Sponsors Link

Syarat Donor Ginjal yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Ginjal merupakan organ tubuh yang berjumlah dua buah. Ginjal memiliki fungsi untuk menyaring darah dan memisahkan darah dari limbah, sehingga darah yang diedarkan ke seluruh tubuh memang menjadi darah yang bersih dan juga sehat. Smenetara itu, limbah dan zat sisa metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh akan dibuang sebagai urine. Maka dari itu, kesehatan ginjal perlu untuk dijaga dan dirawat dengan baik. Jika tidak, akan muncul berbagai macam penyakit ginjal yang bisa mengancam nyawa.

ads

Ginjal yang sudah rusak biasanya disebut dengan gagal ginjal. Gagal ginjal itu sendiri ada dua jenis, yaitu gagal ginjal kronis dan gagal ginjal akut. Baik gagal ginjal kronis maupun akut, jika ginjal sudah rusak parah dan tidak bisa diselamatkan lagi, maka cuci darah perlu dilakukan secara rutin. Namun jika pasien tidak ingin ketergantungan dengan proses cuci darah yang menyita waktu dan biaya, transplantasi ginjal bisa dilakukan. Apalagi Efek Setelah Cuci Darah juga ada dan tidak membuat seseorang menjadi merasa nyaman.

Walau Biaya Transplantasi Ginjal itu tidak murah, namun solusi ini bisa menjadi solusi efektif bagi pasien. Namun tentu saja mencari donor ginjal yang tepat itu juga tidak mudah. Karena ada banyak sekali syarat donor ginjal yang harus dipenuhi oleh calon pendonor ginjal. Dan tidak semua anggota keluarga dari pasien juga cocok ginjalnya dengan si pasien, walau kemungkinan cocoknya akan sangat tinggi.

Jika Anda memiliki anggota keluarga yang mengalami gagal ginjal parah dan membutuhkan donor ginjal untuk operasi transplantasi ginjal, maka berikut adalah beberapa syarat donor ginjal yang harus dipenuhi bagi calon pendonor ginjal.

  • Berusia di atas 18 tahun
  • Memiliki mental dan fisik yang sehat secara keseluruhan
  • Memiliki golongan darah yang sama dengan calon penerima donor ginjal
  • Tidak memiliki riwayat diabetes, termasuk jenis siabetes gestasional
  • Memiliki tekanan darah yang normal
  • Tidak memiliki riwayat penyakit kanker / Bukan merupakan pasien kanker, termasuk Kanker Ginjal
  • Tidak memiliki penyakit autoimun, seperti PCOS, lupus, atau eritematosus sistemik
  • Tidak obesitas (BMI harus di bawah nilai 35)
  • Tiidak memiliki penyakit atau gangguan pada pembuluh darah (misalnya penyakit DVT atay Deep Vein Thrombosis)
  • Tidak pernah memiliki kelainan pada ginjal, misalnya penyakit batu ginjal
  • Tidak memiliki penyakit menular seperti HIV atau hepatitis, termasuk penyakit menular lewat darah lainnya
  • Tidak memiliki riwayat gangguan penggumpalan darah
  • Memiliki kadar protein kurang dari 300 mg per 24 jam pada urine
  • Tidak memiliki riwayat penyakit paru-paru dengan gangguan ventilasi atau oksigenasi

Sejumlah syarat donor ginjal di atas tentunya harus terpenuhi bagi calon pendonor ginjal yang ingin membantu anggota keluarganya dalam mendapatkan donor ginjal. Dokter akan benar-benar memeriksa semua persyaratan tersebut pada pasien dengan serangkaian tes atau uji pemeriksaan kesehatan dengan benar dan lengkap. Kriteria fisik atau kriteria medis ini harus terbukti secara tertulis dan juga jelas bahwa memang tidak ada gangguan sama sekali dengan kondisi kesehatan dari sang calon pendonor ginjal.

Sponsors Link

Selain secara medis dan fisik, ada lagi sejumlah syarat donor ginjal yang perlu dipenuhi, yaitu antara lain sebagai berikut.

  • Calon pendonor ginjal benar-benar telah rela dan bersedia untuk mendonor. Pendonor tidak boleh memperjualbelikan organ atau menyumbang karena paksaan, misalnya di bawah tekanan, dijanjikan hadiah besar, atau dipaksa oleh pihak-pihak tertentu.
  • Calon pendonor juga harus memahami secara pasti mengenai risiko, proses, dan juga manfaat dari proses transplantasi ginjal ini. Semua risiko, baik yang positif maupun yang negatif perlu diinformasikan sejelas-jelasnya tanpa boleh ada yang ditutup-tutupi, baik pada calon pendonor, maupun pada calon penerima donor.
  • Baik calon pendonor ataupun calon penerima donor harus benar-benar mendapat dukungan dari keluarga.
  • Tidak boleh menyalahgunakan obat-obatan yang diberikan di kemudian hari.
ads

Itulah beberapa syarat donor ginjal yang perlu diketahui. Operasi transplantasi ginjal itu sendiri memang bisa menjadi sangat penting bagi seseorang, karena cara itu adalah salah satu Cara Berhenti Cuci Darah yang bisa dilakukan. Namun prosedurnya tetap perlu dilakukan secara lebih jelas agar tidak membahayakan diri pendonor maupun calon penerima donor.

Bolehkah Perokok Aktif Menjadi Pendonor?

Lalu, bagaimana jika ada seseorang yang memenuhi persyaratan tersebut namun dia memiliki kebiasaan merokok? Apakah diperbolehkan? Simak penjelasannya di bawah ini.

Pada dasarnya perokok aktif pun bisa menjadi pendonor dari ginjal kepada anggota keluarganya atau bahkan orang lain, selama ginjalnya cocok. Akan tetapi, tidak semua dokter merekomendasikan seorang perokok aktif untuk bisa menjalani operasi transplantasi ginjal ini. hal ini dikarenakan calon pendonor yang memiliki kebiasaan merokok akan memiliki risiko tinggi untuk mengalami berbagai macam komplikasi dari proses operasi yang akan dijalani.

Misalnya, orang yang merokok bisa memiliki potensi untuk mengalami gangguan pernafasan setelah pembiusan dilakukan. Selain itu, perokok juga memiliki risiko tinggi dari adanya penggumpalan darah, terutama di pembuluh darah kaki. Hal ini jika tidak segera diketahui atau tidak segera ditangani bisa menyebabkan masalah serius, hingga kematian. Selain itu, merokok juga isa menyebabkan peningkatan produksi lendir dan juga menurunkan fungsi dari paru-paru untuk membersihkan tubuh. Hal ini lah yang membuat dokter mungkin akan mempertimbangkan secara matang mengenai calon pendonor yang ternyata memiliki kebiasaan merokok. Jikapun memang terpaksa pendonor yang ada adalah seorang perokok, maka biasanya akan ada syarat tambahan, misalnya tidak boleh merokok 4 minggu sebelum dan 6 minggu setelah operasi unutk memperkecil tingkat risiko.

Bolehkah Orang yang Sudah Meninggal Menjadi Pendonor?

Lalu bagaimana dengan pendonor dari kelompok orang yang sudah meninggal? Apakah boleh orang yang sudah meninggal menjadi pendonor ginjal untuk orang lain? Hal ini juga perlu diketahui. Karena, walau ginjal bisa didapatkan dari orang yang sudah meninggal, nyatanya tidak semua orang meninggal bisa menyumbangkan ginjalnya sebagai donor untuk orang lain, walau itu adlaah keluarga mereka sendiri. Hal ini dikarenakan pendonor yang sudah meninggal tidak boleh kehilangan denyut jantungnya jika ingin mendonorkan ginjalnya. Kondisi ini bisa ditemui pada orang yang dinyatakan meninggal karena batang otaknya mati. Karena biasanya jantung akan masih berdenyut, padahal orang tersebut sebenarnya sudah meninggal. Misalnya jika seseorang mengalami cedera kepala dari kecelakaan.

Sponsors Link

Jika seseorang sudah tidak memiliki detak jantung, maka proses donor ginjal hanya bisa dilakukan dengan sesegera mungkin melakukan kejut jantung (diresusitasi). Itu pun ada jangka waktunya, yaitu paling lama 10 menit. Jika orang yang sudah meninggal sudah lewat dari 1 bahkan 2 jam setelah detak jantung berhenti, maka proses donor ginjal tidak akan bisa dilakukan lagi.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai syarat donor ginjal yang perlu diketahui jika ingin membantu anggota keluarga yang sedang membutuhkan donor gonjal. Semoga artikel ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Tips