Sponsors Link

Sering Kencing saat Hamil : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Urine atau air kencing adalah akhir dari proses metabolisme tubuh yang diproduksi di organ ginjal dan diteruskan ke saluran kemih. Ginjal dan Anatomi Saluran Kemih bekerja untuk proses terbentuknya urine secara normal. Namun ada beberapa hal yang mempengaruhinya, sehingga buang air kecil bisa jadi lebih sering. Salah satunya ketika hamil. Keadaan sering kencing saat hamil atau Kandung Kemih Cepat Penuh memang kerap kali dialami oleh ibu hamil. Apa kemungkinan penyebab dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya.

ads

Penyebab

Beberapa kemungkinan penyebab dari kondisi ibu hamil yang sering kencing antara lain sebagai berikut.

  1. Kandung kemih tertekan

Salah satu penyebab mengapa ibu hamil sering buang air kecil adalah Anatomi Kandung Kemih yang tertekan. Tertekannya kandung kemih ini dipengaruhi oleh rahim yang semakin mengembang karena janin juga semakin besar. Sehingga kandung kemih akan lebih mudah penuh dan rasa ingin buang air sering muncul.

  1. Peningkatan volume darah

Saat masa kehamilan, volume darah di dalam tubuh akan meningkat. Hal ini menyebabkan darah ke ginjal juga meningkat sehingga proses pembentukan urine terjadi lebih cepat dari kondisi normal. Maka sering kencing saat hamil akan terjadi dengan intentitas yang lebih tinggi.

  1. Ginjal membesar

Saat hamil, bisa jadi organ ginjal juga mengalami pembesaran. Kondisi ini akan meningkatkan hormon progesterone. Sehingga saat janin sudah ada di dinding rahim, ibu hamil akan lebih sering buang air kecil.

  1. Faktor diabetes

Diabetes adalah salah satu penyebab dari seseorang yang mudah haus dan mudah berkemih. Jika ibu hamil memiliki riwayat diabetes, maka tentunya hal itu akan berpengaruh juga pada frekuensi buang air kecilnya. Diabetes saat hamil perlu untuk diatasi dengan baik. Karena diabetes itu sendiri adalah suatu gangguan kesehatan jangka panjang yang juga bisa menciptakan kondisi kronis dari ginjal.

  1. Keinginan minum yang besar

Seringkali, kita melihat pola makan ibu hamil berubah. Ada ibu hamil yang menjadi lebih banyak makan. Alasannya pun beragam, kondisi ini juga akan meningkatkan keinginan untuk minum lebih banyak air. Selain itu, perubahan hormon pada tubuh ibu hamil akan menyebabkan ibu hamil lebih mudah mengalami kondisi yang gerah atau panas. Hal ini juga akan lebih membuat ibu hamil minum lebih banyak. Akibatnya, produksi urine pun akan sering terjadi.

  1. Penyakit infeksi saluran kemih

Salah satu gejala dari Penyakit Infeksi Saluran Kemih adalah sering buang air kecil. Dan penyakit ini bisa juga terjadi pada ibu hamil. Kondisi sering kencing saat hamil bisa juga disebabkan oleh penyakit ini. Penyebabnya adalah bakteri pada saluran kemih yang menginfeksi dan menyebabkan berbagai keluhan kesehatan. Ibu hamil perlu waspada jika frekuensi kencing meningkat namun rasanya tidak tuntas, muncul rasa sakit atau tidak nyaman pada kandung kemih, atau jika mendadak terjadi demam tinggi. Segera periksakan ke dokter. Jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa naik ke ginjal dan menyebabkan Infeksi Ginjal Pada Ibu Hamil.

Sponsors Link

  1. Menjelang persalinan

Saat usia kehamilan sudah memasuki trimester akhir, mungkin frekuensi buang air kecil pada ibu hamil akan lebih sering lagi. Hal ini dikarenakan janin sudah semakin besar. Selain itu, menjelang persalinan, janin akan turun mendekati jalan keluarnya. Sehingga kandung kemih akan semakin tertekan. Kondisi ini akan menyebabkan rasa sering kencing saat hamil itu terjadi lebih intens lagi.

Itulah beberapa faktor penyebab ibu hamil sering kencing yang perlu diketahui.

Sponsors Link

Cara Mengatasi

Jika ibu hamil tidak merasakan gangguan kesehatan apapun, maka sering kencing tidaklah berbahaya. Kecuali jika ibu hamil memang didiagnosis mengidap diabetes atau infeksi saluran kemih. Akan tetapi, sering kencing bisa menjadikan ibu hamil tidak nyaman atau lelah harus bolak-balik ke kamar mandi. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa cara mengatasinya yang mungkin bisa Anda lakukan.

  • Hindari minum air sebelum tidur. Lebih baik minum diperbanyak saat pagi hingga sore hari, dan menguranginya saat menjelang tidur di malam hari. Hal ini dilakukan agar ibu hamil bisa mendapat kualitas tidur yang baik.
  • Sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsi kafein, karena kafein merupakan salah satu jenis makanan atau minuman yang bisa memberikan efek diuretik pada manusia, sehingga akan sering buang air.
  • Walau rasa ingin buang air kecil itu sering terjadi, hindarilah menahan air kencing. Sebaiknya tetap keluarkan urine begitu rasa ingin buang air kecil itu muncul. Menahan air kencing juga berbahaya jika dilakukan secara sering dan terus menerus.
  • Lakukan senam kegel agar bisa melatih mengencangkan

Demikianlah penjelasan mengenai sering kencing saat hamil yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,