Sponsors Link

Apakah Manfaat Ultrasonografi Ginjal

Sponsors Link

Ultrasonografi ginjal yang juga disebut dengan USG ginjal merupakan ujian non invasif memakai gelombang ultrasonik untuk menghasilkan gambar bagian organ ginjal. Gambar tersebut bisa membantu dokter untuk mengevaluasi ukuran, lokasi dan juga bentuk ginjal serta aliran darah ke ginjal. Ultrasonografi ginjal umumnya tidak hanya dilakukan untuk memeriksa ciri ciri penyakit ginjal, namun juga mencakup kandung kemih. Ultrasonografi ginjal ini juga bisa dilakukan untuk mengetahui aliran darah ke ginjal lewat pembuluh darah dan juga arteri ginjal.

ads

Apakah Ultrasonografi Ginjal?

Ultrasonografi atau sonografi memakai gelombang suara frekuensi tinggi yang dikirim oleh transduser yang menempel di kulit. Gelombang suara akan bergerak melalui tubuh kemudian memantulkan kembali organ ke transduser. Gema tersebut direkam dan diubah secara digital menjadi video atau gambar jaringan serta organ yang dipilih untuk diperiksa. Ultrasonografi ginjal ini tidaklah berbahaya dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya untuk fungsi ginjal. Tidak seperti tes sinar X, USG ini tidak memakai radiasi dalam prosedurnya.

Manfaat Ultrasonografi Ginjal

Dokter nantinya bisa merekomendasikan ultrasonografi ginjal apabila beranggapan pasien memiliki banyak masalah ginjal dan dokter butuh informasi lebih lanjut tentang berbagai penyakit tersebut. Selain itu, USG ginjal juga akan dilakukan jika dokter mengkhawatirkan tentang beberapa hal, seperti:

  • Terjadinya halangan di ginjal.
  • Abses atau radang ginjal.
  • Kista ginjal.
  • Infeksi ginjal.
  • Batu ginjal.
  • Tumor ginjal.
  • Mengatasi nyeri pada pinggang yang bisa disebabkan karena ginjal rusak atau batu ginjal.
  • Perubahan dalam urin yakni kandungan kemih terasa penuh atau ketika pasien buang air kecil terlalu sering.
  • Kreatinin tinggi yang bisa menyebabkan masalah pada ginjal jika jumlahnya melebihi batas normal.
  • Transplantasi ginjal yang merupakan salah satu operasi paling umum dan dilakukan di seluruh dunia dimana ginjal baru harus selalu dipantau karena masih rentan dengan penyakit atau penolakan.

Sedangkan beberapa alasan lain yang membuat ultrasonografi atau USG ginjal harus dilakukan adalah:

  • Membimbing dokter untuk memasukkan jarum ketika biopsi jaringan ginjal.
  • Cairan yang keluar dari abses atau kista ginjal.
  • Membantu dokter untuk menempatkan tabung drainase ke dalam ginjal.

Apa yang Diharapkan dari Ultrasonografi Ginjal?

Apabila dokter memang menganjurkan untuk melakukan ultrasonografi ginjal, maka dokter akan memberikan instruksi tentang apa yang harus dipersiapkan oleh pasien dan apa yang diharapkan. Umumnya, informasi yang diberikan tersebut meliputi:

  • Minum tiga gelas atau delapan ons air setidaknya satu jam sebelum ujian dan tidak mengosongkan kandung kemih.
  • Menandatangani formulir persetujuan.
  • Melepaskan pakaian dan juga perhiasan sebab anda kemungkinan akan mengenakan pakaian medis.
  • Berbaring telungkup di atas meja uji.
  • Memberikan gel konduktif yang diterapkan pada kulit di area yang akan diperiksa.

Anda mungkin akan merasa kurang nyaman ketika berbaring di meja lalu gel akan dioleskan yang akan terasa dingin. Namun prosedur ini tidak invasif dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Sponsors Link

Sesudah prosedur selesai dilakukan, maka teknisi akan memberikan hasilnya pada dokter. Mereka nantinya akan meninjau hasil bersama anda selama janji temu yang bisa anda buat. Ultrasonografi ginjal merupakan prsedur medis non invasif yang tidak menimbulkan rasa sakit. Cara ini bisa memberikan rincian yang dibutuhkan dokter untuk mendiagnosis dengan benar tentang ciri ciri ginjal bermasalah yang memang dicurigai. Dengan informasi yang diperoleh tersebut, maka dokter bisa menyesuaikan dengan rencana perawatan untuk membantu kondisi dan gejala yang anda alami sekaligus membantu dokter untuk meneysuaikan rencana perawatan yang membantu kondisi dan gejala anda.

Kemungkinan Komplikasi dan Risiko

Karena tubuh tidak terkena dengan radiasi dan prosedur yang dilakukan adalah non invasif, maka risiko komplikasi sangat rendah. Namun jika memang ada, maka biasanya juga masih tergolong kecil. Beberapa hal seperti kecemasan dan tidak nyaman mungkin akan terjadi ketika berbaring di meja pemeriksaan atau alergi dan iritasi akibat penggunaan gel selama prosedur.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Tips