mg untuk pasien ginjal kronis non-dialisis. Sementara itu, untuk pasien ginjal kronis dualisis, dibutuhjan kurang lebih 10 mg per hari. Hal ini dikarenakan dosis vitamin B6 yang terlalu besar ternyata bisa menyebabkan gangguan saraf.

Sponsors Link

4. Vitamin B3 atau Niacin

Niacin memiliki peranan dalam tubuh untuk membantu penggunaan gula dan asam lemak pada tubuh untuk menghasilkan energi. Selain itu niacin juga memiliki fungsi dalam tubuh untuk membantu kinerja sejumlah enzim. Vitamin B3 atau niacin ini bisa dikonsumsi oleh orang dengan gangguan ginjal kronis, namun hanya disarankan 14 hingga 20 mg saja per harinya.

5. Folat

Folat adalah salah satu nutrisi yang baik bagi ibu hamil. Folat memiliki kemampuan untuk membuat sel baru, termasuk DNA. Folat bersama vitamin B12 juga bekerja untuk membantu produksi sel darah merah. Makanan yang kaya akan folat baik untuk dikonsumsi sehar-hari. Untuk pasien dengan gangguan ginjal itu sendiri diperlukan nutrisi folat hanya sebesar 1 mg per harinya. Dan imbangi juga dengan asupan vitamin B12 untuk kinerja yang maksimal.

Baca juga:

ads

6. Vitamin B12

Vitamin B12 memiliki fungsi untuk membantu mempertahankan kesehatan sel saraf dan menciptakan sel baru. Selain itu, seperti yang sudah dijelaskan di atas, vitamin B12 akan bekerja sama dengan folat untuk membuat sel darah merah. Dosis yang direkomendasikan untuk pasien dengan ginjal kronis adalah sebanyak 2 hingga 3 ug per hari.

7. Biotin

Vitamin untuk ginjal berikutnya adalah biotin. Biotin adalah salah satu nutrisi yang memiliki peran untuk membantu menghasilkan energi dan juga membantu pemecahan dari protein, karbohidrat, dan juga lemak dalam tubuh. Kadar yang direkomendasikan untuk seseorang dengan kondisi ginjal kronis adalah sebesar 30 hingga 100 ug per harinya.

8. Asam Pantotenat

Nutirsi asam pantotenat merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk memproduksi energi. Selain itu, sama seperti biotin, fungsi asam pantotenat ini juga baik untuk memecah protein, karbohidrat, dan juga lemak dalam tubuh. Untuk pasien dengan gangguan ginjal kronis, asam pantotenat yang disarankan adalah sebesar 5 mg per hari, baik dialisis dan juga non dialisis.

9. Flavonoid

Nutrisi dari flavonoid merupakan salah satu nutrisi yang amat penting bagi kesehatan tubuh. Flavonoid merupakan zat dari dalam makanan seperti bawang merah dan anggur merah yang memiliki manfaat untuk mencegah pembekuan darah. Selain itu flavonoid juga bisa menambah pertahanan terhadap tubuh sehingga bisa meminimalisir risiko kerusakan ginjal dan juga kandung kemih karena serangan kanker.

10. Anthocyanin

Anthocyanin merupakan salah satu nutrisi yang banyak ditemukan pada buah stoberi. Kandungan zat anthocyanin ini bisa memiliki manfaat untuk memperkuat sel dan juga melindungi ginjal dari kerusakan atau gangguan, serta memperkecil risiko dari kanker yang terjadi pada ginjal.

11. Antioksidan

Antioksidan merupakan salah satu zat alami dalam beberapa jenis makanan yang berguna bagi tubuh untuk mentabilkan kesehatan tubuh dan menangkal berbagai radikal bebas. Antioksidan dibutuhkan untuk kesehatan ginjal sebagai salahs atu zat aktif yang bisa membantu membersihkan jaringan hati dan beberapa organ seperti ginjal agar ginjal terbebas dari risiko kanker. Antioksidan juga berkhasiat untuk meredakan peradangan yang terjadi di organ ginjal dan sekitarnya.

Baca juga:

Selain beberapa vitamin dan nutrisi di atas, ternyata ada beberapa jenis vitamin yang sebaiknya dibatasi untuk seseorang dengan penyakit ginjal kronis, kecuali jika dokter memang menyarankan untuk memperbanyak asupannya, mengingat kondisi penyakit ginjal yang menimpa seseorang akan berbeda dengan kondisi yang menimpa orang lain. Beberapa jenis vitamin yang dimaksud di antaranya:

1. Vitamin A

Vitamin A terkenal dengan khasiat untuk membantu kesehatan mata dan penglihatan. Namun secara umum, vitamin A memiliki peran untuk membantu pertumbuhan sel dan jaringan dalam tubuh dan juga melindungi tubuh dari berbagai infeksi. Vitamin A tentunya dibutuhkan untuk kesehatan dan juga cukup baik untuk ginjal. Namun jika seseorang memiliki penyakit ginjal kronis, ada baiknya konsumsi vitamin A dikendalikan atau dikonsultasikan dengan dokter. Biasanya kadar yang disarankan untuk penderita ginjal kronis mengonsumsi Vitamin A hanya 700 hingga 900 ug per hari.

Sponsors Link

2. Vitamin E

Vitamin E merupakan vitamin yang dikenal sebagai vitamin yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin ini baik untuk melindungi sel dan jaringan dari oksidasi yang buruk sehingga bisa mencegah risiko dari kanker. Untuk seseorang dengan gangguan ginjal kronis, dosis vitamin E perlu dibatasi. Biasanya dosis yang disarankan hanya 8 hingga 10 mg per hari. Hal ini dikarenakan dosis vitamin E berlebihan pada penderita ginjal kronis (misalnya antara 800 mg) bisa mempercepat bekunya darah sehingga cukup berbahaya.

3. Vitamin K

Vitamin K dikenal dengan cukup baik sebagai salah satu vitamin yang berperan penting dalam pembentukan tulang dalam tubuh. Namun efek samping dari kelebihan vitamin K adalah dapat mempercepat pembekuan darah. Hal inilah yang sebaiknya dihindari oleh seseorang dengan gangguan penyakit ginjal, apalagi yang sudah kronis. Para ahli tidak menyarankan suplemen vitamin K untuk pasien dengan ginjal yang terganggu, kecuali jika ada beberapa kondisi tertentu yang cukup langka. Itupun harus dibarengi dengan terapi antibiotik.

4. Vitamin C

Khasiat dari vitamin C untuk tubuh adalah untuk membantu penyerapan zat besi dan memproduksi sel darah merah untuk kesehatan. Selain itu vitamin C baik untuk membentuk sistem imun tubuh yang lebih sehat. Namun vitamin C sebaiknya kadarnya dikurangi pada penderita ginjal kronis. Hal ini disebabkan karena vitamin C yang berlebihan pada seseorang dengan penyakit ginjal bisa merusak jaringan. Maka dari itu, konsumsi vitamin C per hari untuk pasien ginjal kronis hanya disarankan tidak lebih dari 100 mg.

Baca juga:

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai vitamin untuk ginjal yang perlu diketahui untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian demi menciptakan ginjal yang sehat dan bisa bekerja maksimal. Selain itu ada juga beberapa jenis vitamin yang perlu dibatasi konsumsinya untuk ginjal yang sudah terganggu secara kronis. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan dan Minuman