Sponsors Link

7 Resiko Telat Cuci Darah yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Macam Macam Cuci Darah merupakan saah satu terapi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal. Fungsi cuci darah adalah untuk menggantikan fungsi ginjal agar bisa membantu mengeluarkan limbah dari tubuh. Jika tidak cuci darah atau terlambat cuci darah, maka akan muncul beberapa resiko telat cuci darah seperti berikut ini.

ads
  1. Kreatinin meningkat

Keratinin merupakan produk limbah sisa metabolisme otot yang perlu dibuang dari tubuh. Kreatinin berada di dalam darah. Kelebihan kreatinin dalam darah akan disaring oleh ginjal dan dibuang bersama urine. Akan tetapi, jika seseorang menderita gagal ginjal maka fungsi tersebut akan hilang juga. Sehingga kadar kreatinin dalam darah akan terus meningkat. Dan jika seseorang penderita gagal ginjal yang sudah parah terlambat cuci darah, Akibat Kreatinin Tinggi akan mengganggu.

  1. Urea meningkat

Sama halnya dengan kreatinin, zat sisa metabolisme berupa urea juga perlu untuk dibuang dari tubuh. Urea juga merupakan salah satu komponen yang terdapat pada urine. Jika seseorang terlambat cuci darah, maka kadar urea pada tubuh akan semakin menumpuk dan bisa menurunkan kualitas hidup seorang penderita gagal ginjal. Urea Darah Tinggi dalam tubuh bisa dilihat dari tes BUN.

  1. Gejala gagal ginjal semakin memburuk

Seperti yang diketahui, ada beberapa gejala khas dari penyakit ginjal, khususnya gagal ginjal. Dimana seorang oenderita gagal gjnjal yang sudah diwajibkan cuci darah pasti mengalaminya. Misalnya edema atau penumpukan cairan, rasa gatal di tubuh, bau mulut, anemia, dan sebagainya. Seseorang yang sudah diwajibkan cuci darah memang perlu melakukan cuci darah sesuai dengan jadwal yang seharusnya. Jika tidak, maka resiko telat cuci darah bisa menyebabkan Gejala Gagal Ginjal semakin memburuk.

  1. Penurunan konsentrasi

Sebagai organ penting, ginjal bertugas untuk membuang limbah. Jika limbah tidak dibuang dari proses cuci darah, maka limbah dan kotoran akan mencemari seluruh tubuh, termasuk otak. Sehingga akan muncul penurunan konsentrasi pada penderita. Jika sudah parag maka akan muncul juga rasa kebingungan dan sebagainya.

  1. Penurunan kinerja organ tubuh

Organ tubuh lain selain ginjal juga akan terkena imbasnya, dimana jika darah berisi limbah dan kotoran, darah akan tetap diedarkan ke seluruh tubuh. Darah tersebut akan mempengaruhi kinerja organ-organ tubuh lainnya juga. Jika terlambat cuci darah, maka organ lain bisa terganggu dan dikhawatirkan muncul komplikasi parah.

Sponsors Link

  1. Memburuknya keadaan ginjal

Organ ginjal sendiri pun akan semakin mengalami pemburukan karena darah yang sudah berisi banyak sekali limbah akan membuat kinerja ginjal semakin berat. Ginjal yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau Gagal Ginjal Kronis akan semakin lama semakin menurun fungsinya.

  1. Kematian

Efek yang paling buruk dari terlambat cuci darah adalah kematian. Hal ini terjadi jika organ tubuj tidak lagi sanggup menerima tumpukan racun dan limbah. Ditambah organ-organ lainnya juga sudah mulai terganggu, sehingga jika sudah demikian, reskko kematian bisa saja terjadi.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai resiko telat cuci darah yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat. Tetap lakukan cuci darah sesuai jadwal yang direkomendasikan dokter.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan