Sponsors Link

Mengenal Sumsum Ginjal dan Fungsinya

Sponsors Link

Mengingat ginjal adalah salah satu organ penting di dalam tubuh, segala cara merawat ginjal harus dilakukan. Merawat ginjal tentu bertujuan untuk menjauhkan ginjal dari berbagai macam gangguan ginjal dan penyakit ginjal yang berbahaya. Di antara berbagai penyakit ginjal yang bisa menyerang tubuh adalah batu ginjal, ginjal bengkak, infeksi ginjal, kanker ginjal, ginjal kering, penyakit uremia, dan gagal ginjal kronis.

ads

Jika melihat bentuk dari organ ginjal, mirip seperti kacang merah. Organ ginjal terdiri atas beberapa bagian yang masing masing memiliki fungsi tersendiri. Kali ini yang akan dibahas adalah sumsum ginjal, salah satu bagian ginjal yang sangat penting.

Pengertian Sumsum Ginjal

Sumsum ginjal dalam bahasa medis disebut dengan medula renalis. Bagian ini adalah salah satu yang paling terdalam letaknya di dalam ginjal. Sumsum ginjal dibagi ke dalam beberapa bagian atau seksi yang disebut dengan piramida renal. Sumsum ginjal mengandung struktur nefron yang bertugas untuk menjaga keseimbangan kadar garam dan air dalam darah. Struktur yang menyusun sumsum ginjal antara lain adalah vasa rectae, venukae rectae, dan plexus kapiler medular.

Sirkulasi darah di dalam ginjal melalui proses yang cukup panjang. Darah masuk melalui pembuluh arteri, kemudian terpecah ke dalam pembuluh darah ginjal yang lebih kecil. Pembuluh darah dalam ginjal terbagi menjadi beberapa cabang menjadi arteri acuate, yang bercabang lagi menjadi arteri interlobular, dan terakhir mencapai glomeruli. Di dalam glomerulus, darah mengalami tekanan miring tinggi yang tak terduga karena perubahan pada permukaan yang dialirinya. Hal ini memaksa serum di dalam darah keluar dari pembuluh ke dalam tubule ginjal. Melewati tubule ginjal, tubule proximal, lingkaran Henle, melalui tubule distal, darah akhirnya keluar dari ginjal melalui renal pelvis.

Fungsi Sumsum Ginjal

1. Tempat Pengumpulan Urine

Karena letak sumsum ginjal yang cukup dalam, sumsum ginjal termasuk salah satu tujuan terakhir dari darah kotor yang masuk ke ginjal. Sumsum ginjal pula yang menjadi tempat pembentukan urine. Darah yang masuk ke ginjal dan mencapai sumsum ginjal disaring secara menyeluruh. Sisa darah yang tersaring ini kemudian diubah menjadi urine oleh sumsum ginjal. Urine siap keluarkan melalui saluran kemih, keluar dari dalam tubuh membawa semua racun dan kotoran.

2. Tempat Penyerapan Zat Penting untuk Tubuh

Darah yang masuk ke dalam ginjal adalah darah kotor dari seluruh tubuh. Darah yang kotor dapat diartikan sebagai darah yang masih mengandung kotoran dan juga vitamin. Darah ini dihasilkan oleh sistem pencernaan yang melakukan penghancuran terhadap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Dari sistem pencernaan, darah mengalir ke dalam ginjal hingga mnencapai bagian terdalam, yaitu sumsum ginjal. Di dalam sumsum inilah penyerapan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh terjadi. Zat zat yang tidak terserap oleh sumsum ginjal akan menjadi limbah atau kotoran yang dikeluarkan melalui urine.

Sponsors Link

3. Tempat Penyaringan Ginjal

Ginjal menjadi salah satu organ terpenting di dalam tubuh karena fungsinya adalah menyaring darah dari zat zat kotor sisa metabolisme. Sumsum ginjal adalah bagian ginjal yang bertugas melakukan hal tersebut. Penyaringan yang terjadi di dalam sumsum ginjal mempunyai tujuan untuk memisahkan zat zat yang dibutuhkan oleh tubuh dan yang tidak. Zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disebut dengan limbah tubuh atau sampah sisa metabolisme yang harus dikeluarkan. Zat ini akan keluar melalui urine, dan tidak lolos saat terjadi penyaringan. Sementara zat yang berhasil disaring akan diserap oleh ginjal lalu dikeluarkan dalam bentuk darah bersih yang dialirkan menuju jantung. Jantung kemudian akan mendistribusikan darah bersih ke seluruh tubuh.

4. Menjaga Keseimbangan Air dan Garam

Fungsi penting lain yang dimiliki oleh sumsum ginjal adalah untuk menjaga jumlah air dan garam tetap seimbang di dalam tubuh. Tubuh memerlukan garam untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah. Seperti yang diketahui, jika kadar glukosa dalam darah terlalu berlebihan bisa memicu penyakit diabetes. Sementara itu air dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kadar garam tetap seimbang dan tidak berlebihan. Kadar garam yang terlalu berlebihan di dalam darah akan menyebabkan naiknya tekanan darah dan menyebabkan penyakit darah tinggi. Sumsum ginjal bertugas menjaga keduanya dalam kadar yang aman agar tidak terjadi masalah pada ginjal. 

Sponsors Link

5. Mengikat Protein dalam Darah

Salah satu tanda tanda ginjal bermasalah adalah jika urine mulai berbusa. Busa di dalam urine disebabkan oleh protein yang lepas dan tidak tersaring oleh ginjal. Protein seharusnya terikat dalam darah dan terserap dalam tubuh saat terjadi proses penyaringan. Sumsum ginjal yang masih sehat dan tidak bermasalah akan mengikat protein di dalam darah dengan baik.

Ginjal adalah organ yang vital untuk tubuh. Namun ginjal juga mudah terkena penyakit jika tidak dijaga kesehatannya. Lakukan cara merawat ginjal agar tetap sehat yaitu dengan menjauhi semua kebiasaan buruk yang suka merusak ginjal, seperti konsumsi minuman beralkohol. Bahaya alkohol bagi ginjal memang sangat besar, yaitu bisa menyebabkan ginjal rusak secara permanen. Banyaklah makan makanan pencuci ginjal untuk membantu meringankan kerja ginjal dan menjaga kesehatan ginjal.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Anatomi