Sponsors Link

Sering Kencing dan Haus : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Kebutuhan cairan pada tubuh memang perlu untuk dicukupi setiap harinya karena air adalah unsur utama dari metabolisme di dalam tubuh. Namun mungkin ada beberapa kondisi yang tidak normal yang membuat kebutuhan air terus meningkat. Tandanya misalnya sering kencing dan haus yang berlebihan. Kondisi ini mungkin saja dialami seseorang dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Sebenarnya apa yang menyebabkan kondisi tersebut dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.

ads

Penyebab

Seseorang yang terus menerus mengalami haus berlebihan dan juga sering buang air kecil bisa jadi disebabkan oleh:

  1. Faktor dehidrasi

Penyebab utama dari seseorang yang haus terus menerus, sehingga lebih sering memproduksi urine adalah dehidrasi. Tanda Tanda Dehidrasi adalah kondisi kekurangan cairan yang menyebabkan tubuh terus menerus mengirimkan signal rasa haus. Dehidrasi bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya berada di tempat panas, diare, muntah, mengalami luka bakar, pendarahan, dan sebagainya. Dehidrasi seringkali terjadi karena penyebab yang jelas. Dan penanganan utama dari dehidrasi adalah dengan mengonsumsi air yang cukup sebagai pengganti cairan yang hilang.

  1. Diabetes mellitus

Jenis diabetes memang ada dua. Namun di Indonesia yang paling umum terjadi adalah diabetes mellitus. Penyakit ini adalah kondisi dimana gula darah pada tubuh melebihi ambang batas. Gula darah yang tinggi biasanya akan menunjukkan gejala sering kencing dan haus. Selain itu akan menunjukkan gejala sering merasa lapar, sering kesemutan, atau luka yang tidak kunjung sembuh.

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis atau jangka panjang. Penyakit ini memang perlu untuk ditangani dengan baik, misalnya dengan mengatur pola makan. Jika penderita diabetes mellitus tidak mengubah gaya hidupnya, dan kadar gula darahnya tetap tinggi, maka organ-organ tubuh lainnya bisa terganggu juga, termasuk ginjal. Mengingat hubungan diabetes dengan gagal ginjal kronik juga sangat erat kaitannya, Anda perlu untuk mengatasi hal ini dengan sebaik-baiknya agar terhindar dari segala kemungkinan gangguan kesehatan akibat komplikasi dari diabetes.

  1. Diabetes insipidus

Diabetes Insipidus adalah jenis diabetes yang jarang ditemui. Namun penyakit ini tidak berhubungan dengan gula darah, melainkan berhubungan dengan gangguan pada hormon antidiuretik. Kasus penyakit diabetes insipidus hanya kurang dari 1% dari orang Indonesia. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini cukup ekstrem, dimana sering kencing dan haus berlebihan bahkan terjadi hanya dalam hitungan jam atau menit.

Sponsors Link

Perbedaan Diabetes Melitus dan Insipidus adalah dimana penderita diabetes insipidus tidak bisa mengendalikan keseimbangan pada tubuh akibat gangguan pada hormonnya, sehingga urine akan keluar terus menerus dan hal itu akan merangsang rasa haus yang akan muncul secara terus menerus juga. Kebutuhan air pada penderita diabetes insipidus ini sangat banyak. Bahkan bisa berkisar 20 liter per hari. Sedangkan diabetes melitus adalah kadar gula darah yang tinggi.

Itulah beberapa kondisi yang bisa jadi menyebabkan gejala sering kencing dan haus. Maka sebaiknya jangan pernah meremehkan jika gejala sering haus dan sering buang air kecil ini terjadi. Karena semua itu berhubungan dengan kesehatan jangka panjang, baik dari sistem kemih, ginjal, dan juga organ tubuh lainnya.

Cara Mengatasi

Bagi Anda yang sering buang air kecil serta sering merasa kehausan, sebaiknya melakukan beberapa berikut ini untuk membantu mengatasinya.

Sponsors Link

  • Sebaiknya segera melakukan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab dari kondisi sering buang air kecil yang juga diikuti dengan rasa haus yang terus menerus. Misalnya dengan memeriksa kadar gula pada darah, memeriksa tekanan darah, memeriksa urine, dan sebagainya. Pemeriksaan ini penting bagi Anda untuk mengetahui kondisi tubuh secara keseluruhan.
  • Hindari kebiasaan buruk dalam kehidupan, seperti merokok dan mengonsumsi minuman keras.
  • Jika merasakan dehidrasi, segeralah mengonsumsi air untuk menggantikan cairan yang hilang.
  • Jangan menahan kencing, karena Bahaya Menahan Kencing Terlalu Lama juga tidak sehat bagi organ di saluran kemih.
  • Jika terbukti Anda memiliki gula darah yang tinggi, sebaiknya segera mengubah pola makan dan pola hidup menjadi lebih sehat. Atur pola dan jenis makanan yang benar-benar aman bagi penderita diabetes.
  • Perbanyak aktivitas fisik atau olahraga selalu disarankan oleh dokter.
  • Konsumsilah makanan-makanan yang bernutrisi dan sehat.
  • Patuhi semua rekomendasi dokter mengenai kesehatan Anda, karena semua itu terbaik untuk kesehatan Anda sendiri.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai sering kencing dan haus baik penyebab dan juga cara menanganinya yang perlu diketahui. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,