Sponsors Link

Sering Kencing Padahal Jarang Minum : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Urine atau air seni adalah hasil metabolisme dari tubuh manusia. Proses Terbentuknya Urine serta mekanisme pembuangan urine dilakukan oleh sistem ekskresi yaitu saluran kemih. Organ-organ di saluran kemih akan bekerja sama mengatur semua sistem pembuangan air, mulai dari ginjal sampai uretra. Frekuensi buang air kecil pun berbeda-beda antara orang yang satu dengan orang yang lain karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa orang mungkin mengalami sering kencing padahal jarang minum. Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal.

ads

Penyebab

Sebenarnya tidak ada ukuran pasti mengenai berapa kali dalam sehari manusia mengeluarkan air seni. Akan tetapi, rata-rata frekuensi buang air kecil normal adalah 4 hingga 8 kali dalam sehari. Jika frekuensi buang air kecil berubah dari kebiasaan, maka patut waspada. Jika Anda mengalami sering kencing padahal terbilang jarang minum, berikut beberapa hal yang bisa menjadi kemungkinan penyebabnya.

  • Infeksi saluran kemih

Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi pada kondisi sering buang air kecil atau Kandung Kemih Cepat Penuh adalah infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri. Kebanyakan bakteri masuk ke saluran kemih karena cara membersihkan diri yang salah saat setelah buang air kecil atau setelah buang air besar. Gejala yang sering muncul adalah sering buang air kecil dan sakit pada bagian perut bawah.

  • Batu Kandung Kemih atau Batu Ginjal

Penyebab sering kencing padahal jarang minum berikutnya adalah faktor Penyakit Batu Ginjal atau batu kandung kemih. Kedua penyakit ini memiliki mekanisme pembentukan yang hampir sama. Yaitu adanya endapan sisa metabolisme di saluran ginjal atau saluran kandung kemih, lalu endapan tersebut lama-lama mengkristal membentuk batu. Batu akan menyumbat saluran urine sehingga penderita akan lebih sering merasa ingin buang air kecil. Gejala lainnya bisa berbeda-beda setiap penderita, tergantung ukuran batu yang ada.

  • Diabetes

Diabetes ada dua jenis yaitu Diabetes Insipidus (tipe 1) dan diabetes melitus (tipe 2). Gangguan diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2 berhubungan juga dengan urine. Diabetes melitus dan diabetes insipidus akan membuat gejala sering kencing dan sering haus bagi penderitanya. Namun diabetes insipidus akan lebih sering menyebabkan gejala sering haus dan sering buang air yang sangat ekstrim.

  • Infeksi kandung kemih

Penyebab lain dari sering kencing padahal jarang minum bisa merupakan gejala dari penyakit infeksi kandung kemih. Infeksi kandung kemih bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian kandung kemih, yaitu di perut bagian bawah.

  • Gangguan pada ginjal

Sebagai organ vital, ginjal adalah organ dimana proses terbentuknya urine terjadi. Ginjal yang terganggu tentu bisa menyebabkan gejala yang berhubungan dengan urine, frekuensi urine, bahkan warna urine. Jika gejala sering kencing padahal jarang minum terjadi, bisa jadi ginjal yang terganggu. Entah itu merupakan Penyakit Ginjal gangguan dari infeksi, radang, atau penurunan fungsi dari ginjal itu sendiri.

Sponsors Link

Ginjal yang terganggu perlu untuk segera diatasi dengan baik. Mengingat ginjal adalah organ penting, maka sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Ginjal yang rusak permanen akan sangat berbahaya karena bisa mengancam nyawa.

Itulah beberapa kemungkinan penyebab dari kondisi sering buang air kecil padahal jarang minum. Mengingat penyebabnya sangat bervariasi, disarankan untuk mengunjungi dokter.

Sponsors Link

Cara Mengatasi

Bagi Anda yang mengalami gejala tersebut, diharapkan selalu waspada. Ada baiknya melakukan beberapa hal berikut ini agar bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Jangan menahan buang air kencing. Tetap keluarkan air kencing tepat pada waktunya karena menahan kencing akan meningkatkan risiko berbagai penyakit dan memperparah keadaan.
  • Selalu jaga kebersihan anggota badan terutama organ intim secara tepat untuk meminimalisir berpindahnya bakteri dari anus ke saluran kemih. Bersihkan organ intim dari bagian depan terlebih dahulu baru ke bagian belakang.
  • Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah buang air kecil maupun besar.
  • Cukup asupan cairan setiap harinya minimal 8 gelas per hari.
  • Periksakan ke dokter apabila muncul gejala yang tidak membuat Anda nyaman. Dokter akan memeriksa melalui beberapa tes, seperti tes urine dan tes darah untuk memastikan penyebabnya.
  • Hindari menggunakan pakaian dalam ketat. Sebaiknya gunakan celana dalam yang longgar.
  • Jika Anda didiagnosis mengalami beberapa gangguan seperti yang dijelaskan di atas, patuhi semua rekomendasi dokter agar kondisi cepat pulih.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai sering kencing padahal jarang minum yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,