Sponsors Link

Sakit Tenggorokan Tanda Infeksi Ginjal Pada Anak

Sponsors Link

Sakit tenggorokan adalah salah satu keluhan yang paling sering terjadi pada anak anak yang penyebabnya bervariasi. Salah satu penyebabnya bisa terjadi karena infeksi dari virus atau bakteri. Akan tetapi nyatanya, sakit tenggorokan yang terjadi pada anak anak juga bisa menjadi ciri ciri penyakit ginjal. Terjadinya gejala sakit tenggorokan pada anak anak bisa disebabkan karena infeksi bakteri Streptococcus beta hemoliticus grup A. Apabila terus dibiarkan, maka infeksi bakteri bisa menyebabkan penyakit ginjal yang dinamakan dengan glomerulonefritis akut pasca streptococus disingkat GNAOS dan juga menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh anak yang lainnya. Lalu, apakah penyakit ini berbahaya dan bagaimana bisa sakit tenggorokan menjadi tanda infeksi ginjal?.

ads

GNAPS adalah radang ginjal yang berawal dari sakit tenggorokan. Glomerulonefritis akut pasca streptococcus beta hemoliticus grup A. Ciri dari penyakit ini diantaranya adalah urine yang mengandung sel darah merah sehingga menyebabkan warna kemerahan atau hematuria, tekanan darah meningkat, bengkak serta jumlah urine yang berkurang. Sedangkan untuk anak anak yang terkena GNAPS juga bisa menyebabkan tidak buang air kecil sama sekali serta terjadi pembengkakan pada kedua kelopak mata. Jika sudah dalam tahap yang kronis, maka penderita juga bisa mengalami kejang kejang dan penurunan kesadaran.

Sakit Tenggorokan Pada Anak Dengan GNAPS

Penyakit ini bisa terjadi sesudah infeksi bakteri streptoccocus beta hemoliticus grup A pada saluran pernapasan atas seperti infeksi pada tenggorokan atau kulit. Namun, tidak semua infeksi bakteri ini pasti bisa menyebabkan GNAPS. Hanya pada beberapa kasus saja yang dapat menyebabkan komplikasi parah.

Para ahli beranggapan jika ini dipengaruhi respon imun yang berbeda sehingga bisa menyebabkan kondisi tersebut. Pada oran dengan GNAPS, fungsi ginjal dalam menyaring darah akan terganggu sehingga penumpukkan cairan pada beberapa bagian tubuh terjadi.

Pengobatan GNAPS

Pada kasus yang tidak terlalu parah, anak yang mengalami kondisi ini hanya butuh rawat jalan serta menerapkan prinsip diet yang sudah ditentukan. Pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk memantau edema serta tekanan darah tinggi pada pasien. Selain itu, dokter akan memberikan antibiotik agar bakteri penyebab infeksi tidak semakin berkembang dan menyebar ke bagian tubuh yang lain seperti mengganggu fungsi ginjal. Seorang anak dengan kondisi tersebut juga sangat dianjurkan untuk menghindari makanan yang banyak mengandung garam serta natrium berlebih sebab akan memperburuk penumpukan cairan atau edema dalam tubuh. Namun untuk mengetahui jenis pengobatan apa saja yang harus diterima oleh penderita, maka sebaiknya dikonsultasikan kembali dengan dokter.

Sponsors Link

Bahaya GNAPS

Penyakit GNAPS  penyebab tanda masalah ginjal ini sebetulnya bisa sembuh dalam waktu satu sampai dua minggu jika komplikasi memang tidak terjadi. Biasanya, penyakit GNAPS terlihat dari fase akut yang akan berlangsung selama satu sampai dua minggu lalu diikuti dengan menghilangnya gejala secara perlahan seperti hematuria mikroskopik atau sel darah merah dalam urin serta proteinuria yakni protein dalam urin selama satu hingga dua bulan.

Hampir sekitar 85 sampai 95% kasus anak anak dengan GNAPS bisa sembuh total dan hanya sekitar 5 sampai 10% saja yang mengalami komplikasi. Meski penyakit ini bisa disembuhkan, namun penyakit yang diawali dari sakit tenggorokan ini juga bisa menyebabkan kematian pada anak anak khususnya jika infeksi sudah menyebabkan gagal ginjal kronis. Untuk itulah, sakit tenggorokan pada anak sebaiknya jangan dianggap remeh khususnya jika tidak sembuh dalam waktu yang cukup lama. Jika kebetulan anak anda mengalami sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh, maka secepatnya segera bawa anak anda ke dokter supaya bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum semakin menyebar dan membahayakan nyawa anak anda.

Sponsors Link
>
, , ,