Sponsors Link

Ukuran Batu Ginjal yang Harus Dioperasi yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Operasi merupakan jalan tercepat dan paling praktis dalam menyembuhkan penyakit batu ginjal. Terdapat beberapa jenis operasi batu ginjal yang dapat dipilih pasien, contohnya adalah ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), Ureteroskopi,  Percutaneous Nephrolithomy (PCNL) dan jenis-jenis lainnya. Pemilihan jenis operasi batu ginjal tergantung pada jenis jenis batu ginjal yang dimiliki pasien. Meskipun cepat dan praktis, melakukan operasi batu ginjal bukanlah tanpa efek samping. Beberapa efek setelah operasi batu ginjal diantaranya dapat disebabkan oleh penggunaan anastesi dan sisanya terjadi karena prosedur operasi itu sendiri.

ads

Selain efek samping, operasi batu ginjal juga memiliki resiko operasi batu ginjal yang perlu menjadi pertimbangan pasien sebelum melakukan operasi. Oleh karenanya, penting bagi pasien untuk mempertimbangkan secara matang perihal tindakan operasi yang akan mereka jalani. Termasuk mempertimbangkan terkait ukuran batu ginjal, apakah perlu dioperasi atau cukup dengan mengkonsumsi makanan penghancur batu ginjal? Artikel ini akan membantu menjelaskan mengenai ukuran batu ginjal yang harus dioperasi.

Seberapa Besar Ukuran Batu Ginjal yang Harus Dioperasi?

Batu ginjal yang berukuran dibawah 5 mm biasanya bisa sembuh dengan mengkonsumsi makanan penghancur batu ginjal ataupun obat-obatan lainnya tanpa melalui operasi. Namun keputusan untuk melakukan operasi batu ginjal sebenarnya bukan hanya ditentukan dari ukuran batu ginjalnya saja, tetapi juga lokasi batu ginjal tersebut berada. Contohnya, meskipun batu ginjalnya berukuran 6 mm atau lebih kecil, jika menyangkut di saluran ureter tetap membutuhkan prosedur operasi untuk mengeluarkannya. Operasi yang dapat dijadikan pilihan untuk menghancurkan batu ginjal berukuran kecil diantaranya adalah:

  1. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Prosedurnya yaitu dengan menggunakan gelombang suara dari luar tubuh. Lokasi batu ginjal dapat diketahui dari foto sinar-X pasien. Kemudian gelombang suara dipaparkan pada lokasi tempat batu ginjal tersebut berada, hingga batu ginjalnya hancur. Metode ini cocok digunakan untuk batu ginjal yang ukurannya kecil hingga sedang, atau kuran dari 1 cm. Namun karena kemungkinan berhasilnya kecil, pasien biasanya akan diminta untuk melakukan prosedur ini berulang kali hingga batu ginjal benar-benar sirna.

2. Ureteroskopi

Ureteroskopi merupakan salah satu metode dalam menghancurkan batu ginjal dengan cara menggunakan scope yang kecil dan fleksibel. Dokter akan memasukkan scope ini ke dalam ginjal lewat kandung kemih dan ureter. Jika lokasi batu ginjal sudah ditemukan, maka laser akan ditembakkan melalui scope ini agar dapat memecah batu menjadi ukuran yang lebih kecil. Metode ureteroskopi cocok digunakan untuk batu yang berukuran kecil hingga sedang atau dibawah 1 cm, batu ginjal yang berjumlah banyak dan batu ginjal yang tersangkut di dalam ureter.

Batu ginjal yang ukurannya besar atau lebih dari 1 cm sangat dianjurkan untuk dioperasi. Karena batu ginjal ukuran besar berpotensi menyebabkan pembengkakan pada ureter dan infeksi pada ginjal. Operasi yang dapat dijadikan pilihan untuk mengeluarkan batu ginjal yang berukuran besar adalah:

3. Operasi Terbuka

Operasi terbuka jarang sekali dilakukan (hanya 1% kasus saja yang memang benar-benar butuh dilakukan operasi terbuka). Kondisi yang memungkinkan dilakukannya operasi terbuka adalah jika ditemukan batu ginjal yang ukurannya sangat besar, batu ginjal yang menyangkut di ureter, menghalangi aliran urin, pasien merasa sangat kesakitan dan keadaan abnormal lainnya. Selama operasi akan dibuat sayatan pada bagian belakang tubuh pasien agar ginjal dan ureter dapat dijangkau, selanjutnya batu ginjal akan dikeluarkan.

Sponsors Link

4. Percutaneous Nephrolithomy (PCNL)

Metode PCNL dapat dijadikan alternatif untuk memecahkan batu ginjal yang ukurannya relatif besar. PCNL juga dapat diandalkan jika pelaksanaan metode ESWL dalam beberapa kasus tidak dapat berjalan lancar, misalnya karena sang pasien menderita obesitas. Metode PCNL dapat dilakukan dengan menggunakan alat berukuran teleskopik bernama nephroscope. Sayatan kecil akan dibuat di belakang tubuh pasien, kemudian alat nephroscope akan dimasukkan melalui sayatan ini hingga ke ginjal. Batu ginjal dapat ditarik menggunakan penyedot yang ada pada alat ini. Dapat juga dihancurkan dengan menggunakan laser yang ada pada alat. Metode PCNL memiliki presentasi keberhasilan hingga 86% pada batu ginjal yang memiliki diameter 21 – 30 mm.

Sponsors Link

Itulah ukuran batu ginjal yang harus dioperasi yang penting diketahui oleh khalayak umum. Batu ginjal yang ukurannya kecil atau dibawah 5 mm memang sebenarnya tidak perlu dikeluarkan melalui jalan operasi. Bisa ditangani dengan cara mengkonsumsi makanan-makanan penghancur batu ginjal seperti buah lemon, cuka apel dan lainnya. Kecuali jika batu tersebut benar-benar tersangkut di ureter sehingga mengganggu kerja ginjal. Ukuran batu ginjal yang perlu dioperasi umumnya ada pada rentang 6 mm – 30 mm. Batu ginjal berukuran ini sangat berpotensi menimbulkan pembengkakan ginjal. Batu ginjal yang ukurannya kecil dapat ditangani dengan metode ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) dan ureteroskopi. Sedangkan untuk batu ginjal yang ukurannya besar, dapat dikeluarkan dengan metode Percutaneous Nephrolithomy (PCNL) dan operasi terbuka.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan