Sponsors Link

8 Tanda Masalah Ginjal kronis Pada Wanita Paling Umum

Sponsors Link

Dari banyak penelitian dibuktikan jika wanita memang lebih rentan terkena penyakit ginjal jika dibandingkan dengan pria dan lebih banyak wanita yang didiagnosis terkena macam macam penyakit ginjal kronis yang disebabkan karena diabetes tipe 2, obesitas dan tekanan darah tinggi. Baik penyakit ginjal atau masalah ginjal kronis biasanya memang tidak memperlihatkan gejala parah akan tetapi tetap bisa didiagnosis pada semua umur. Sedangkan untuk wanita, masih ada beberapa tanda atau gejala yang diperlihatkan ketika mengalami masalah ginjal seperti beberapa tanda masalah ginjal kronis pada wanita yang akan kami ulas berikut ini.

ads
  1. Menstruasi Tidak Teratur

Wanita yang mengalami gagal ginjal kronis umumnya terlihat dari masalah menstruasi yang tidak teratur termasuk juga pendarahan terlalu berlebihan dan juga menopause terlalu cepat. Ketika seorang wanita melakukan proses dialisis, maka menstruasi bisa benar benar terhenti. Sedangkan jika fungsi ginjal wanita menurun dibawah 20% dari batas normal, maka peluang hamil akan semakin meningkat karena proses dialisis tersebut.

  1. Disfungsi Seksual

Disfungsi seksual pada wanita seperti kelelahan, terasa sakit ketika melakukan hubungan seksual, vagina yang kering, kurang energi dan hilangnya libido menjadi ciri ciri ginjal bermasalah tingkat kronis pada wanita selanjutnya. Ketika seseorang terkena penyakit ginjal, maka ada banyak obat yang biasanya dikonsumsi untuk mengatasi masalah tersebut seperti obat tekanan darah tinggi. Mengkonsumsi obat obatan tersebut nantinya akan berdampak pada fisik dan juga psikologis wanita sehingga mengalami disfungsi seksual. pelumas pada vagina dan estrogen vagna yang digunakan untuk menjaga kelembaban vagina nantinya akan menurun dan membuat hubungan seksual yang dilakukan terasa menyakitkan karena kadar hormon yang rendah tersebut.

  1. Haid Terhenti

Ketika wanita mengalami gagal ginjal, maka dialisis akan dilakukan untuk membantu dalam membersihkan darah. Namun proses dialisis ini tidak menggantikan fungsi ginjal secara menyeluruh seperti memproduksi hormon. Saat wanita masuk dalam masa menopause, maka risiko osteoporosis bisa meningkat sekaligus meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita.

  1. Terjadi Penyakit Tulang

Penyakit tulang menjadi penyakit umum yang dialami wanita saat terkena penyakit ginjal kronis dan sedang menjalani dialisis atau efek samping gagal ginjal. Wanita yang mengalami masalah ginjal kronis umumnya akan diberikan suplemen kalsium dan vitamin D yang bertujuan untuk membantu mengatasi penyakit tulang pada wanita tersebut. 

Sponsors Link

  1. Depresi

Tanda lain yang bisa terjadi ketika seorang wanita mengalami masalah ginjal adalah timbulnya depresi dan angkanya juga lebih tinggi dibandingkan pria yang menderita masalah ginjal kronis atau sudah menyebabkan ginjal rusak. Menurut perkiraan, satu dari empat orang wanita yang menjalani proses dialisis memang terbuktik mengalami depresi yang semakin meningkat.

  1. Berbahaya Untuk Janin

Apabila seorang wanita menderita penyakit ginjal atau gagal ginjal pada masa kehamilan, maka hal tersebut bisa membahayakan janin. Bahkan wanita yang mengalami penyakit ginjal kronis seperti tanda tanda ginjal rusak akan beresiko keguguran dan juga gagal berovulasi, sedangkan ketika hamil maka wanita tersebut juga bisa menderita tekanan darah tinggi dalam waktu bersamaan. Sementara dari hasil penelitian memperlihatkan jika wanita yang sudah menjalani dialisis lebih dari 24 jam dalam seminggu, maka kemungkinan untuk memiliki kehamilan yang sukses bisa semakin meningkat. 

Sponsors Link

  1. Lidah Terasa Logam dan Mulut Bau Amonia

Menumpuknya limbah dalam darah yang disebut dengan uremia bisa menurunkan fungsi lidah sehingga area mulut akan terasa seperti logam. Apabila ini terjadi, maka seorang wanita enggan untuk makan daging serta mengalami penurunan nafsu makan. Selain itu area mulut juga akan berbau amonia yang terjadi karena limbah darah semakin menumpuk sehingga menimbulkan bau amonia pada mulut penderita.

  1. Air Seni Berbusa dan Berubah Warna

Salah satu fungsi ginjal adalah untuk menghasilkan urin dan ketika mengalami penyakit ginjal, maka urin wanita akan terlihat berbusa atau berbuih. Selain itu, buang air kecil akan semakin jarang dan terjadi perubahan warna menjadi lebih gelap karena bercampur darah sehingga warna urin berubah menjadi coklat, pink, urine berwarna merah dan bahkan ungu.

Sponsors Link
>
, , , ,