Sponsors Link

3 Tujuan Cuci Darah : Manfaat, Penyebab dan Pantangannya

Sponsors Link

Cuci darah merupakan salah satu metode pengobatan modern untuk membantu mengobati pasien yang menderita gagal ginjal. Metode ini diterapkan pada hampir semua rumah sakit untuk membantu mengatasi masalah kerusakan ginjal yang dimiliki oleh penderita penyakit ginjal. Pada umumnya, pengobatan dengan cuci darah memiliki dua versi, yaitu cuci darah secara mandiri dan cuci darah melalui alat yang ada di rumah sakit. Sebagian pasien memahami bahwa tujuan dari cuci darah adalah untuk mengobati ginjalnya. Padahal itu tidak sepenuhnya tepat. Lantas, apakah tujuan cuci darah itu bila bukan untuk mengobati gagal ginjal?

ads

Dalam artikel ini akan kita bahas tentang apa sebenarnya tujuan dari dilakukannya cuci darah. Namun demikian perlu kamu ketahui terlebih dahulu bahwa cuci darah sebagai sebuah metode penanganan pada pasien gagal bukanlah sebuah metode untuk menyembuhkan ginjal, setidaknya bukan secara langsung. Cuci darah lebih tepat dikatakan sebagai metode untuk membantu tubuhmu tetap bertahan selama ginjalmu masih bermasalah. Pada kasus tertentu, melakukan cuci darah mungkin dapat membantu ginjalmu untuk berfgunsi kembali dengan normal, akan tetapi pada kebanyakan kasus hal itu tidak akan terjadi. Baca juga: Kebiasaan yang Bisa Merusak Ginjal

Dengan mengetahui tujuan cuci darah yang sebenarnya, maka kamu akan lebih menyadari bahwa apabila kamu sudah mengalami kerusakan ginjal, maka hal yang perlu kamu lakukan tidak sekedar berhenti pada cuci darah saja, tetapi diperlukan pengobatan lain yang dapat membantumu sembuh dari masalah ginjal yang kamu alami. Apabila memungkinkan, maka pencangkokan ginjal adalah salah satu langkah yang terbaik untuk membuatmu bisa memiliki ginjal yang normal. Akan tetapi, bila hal tersebut tidak memungkinkan, maka kamu bisa menggunakan pengobatan lain sesuai dengan saran dari doktermu.

Baca juga:

Berikut ini adalah beberapa tujuan cuci darah yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahui tujuan cuci darah ini,s emoga kamu tidak menjauhi cuci darah apabila hal itu memang perlu kamu lakukan.

1. Mengurangi Kadar Kreatinin

Kreatinin merupakan salah satu produk sisa metabolisme tubuh yang berasal dari proses kontraksi otot di dalam tubuh kita. Kreatinin adalah senyawa ini berasal dari sebuah zat yang bernama kreatin. Senyawa ini menjadi salah satu satu pemasok energi untuk otot tubuh manusia. Dari segi produksinya, kreatin adalah salah satu jenis asam amino yang diproduksi oleh organ di dalam tubuh kita sendiri, seperti hati, pankreas, ginjal dan bisa pula diperoleh dari luar tubuh dari sumber-sumber makanan tertentu seperti ikan atau daging. Baca juga: Makanan Sehat untuk Ginjal

Untuk mengetahui bagaimana kreatinin bisa terbentuk, maka ada baiknya kita membahas bagaimana mekanisme otot kita dalam bekerja. Saat otot belum melakukan kontraksi, otot-otot di tubuh kita akan menyimpan kreatin dalam bentuk kreatin fosfat. Kreatin fosfat merupakan salah satu jenis senyawa sumber ATP yang dapat diubah menjadi energi.

Manusia memiliki dua jenis pernasafan, yaitu pernafasan aerobik dan pernafasan anaerob yang dilakukan pada level sel. Saat otot kita beristirahat, pernafasan biasa akan menyediakan energi yang cukup untuk tubuh kita sehingga tidak diperlukan adanya pemecahan kreatin fosfat. Akan tetapi, saat tubuh kita bekerja dengan berat, seperti melakukan olahraga push up atau mengangkat beban misalnya, maka akan dibutuhkan banyak ATP untuk menyediakan energi karena pernafasan aerobik tidak akan menyediakan cukup energi untuk dipasok ke dalam tubuh. Oleh karena itulah, pada saat otot perlu bekerja dengan berat, cadangan kreatin fosfat di dalam tubuh akan digunakan sebagai bahan untuk mengubah kreatin menjadi energi

Sponsors Link

Penggunaan kreatin fosfat sebagai sumber ATP inilah yang akan meghasilkan zat sisa yang bernama kreatinin. Zat sisa atau kreatinin ini akan mengalir di dalam darah, untuk kemudian akan disaring oleh ginjal dan dibuang melalui urin. Apabila ginjalmu sudah tidak berfungsi, maka jumlah kreatinin dalam darah juga tidak akan berkurang, sehingga lama kelamaan akan terjadi penumpukan kreatinin pada darah kita. Hal tersebut akan mengakibatkan ketidak seimbangan pada tubuh kita sehingga mampu mengakibatkan keadaan lain yang lebih berbahaya.

Oleh karena itu, cuci darah dilakukan untuk menurunkan resiko munculnya keadaan-keadaan lain yang lebih buruk karena terjadinya penumpukan kreatinin di dalam darah. Dengan demikian, tubuhmu akan tetap berfungsi normal seperti yang seharusnya. Cuci darahlah dengan rutin apabila kamu masih membutuhkannya ya.

Baca juga:

2. Mengurangi Kadar Urea

ads

Proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh kita, pada umumnya akan menghasilkan nitrogen urea sebagai salah satu zat sisa yang perlu untuk dikeluarkan dari darah kita, atau lebih tepatnya dari tubuh kita. Oleh karena itulah, ginjal akan menyaring urea yang ada di dalam darah itu agar tidak mengalir lebih jauh ke dalam bagian tubuh kita yang lainnya. Baca juga: Penyebab Radang Ginjal

Senyawa ini menjadi salah satu penyusun dari urin. Pada penderita gagal ginjal, tubuh tidak akan dapat menyaring urea yang ada di dalam tubuh karena ginjal sudah tidak lagi berfungsi dengan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, di dalam darah yang beredar melalui saluran darah masih terdapat urea yang akan mengurangi kemampuan darah dalam mentransfer energi ke berbagai sel tubuh.

Oleh karena itu, setelah mengalami gagal ginjal atau masalah ginjal lainnya, kamu harus rutin melakukan cuci darah untuk mengurangi dan menyeimbangkan kadar urea yang ada di dalam darahmu agar tidak melebihi dari batas yang seharusnya. Dengan demikian, organ tubuhmu atau tubuhmu secara umum akan tetap terjaga dengan baik.

3. Mengurangi Kadar Racun

Sebagaimana yang telah disebutkan oleh banyak orang, ginjal adalah salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh kita. Salah satu dari banyaknya fungsi ginjal yang penting adalah melakukan penyaringan atas zat-zat yang tidak diperlukan atau berbahaya untuk tubuh kita. Oleh karena itu, ginjal menjadi salah satu garda terdepan untuk mengatasi masalah kesehatan kita. Fungsi ginjal sangat terlihat terutama saat kita sudah terlanjur memakan atau meminum minuman tertentu yang sebenarnya mengandung racun-racun yang berbahaya bagi tubuh. Sebut saja beberapa di antara makanan atau minuman berbahaya tersebut adalah soft drink,alkohol, dan lain sebagainya.  Baca juga: Minuman Pembersih Ginjal

Ketika ginjal sudah tidak dapat menjalankan fungsi untuk menyaring zat-zat berbahaya dari makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, maka proses filtrasi zat-zat yang masuk ke dalam tubuh tidak akan berjalan dengan maksimal, atau bahkan tidak berjalan sama sekali. Makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh kita akan sulit dicerna atau diambil nutrisi yang terkandung di dalamnya. Pun Pun demikian, racun-racun yang ada dari makanan atau minuman yang kita konsumsi juga akan langsung menyebar ke dalam darah dan tubuh kita. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa kadar racun dalam darah akan selalu meningkat setiap hari khususnya apabila Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya untuk tubuh kita secara rutin. Lama kelamaan, racun yang terakumulasi di dalam tubuh kita itu pasti juga akan mengganggu kinerja tubuh kita.  Baca juga: Cara Mengobati Ginjal Bengkak

Dengan melakukan cuci darah, maka kita dapat mengurangi kadar racun yang ada di dalam tubuh kita, sehingga fungsi tubuh tetap dapat berjalan dengan resiko malfungsi yang lebih rendah. Hal ini tentunya akan sangat baik terutama apabila kamu masih berusaha menemukan pengobatan atau terapi yang cocok untuk menyembuhkan ginjalmu atau mengganti ginjalmu yang sudah rusak dengan ginjal yang baru dari hasil pencangkokan atau pengobatan tertentu.

Baca juga:

Manfaat cuci darah

Sesuai dengan tujuan cuci darah di atas, maka manfaat yang akan kamu peroleh dari cuci darah, khususnya selama ginjalmu masih mengalami sakit adalah sebagai berikut:

  • Berkurangnya kadar kreatinin di dalam tubuh
  • Berkurangnya kadar urea di dalam tubuh
  • Berkurangnya kadar racun di dalam tubuh
  • Elektrolit di dalam tubuh seimbang
  • Turunnya resiko penyakit komplikasi yang berbahaya

Baca juga:

Sponsors Link

Penyebab cuci darah

Selain masalah gagal ginjal, beberapa keadaan lain juga dapat menyebabkan cuci darah harus dilakukan pada tubuhmu. Beberapa hal yang dapat menyebabkan cuci darah selain gagal ginjal tersebut antara lain adalah :

  • Ginjal bocor
  • Keracunan
  • Gagal ginjal
  • Azotemia
  • Hyperthermia
  • Overdosis obat
  • Edema organ vital
  • Uremic pericarditis
  • Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Gagal ginjal kronis
  • Kanker ginjal
  • Oliguria
  • Anuria
  • Hyperkalemia
  • Acidemia

Pantangan cuci darah

Selama menjalani cuci darah, ada beberapa hal yang perlu kamu jauhi, atau dalam bahasa lain, merupakan pantangan selama menjalani cuci darah. Pantangan cuci darah antara lain:

  • Memakan makan dengan kadar garam tinggi
  • Memakan makanan instan
  • Mengonsumsi makanan atau minuman berkalium tinggi
  • Mengonsumsi makanan atau minuman dengan kadar oksalat yang tinggi

Itulah beberapa tujuan melakukan cuci darah yang perlu kamu ketahui. Apabila kamu mengalami masalah pada ginjalmu sehingga harus melakukan cuci darah, lakukanlah tepat waktu ya. Selamat merawat tubuhmu.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan