Sponsors Link

Syarat Transplantasi Ginjal yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Transplantasi ginjal dilakukan pada pasien yang menderita penyakit ginjal, seperti gagal ginjal kronis atau kanker ginjal yang menyebabkan ginjal rusak secara permanen. Sebelum mengalami kegagalan, terlebih dahulu akan muncul tanda tanda ginjal rusak seperti urine yang berbusa karena protein yang tidak bisa disaring oleh ginjal.

ads

Gagal ginjal biasanya memang menjadi alasan utama seseorang melakukan transplantasi ginjal. Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab gagal ginjal seperti penyakit batu ginjal atau adanya infeksi ginjal dan saluran kemih. Gagal ginjal inilah yang kemudian menjadi penyebab cuci darah, sebuah prosedur yang harus dilakukan untuk menyaring racun dan kotoran dari dalam tubuh.

Transplantasi ginjal adalah salah satu cara mengobati gagal ginjal secara medis dengan cara menanamkan ginjal baru ke dalam tubuh pasien. Pasien gagal ginjal biasanya melakukan ini sebagai cara berhenti cuci darah yang efektif. Namun transplantasi ginjal tidak bisa dilakukan begitu saja. Ada beberapa syarat transplantasi ginjal yang harus dipenuhi pasien sebelum melakukan operasi.

Berikut syarat transplantasi ginjal yang harus dipenuhi setiap pasien yang ingin melakukan prosedur ini:

Selesai Menerima Evaluasi Medis

Setiap pasien yang ingin melakukan transplantasi ginjal harus melalui evaluasi medis. Fungsinya untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Untuk menerima evaluasi, pasien harus mendaftarkan diri sebagai calon penerima donor ginjal. Setelah itu pasien akan direkomendasikan untuk menerima pemeriksaan di pusat transplantasi. Proses evaluasi medis bisa berlangsung selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu, tergantung pada kondisi pasien.

Evaluasi medis meliputi pengambilan sampel darah untuk dicocokan dengan calon donor yang akan menyumbangkan ginjalnya, serta rontgen untuk mengecek kondisi ginjal pasien. Jika pasien memiliki donor hidup yang berasal dari anggota keluarga atau kerabat, maka calon pendonor akan mendapatkan pemeriksaan yang serupa. Pasien dan calon pendonor masing-masing akan menerima hasil tes yang menyatakan apakah kedua memenuhi syarat transplantasi ginjal yang ada atau tidak.

Jika pasien tidak memiliki donor hidup, selanjutnya akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu sampai ada donor meninggal yang ginjalnya bisa disumbangkan. Selama masa tunggu, apabila kondisi kesehatan pasien mengalami perubahan, pasien harus segera datang ke pusat transplantasi dan menjalani evaluasi medis ulang.

Ada Donor yang Bersedia Memberikan Ginjal

Setelah pasien dinyatakan lolos evaluasi medis dan siap untuk menerima transplantasi ginjal, syarat yang terpenting adalah keberadaan calon pendonor. Inilah mengapa pasien kadang harus menunggu dalam waktu lama, karena belum ada calon donor ginjal yang cocok dan memenuhi syarat.

Ada pula pasien yang memiliki donor hidup, biasanya berasal dari keluarga atau teman. Namun meski demikian, calon pendonor harus tetap diperiksa apakah ginjal yang dimiliki cocok dengan tubuh pasien atau tidak. Hubungan darah tidak menjamin adanya kecocokan pada ginjal. Sehingga jika donor hidup dinyatakan tidak memenuhi syarat, pasien harus ikut menunggu bersama calon penerima transplantasi ginjal lainnya.

Sponsors Link

Ginjal Pendonor Cocok dengan Pasien

Setiap orang memiliki anatomi dan kondisi tubuh yang berbeda. Sehingga pendonor ginjal tidak bisa memberikan organnya ke sembarang orang sebelum melalui prosedur evaluasi medis yang lengkap. Bahkan dengan anggota keluarga sendiri, belum tentu ginjal cocok satu sama lain. Untuk menentukan apakah ginjal pendonor cocok atau tidak dengan calon pasien, ada tiga aspek yang harus diperhatikan:

  • Golongan darah pasien dan pendonor harus sesuai. Tidak hanya itu, rhesus darah masing masing juga harus diperhatikan.
  • Faktor HLA (Human Leukocyte Antigen) yaitu penanda genetik pada sel darah putih. Antigen ini diwarisi dari orang tua. Kecocokan antigen yang tinggi antara donor dan pasien akan memberikan peluang keberhasilan yang lebih tinggi.
  • Antibodi pasien harus dipastikan tidak bereaksi negatif pada jaringan donor baru yang akan ditanamkan, dan ginjal dapat bertahan lebih lama. Namun faktor ini tidak begitu menentukan. Jika pasien dan pendonor sudah memenuhi dua syarat di atas, maka transplantasi bisa dilakukan.
    Sponsors Link

Mampu Membayar Biaya Transplantasi Ginjal

Inilah kendala terbesar dalam syarat transplantasi ginjal yang ada. Biaya transplantasi organ, apapun itu masih sangat mahal dan tidak bisa dilakukan di semua rumah sakit di Indonesia. Hanya rumah sakit di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya yang bisa melakukan prosedur ini. Mahalnya biaya operasi dipengaruhi oleh tingginya tingkat kesulitan melakukan operasi ini. Operasi besar yang berlangsung selama 3 sampai 4 jam ini melibatkan para ahli yang meliputi spesialis anestesi, spesialis bedah, dan spesialis organ dalam.

Transplantasi ginjal adalah operasi besar yang melibatkan salah satu organ terpenting dalam tubuh. Tidak heran jika syarat transplantasi ginjal tidak mudah. Selain syarat medis, ada syarat administratif yang tidak bisa dipenuhi semua orang seperti biaya yang sangat mahal.

Menyembuhkan dan mengobati ginjal tidaklah mudah, oleh karena itu hindari semua kebiasaan buruk yang bisa merusak ginjal. Hindari pula makanan yang dilarang untuk penyakit ginjal dan minuman penyebab gagal ginjal yang berbahaya agar kondisi pasien tidak semakin parah. Lebih baik, konsumsi saja makanan pencuci ginjal untuk membantu meringankan kerja ginjal menyaring racun di dalam tubuh.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :