Sponsors Link

Benarkah Rematik Bisa Menyebabkan Penyakit Ginjal ?

Sponsors Link

Ada beberapa kondisi tubuh yang tidak normal. Selain diabetes dan tekanan darah tinggi, rematik merupakan salah satu gangguan yang sering dibahas di Indonesia. Sebenarnya rematik atau rheumatoid arthritis merupakan jenis penyakit autoimun yang ditandai dengan persendian yang terasa kaki dan mengalami peradangan.

ads

Kondisi rematik sebenarnya tidak bisa disepelekan karena rematik bisa menciptakan komplikasi tertentu yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah rematik bisa menyebabkan penyakit ginjal. Benarkah demikian? Berikut beberapa penjelasannya.

Penyebab

Benarkah rematik dapat menciptakan Penyakit Ginjal? Sebelum menjawab hal ini, perlu diketahui terlebih dahulu bagaimana proses terjadinya rematik itu sendiri. Rematik terjadi jika sistem kekebalan tubuh salah dalam menilai sel sehat sebagai benda asing, sehingga sistem imun tubuh akan berusaha menyerang sel sehat. Dan jika terjadi pada persendian, maka inilah yang disebut dengan rematik.

  1. Rematik dapat mempengaruhi ginjal

Seperti yang dijelaskan di atas, rematik yang merupakan penyakit autoimun ternyata bisa menyebabkan pengaruh di beberapa bagian tubuh lainnya. Salah satunya adalah pembuluh darah yang menuju ke ginjal. Tentunya jika pembuluh darah yang menuju ke ginjal terpengaruh dengan penyakit rematik, ginjal pun lama kelamaan bisa terpengaruh kinerjanya. Dan ukan hal mustahil jika suatu hari nanti muncul penyakit ginjal.

Hal ini dijelaskan juga dalam sebuah penelitian dari Arthritis Foundation dimana satu dari empat orang yang memiliki rematik memiliki risiko yang lebih besar terhadap perkembangan penyakit ginjal jangka panjang. Tidak hanya itu, risiko lainnya seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, dan obesitas juga bisa meningkat risikonya. Adapun penyakit ginjal yang bisa terjadi akibat rematik adalah Glomerulonefritis dan amiloidosis.

  1. Obat rematik dapat mempengaruhi ginjal

Ternyata tidak hanya rematik bisa menyebabkan penyakit ginjal, namun obat rematik juga ada yang bisa mempengaruhi injal. Apalagi jika sebelumnya pasien tersebut sudah memiliki permasalahan pada ginjalnya. Beberapa obat-obatan rematik yang bisa mempengaruhi ginjal seperti obat antiinfalmasi non steroid (NSAID), obat kortikosteorid, obat DMARD.

Obat NSAID dapat mengurangi aliran darah ke ginjal. Sedangkan kortikosteroid bisa meningkatkan tekanan darah. Smentara itu DMARD bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Sehingga ketiga jenis obat tersbut memang bisa dikatakan sebagai Jenis Obat Yang Dapat Merusak Ginjal karena mempengaruhi kinerja ginjal dan bisa meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Sponsors Link

Pencegahan

Jika Anda memiliki gangguan rematik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah komplikasi ginjal tersebut. Salah satu yang direkomendasikan adalah dengan memeriksakan diri secara rutin agar bisa mengetahui apakah ginjal sehat atau tidak. Pemeriksaan yang bisa dilakukan biasanya adalah tes urine dan Tes Darah untuk Penyakit Ginjal.

Selain itu kenali gejala-gejala atau tanda medis penyakit ginjal, agar jika muncul indikasi penyakit ginjal, pengobatan bisa lebih cepat untuk dilakukan. Misalnya gejala sesak nafas, cepat lelah, pembengkakan di mata dan kaki, serta perubahan frekuensi maupun warna urine.

Demikianlah beberapa hal yang bisa diketahui mengenai apakah benar bahwa rematik bisa menyebabkan penyakit ginjal. Kenali juga berbagai Gejala Penyakit Ginjal dan Pengobatannya sesuai jenisnya agar bisa mencegahnya. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , ,