Sponsors Link

Urine Mengandung Protein: Penyebab, Gejala, Pengujian

Sponsors Link

Urine adalah hasil pembuangan manusia. Sebagai hasil dari metabolisme tubuh, tentu saja kondisi urine dapat menjadi indikator awal mengenai kondisi tubuh. Selain dari Warna Urine Sehat, ciri urine normal atau tidak bisa juga dilihat dari kandungan di dalamnya. Salah satu kondisi yang tidak normal adalah jika urine mengandung protein. Kondisi ini disebut sebagai proteinuria. Berikut beberapa penjelasannya.

ads

Penyebab

Proteiunuria juga disebut sebagai Albuminuria. Kondisi ini ditandai dengan adanya protein di dalam urine dengan jumlah yang abnormal. Penyebabnya adalah protein di dalam darah yang lolos dalam proses filtrasi di ginjal. Atau yang dikenal juga dengan istilah ginjal bocor. Kebanyakan disebabkan oleh kerusakan pada ginjal, yaitu pada bagian filtrasinya yang dinamakan glomeruli. Sehingga, jika seseorang memiliki gejala urine mengandung protein, bisa jadi itu merupakan sebuah gejala awal dari gangguan pada ginjalnya.

Pengujian

Pengujian dari urine yang mengandung protein dapat dilakukan secara dini dengan melihat kondisi urine. Urine yang mengandung protein memiliki ciri urine berbusa atau berbuih. Pengujian secara medis sendiri dilakukan dengan tes urine. Biasanya untuk mengetahui apakah urine mengandung protein atau tidak akan dilakukan pengumpulan sampel urine dalam 24 jam. Pasien akan diambil sampelnya pada waktu-waktu yang sudah ditentukan dalam kurun waktu 24 jam. Proses ini disebut juga dengan urine rasio albumin-kreatinin.

Sampel urine yang memiliki kandungan albumin lebih dari 30 miligram per gram kreatinin adalah ciri dari urine yang mengandung protein berlebihan. Jika hasilnya lebih dari 30 mg/g, maka pengujian lanjutan akan dilakukan dalam kurun waktu satu hingga 2 minggu lagi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan hasil yang akurat. Dan jika pengujian lanjutan menunjukkan bahwa seseorang mengalami proteinuria, maka pemeriksaan fungsi ginjal juga akan dilakukan untuk melihat kondisi ginjal.

Gejala

Proteinuria bisa saja tidak disertai dengan gejala. Namun jika urine memang terdeteksi memiliki kandungan protein berlebihan, itu bisa menjadi sebuah gejala awal dari gangguan atau penyakit ginjal. Sebaiknya segera periksakan diri jika muncul Ciri ciri Albuminuria sebagai berikut.

  • Air Seni Berbusa atau berbuih
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki, tangan, atau sekitar kantung mata
  • Sesak nafas
  • Rasa tidak nyaman di sekitar pinggang atau punggung
  • Muncul gejala anemia

Jika gejala-gejala di atas terjadi, ada baiknya segera melakukan tes kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan urine, ginjal, dan saluran kemih, untuk mengetahui penyebabnya.

Sponsors Link

Jenis Penyakit

Seperti yang dijelaskan di atas, urine mengandung protein dapat menjadi sebuah indikator awal bahwa di dalam tubuh sedang ada gangguan. Berikut beberapa jenis penyakit yang dikaitkan dengan kadar protein dalam urine yang berlebihan.

  • Penyakit ginjal kronis, seperti gagal Ginjal Kronis
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Penyakit jantung
  • Infeksi ginjal
  • Glomerulonefritis
  • Anemia sel sabit
  • Dan lain-lain

Mengingat ada berbagai jenis penyakit yang menandakan gejala proteinuria atau albuminuria, ada baiknya memang segera mengetahui penyebab kondisi tersebut dengan melakukan pengujian dan pemeriksaan ke dokter.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai urine mengandung protein yang perlu diketahui sebagai salah satu gejala dari berbagai gangguan atau penyakit di ginjal. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , ,