Sponsors Link

Ureteritis Cystica : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Sponsors Link

Saluran kemih merupakan saluran yang menghasilkan dan membuang urine. Dalam Anatomi Saluran Kemih tidak hanya ada ginjal dan kandung kemih saja, melainkan juga ada ureter. Ureter adalah saluran panjang yang menghubungkan ginjal dengan organ kandung kemih. Ureter sama seperti organ lain yang bisa mengalami peradangan atau infeksi. Peradangan pada ureter disebut ureteritis. Berikut beberapa penjrlasan mengenai penyakit ini.

ads

Penyebab

Ureteritis yang paling dikenal adalah jenis ureteritis cystica. Peradangan jenis ini adalah peradangan pada saluran ureter yang disertai dengan munculnya kista di mukosa ureter. Gangguan pada ureter ini adalah reaksi dari peradangan yang ada di sana. Peradangan itu sendiri dapat berupa infeksi secara langsung atau iritasi mekanis, seperti iritasi yang disebabkan oleh adanya batu ginjal atau Batu Saluran Kemih yang turun ke ureter. Reaksi infeksi dan iritasi akan menyebabkan adanya kista. Ukurannya bisa jadi bervariasi. Namun orang dengan kondisi diabetes lebih berpotensi mengalami hal ini, terutama penderita diabetes yang sering mengalami infeksi saluran kemih berulang.

Gejala

Gejala dari gangguan pada ureter yang satu ini tidak selalu muncul. Namun, jika kasusnya sudah cukup parah, ada kemungkinan gejala-gejala yang muncul, sepeeti:

  • urine yang bercampur dengan darah atau hematuria
  • adanya sumbatan di saluran kemih
  • nyeri pinggang
  • muncul gejala-gejala infeksi saluran kemih secara umum atau Gejala Infeksi Ginjal (seperti anyang-anyangan, sakit dan sensasi terbakar saat buang air kecil, demam, dan sebagainya)
  • muncul gejala-gejala akibat batu ginjal secara umum (seperti volume urine yang berkurang, sakit pada bagian tubuh perut bawah, dan sebagainya)

Pengobatan

Diagnosis pada ureteritis cystica dapat dilakukan dengan melakukan sejumlah rangkaian pemeriksaan, di antaranya sebagai berikut.

  • Pyelogram intravena atau retrograde, yaitu sebuah tes yang dilakukan pada saluran kemih untuk melihat kemungkinan penghalang di saluran kemih. Entah itu berupa tumor, kista, batu, dan lainnya. Prosedur ini menggunakan media kontras yang dapat dilihat pada sinar-x.
  • Ureteroskopi, yaitu prosedur memasukkan alat seperti teleskop ke saluran kemih dengan tujuan untuk memudahkan diagnosis.
  • Biopsi (jika perlukan), yaitu pengambilan sejumlah jaringan dari tubuh untuk diperiksa lebih lanjut setelah itu.

Untuk pengobatannya, sebenarnya tidak ada terapi khusus yang duperlukan untuk mengatasi gangguan kesehatan ini Akan tetapi pengobatan tetap perlu dilakukan Namun pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengatasi penyebab dari infeksi atau iritasi tersebut. Jika penyebabnya adalah iritasi dari adanya batu ginjal, maka yang dilakukan adalah dengan mengatasi batu ginjalnya. Jika terjadi karena infeksi, maka yang diatasi adalah infeksinya.

Sponsors Link

Sebaiknya, jika Anda memiliki masalah dalam berkemih dan muncul gejala-gejala seperti yang dijelaskan di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk memgetahui penyebabnya. Karena jika pengeluaran urine terganggu, maka racun dan limbah sisa metabolisme akan terjebak di dalam tubuh dan hal ini bisa menyebabkan berbagai keluhan serta penyakit lain yang bisa jadi lebih berbahaya.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai ureteritis yang perlu diketahui sebagai salah satu jenis penyakit saluran kemih yang menyerang ureter. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , ,