Sponsors Link

Tanda Tanda Dehidrasi Ringan dan Berat yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Dehidrasi sangat mempengaruhi kinerja organ tubuh, terutama ginjal dan saluran kemih. Penyebab Dehidrasi itu sendiri memang bermacam-macam. Dehdirasi juga bisa menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh, dan terbilang berbahaya karena bisa menyebabkan gangguan atau penyakit jangka panjang (kronis). Sehingga, perlu untuk segera ditangani atau dicegah dengan baik. Akan tetapi, mungkin kita belum mengetahui bagaimana tanda tanda dehidrasi yang mudah dikenali, sehingga kita tahu kapan harus minum lebih banyak air.

ads

Tanda Dehidrasi Ringan

Berikut beberapa tanda yang bisa dikenali agar bisa mencegahnya. Tanda pertama adalah tanda dehidrasi ringan dan sedang, antara lain:

  • Mulut terasa kering
  • Kelelahan
  • Mengantuk
  • Rasa haus
  • Volume urine menurun
  • Air mata tidak keluar
  • Kulit kering
  • Sakit kepala
  • Sembelit

Itulah beberapa tanda dehidrasi ringan yang perlu diketahui. Jika terjadi pada Anda, segera konsumsi air putih yang cukup.

Tanda Dehidrasi Berat

Adapun tanda tanda dehidrasi berat antara lain:

  • Haus yang berlebihan

Haus yang berlebihan adalah salah satu tanda dehidrasi berat yang harus segera ditangani karena dehidrasi juga merupakan salah satu Penyebab Ginjal Rusak yang berbahaya. Rasa haus ini muncul karena aktivitas kelenjar hipotalamus yang merangsang otak untuk mengirim sinyal berupa rasa haus pada tubuh.

  • Gangguan mood atau emosi

Orang yang terserang dehidrasi berat biasanya emosinya juga akan terpengaruh. Jika terjadi kepada anak atau bayi, maka bayi akan mudah rewel. Sedangkan anak, mungkin akan menjadi lebih cepat marah.

  • Mulut sangat kering

Mulut yang sangat kering dan disertai rasa haus yang berlebihan adalah tanda tanda dehidrasi berat yang sangat mudah dikenali. Bahkan kadang lidah juga bisa menjadi bengkak.

  • Keringat tidak keluar atau sedikit

Biasanya anak atau bayi akan mudah berkeringat, terutama di suhu yang panas. Akan tetapi, jika seseorang mengalami dehidrasi, mekanisme pengeluaran keringat akan terganggu. Bisa saja keringat tidak keluar atau keluar namun jumlahnya tidak banyak.

  • Urine berwarna kuning gelap

Tanda tanda dehidrasi berat berikutnya yang bisa dengan mudah dikenali adalah Urine Berwarna Kuning yang menjadi semakin gelap. Hal ini berkaitan dengan Hubungan Dehidrasi dengan Ginjal yang sangat erat, karena ginjal memang bekerja langsung untuk menyaring darah dan mengatur cairan tubuh.

Sponsors Link

  • Kulit kering hingga keriput

Tanda dehidrasi berikutnya adalah kulit kering bahkan keriput. Cobalah cubit kulit Anda. Jika kulit membutuhkan waktu lama untuk kembali ke bentuk semula, maka tandanya Anda sedang dehidrasi berat.

  • Demam

Seseorang yang dehidrasi juga bisa mengalami demam karena metabolismenya terganggu atau sirkulasi darahnya kurang lancar.

  • Pingsan

Pada kasus yang berat, seseorang mungkin akan mengalami pingsan atau hilang kesadaran saat dehidrasi berat terjadi. Penyebabnya bisa karena kekurangan oksigen di otak, karena gangguan sirkulasi darah saat kekurangan cairan.

Sponsors Link

  • Nafas cepat

Nafas cepat atau sesak nafas merupakan salah satu tanda dehidrasi berat yang juga kerap kali terjadi. Penyebabnya adalah penyempitan saluran pernafasan di dalam tubuh saat tubuh kekurangan cairan.

  • Jantung berdetak cepat

Selain nafas yang menjadi memburu, jantung pun akan berdetak lebih cepat dari kondisi normal. Jantung akan bekerja lebih keras untuk menjaga agar sirkulasi darah tetap berjalan. Namun ini juga justru menjadi bahaya.

  • Ubun-ubun dan mata menjadi cekung

Jika dehidrasi terjadi pada bayi, maka tanda tang mudah terlihat adalah ubun-ubun (fontanel) dan mata bayi yang akan menjadi lebih cekung dari biasanya. Bayi juga tidak akan selincah biasanya karena kehabisan tenaga.

Itulah beberapa tanda dari dehidrasi ringan dan berat yang perlu diketahui.

Cara Mengatasi

Jika tanda di atas terjadi kepada Anda, sebaiknya segera lakukan penanganan secepatnya karena bisa berbahaya untuk Anda. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Hentikan aktivitas yang terlalu berat yang saat itu Anda lakukan.
  • Segera asupi tubuh dengan cairan yang cukup agar Proses Terbentuknya Urine tidak terganggu.
  • Biasakan diri untuk mengonsumsi air yang cukup setiap harinya.
  • Jika perlu, bawalah botol minum kemana pun Anda pergi untuk mencegah dehidrasi.
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran sehat.
  • Hindari minuman yang mengandung gula, kafein, garam, atau bahkan alkohol. Lebih baik mengonsumsi air putih saja.
  • Jika tanda tersebut terjadi pada bayi, segera berikan ASI atau susu yang cukup.

Demikianlah beberapa tanda tanda dehidrasi ringan dan berat yang perlu diketahui. Jika terjadi tanda di atas, segera lakukan penanganan yang tepat. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,