Sponsors Link

Uremia: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Gagal ginjal atau ginjal rusak merupakan penyakit ginjal yang mematikan. Jika sudah didiagnosis menderita gagal ginjal, pasien harus segera mendapat pengobatan. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mengobati pasien ginjal rusak yaitu transplantasi ginjal dan cuci darah. Transplantasi ginjal adalah donor ginjal, pasien mendapatkan ginjal sehat dari pendonornya yang sesuai. Sedangkan cuci darah adalah membersihkan darah penderita ginjal untuk sementara waktu. Manfaat cuci darah bagi tubuh penderita ginjal rusak memang banyak sekali. Namun cuci darah tetap tidak bisa membuat ginjal rusak menjadi sembuh total. Cuci darah dapat mengulur waktu pasien penyakit ginjal rusak untuk menemukan donor yang tepat bagi ginjalnya. Proses hermodialisis atau cuci darah harus dilakukan secara rutin. Efek tidak rutin cuci darah diantaranya adalah munculnya kondisi yang bernama Uremia. Terkait Uremia, akan dijelaskan lebih lanjut pada artikel ini.

ads

Apa Itu Uremia?

Uremia adalah kondisi medis ketika kadar urea nitrogen di dalam darah meningkat. Ketika seseorang mengalami uremia, ginjal tidak sanggup lagi menyaring nitrogen dalam darah. Sehingga kadar nitrogen yang ada di aliran darah meninggi. Uremia merupakan kondisi medis yang berbahaya bagi pasien karena nitrogen adalah racun yang berbahaya bagi tubuh. Jika tidak segera diobati, uremia mengancam nyawa si pasien.

Gejala-Gejala Uremia

Adapun gejala-gejala yang ditunjukkan oleh pasien yang terkena uremia adalah sebagai berikut:

  1. Kelelahan yang luar biasa
  2. Kram pada bagian kaki
  3. Menurunnya nafsu makan atau bahkan tidak punya nafsu makan lagi
  4. Sakit kepala
  5. Mual
  6. Muntah
  7. Tidak bisa fokus
  8. Kehilangan kesadaran
  9. Jumlah urin yang sedikit
  10. Muka pucat
  11. Mulut kering
  12. Masalah pendarahan
  13. Kecepatan detak jantung meningkat (tachycardia)
  14. Pembengkakkan
  15. Haus luar biasa

Penyebab Uremia

Penyebab utama uremia adalah karena kerusakan parah pada ginjal. Hal ini biasanya akibat dari penyakit gagal ginjal kronis. Bahkan penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada pasien gagal ginjal. Kondisi ginjal pasien yang mengalami uremia tidak lagi mampu membuang nitrogen atau racun lainnya ke urin. Sehingga racun tersebut tetap mengalir bersama aliran darah. Penyebab gagal ginjal kronis yang biasa menimbulkan uremia adalah sebagai berikut:

Sponsors Link

  1. Tekanan darah yang tinggi
  2. Diabetes (hubungan diabetes dengan gagal ginjal kronik berkaitan dengan sistem imun tubuh)
  3. Peradangan pada salah satu bagian penyaring ginjal bernama glumeruli
  4. Peradangan pipa kecil di dalam ginjal dan sekitarnya
  5. Pembesaran prostat
  6. Beberapa jenis kanker
  7. Batu ginjal yang menyumbat saluran kemih dalam waktu yang lama
  8. Infeksi ginjal yang terjadi terus menerus

Bagaimana Cara Mengobati Uremia?

Dialisis atau cuci darah adalah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengobati uremia. Dialisis adalah proses membuang racun dalam tubuh dengan menggunakan mesin atau alat lainnya sebagai pengganti peran ginjal. Ada dua jenis cuci darah yang dapat dijadikan pilihan, yaitu:

1. Hermodialisis

Mencuci darah dengan hermodialisis berarti menggunakan hermodializer sebagai ginjal buatan yang dapat berperan dalam membuang racun di dalam tubuh. Nantinya darah akan dialirkan ke alat ini agar menjadi berseih.

Sponsors Link

2. Peritoneal Dialisis

Peritoneal dialisis dilakukan dengan operasi. Kateter di masukkan ke dalam perut pasien melalui operasi dan lewat kateter inilah dimasukkan cairan yang akan mengeluarkan racun dalam tubuh bernama dialysate.

Selain cuci darah sebenarnya ada cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengobati uremia yaitu transplantasi ginjal. Transplantasi ginjal dilakukan jika kadar urea nitrogen di dalam darah sudah sangat mengkhawatirkan yang biasanya ada pada tahap akhir gagal ginjal kronis.

Itulah penyebab uremia, gejala serta cara mengatasinya. Racun termasuk nitrogen urea merupakan zat-zat yang pasti ada di dalam tubuh manusia. Ginjal lah yang bertugas menyaring racun-racun ini. Kondisi racun yang sudah menumpuk pada aliran darah terutama urea nitrogen dinamakan uremia.

Sponsors Link
>
, , , ,