Sponsors Link

10 Resiko Ginjal Bocor yang Paling Fatal

Sponsors Link

Dalam dunia medis, ginjal bocor dikenal dengan nama sindrom nefrotik yakni penyakit ginjal yang membuat kerusakan sistem penyaringan ginjal. Akibatnya, protein yang dinamakan albumin banyak keluar bersama dengan urin atau dikenal dengan albuminuria. Beberapa gejala dari ginjal bocor ini diantaranya adalah berat badan menurun tanpa gejala yang jelas, urin berbusa, pembengkakan, otot mengecil, pusing dan juga sakit perut. Untuk penyebab ginjal bocor pada orang dewasa sangat beragam seperti sistem kekebalan tubuh yang menurun, peradangan, diabetes, kanker dan sebagainya. Lalu, apa saja resiko ginjal bocor?, berikut ulasan selengkapnya untuk anda.

ads
  1. Pembekuan Darah

Glomeruli yang tidak mampu untuk menyaring darah secara sempurna nantinya bisa mengakibatkan protein darah yang berfungsi untuk mencegah penggumpalan darah jadi tidak berfungsi dengan baik. Saat ini terjadi, maka risiko bekuan darah atau dalam istilah medis dikenal dengan nama trombus di pembuluh darah bisa terjadi.

  1. Kekurangan Gizi

Protein darah yang hilang nantinya juga bisa menyebabkan seseorang mengalami kekurangan gizi yang menyebabkan seseorang penderita ginjal bocor mengalami penurunan berat badan drastis namun tidak terlalu terlihat karena penderita juga mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Selain itu, bahaya ginjal bocor juga bisa membuat sel darah merah juga akan menurun jumlahnya sekaligus menderita kekurangan vitamin D dan juga kalsium.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Menumpuknya limbah dalam aliran darah atau uremia dan juga kerusakan glomeruli akibat ginjal bocor juga bisa menyebabkan bahaya lain yakni masalah pada tekanan darah dan salah satunya adalah tekanan darah tinggi.

  1. Gagal Ginjal Akut

Ciri ciri ginjal bocor yang kehilangan fungsi untuk menyaring darah karena kerusakan glomeruli menyebabkan penumpukan limbah dalam darah semakin banyak. Apabila ini terjadi, maka penderita membutuhkan penanganan serius untuk menghilangkan cairan serta limbah berlebih dalam darah. Biasanya, mesin ginjal buatan atau dialyzer nantinya akan digunakan untuk mengatasi gagal ginjal akut yang diderita.

  1. Tromboemboli

Proteinuria yang terjadi saat ginjal bocor juga bisa meningkatkan risiko tromboemboli semakin tinggi. Trombosis nantinya bisa terjadi karena hilangnya protein yang berhubungan dengan hambatan hemostatis sistemik, aktivasi sistem koagulasi dan juga akumulasi makroglublin.

  1. Penyakit Ginjal Kronis

Sindrom nefrotik atau akibat ginjal bocor juga bisa menyebabkan fungsi ginjal mengalami gangguan atau bahkan tidak bisa berfungsi sama sekali secara bertahap. Jika fungsi ginjal semakin menurun sampai tahap yang paling rendah, maka kemungkinan penderita ginjal bocor juga membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.

  1. Komplikasi Kardiovaskular

Penderita ginjal bocor nantinya juga meningkatkan risiko kardiovaskular yang disebabkan karena hiperlipidemia, meningkatnya trombogenesis dan juga disfungsi endotel. Hiperkolesterolemia sangat berhubungan dengan tingkat keparahan hipoalbuminemia serta proteinuria persisten atau insufisiensi ginjal yang nantinya membuat penderita ginjal bocor akan meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular.

Sponsors Link

  1. Syok Hipovolemik

Syok hipovolemik yang menjadi satu dari macam macam penyakit ginjal juga bisa terjadi pada penderita ginjal bocor seperti meningkatnya albumin, diuretik dosis tinggi dan juga muntah. Gejala yang ditimbulkan dari syok hipovolemik diantaranya adalah nyeri perut ringan sampai sedang dan juga ekstremitas dingin yang nantinya juga bisa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.

  1. Edema

Penderita ginjal bocor khususnya pada anak anak umumnya juga akan mengalami asites dan efusi pleura. Edema ini bisa terjadi karena meningkatnya permeabilitas glomerulus dan hipoalbuminemia sehingga penurunan tekanan onkotik plasma dan hipovolemia fungsional akan terjadi.

Sponsors Link

  1. Kelainan Hormon

Hilangnya protein bersama urin nantinya bisa mengakibatkan berbagai kelainan hormonal pada penderita ginjal bocor. Untuk itu, penderita ginjal bocor akan membutuhkan skrining tiroid secara teratur dan juga terapi penggantian hormon tiroid jika memang dibutuhkan untuk penderita yang memiliki faktor penyebab gagal ginjal berat dan hipotiroidisme klinis.

Ada begitu banyak resiko ginjal bocor yang bisa terjadi disebabkan karena terganggunya fungsi ginjal dalam menyaring darah sehingga berbagai gangguan organ lainnya juga akan terjadi. Komplikasi yang ditimbulkan dari ginjal bocor ini diantaranya juga sangat berbahaya khususnya jika terjadi pada bayi dan anak kecil sehingga harus mendapatkan penanganan khusus.

Sponsors Link
>
, ,