Sponsors Link

Radang Ginjal Bahaya atau Tidak ? Ini Penjelasannya

Sponsors Link

Ada beberapa penyakit ginjal yang perlu diwaspadai. Selain batu ginjal dan gagal ginjal, ada juga penyakit Radang Ginjal atau yang dalam istilah medis sering diaebut nephritis atau nefritis. Penyakit ini sering terjadi di Asia dan Afrika, yang mencapai hingga 55 persen. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa kasus radang ginjal terjadi cukup banyak di Indonesia. Namun masih banyak yang belum mengetahui bagaimana bahayanya sehingga belum banyak orang yang tanggap atau waspada dengan pola hidupnya yang salah. Sebenarnya radang ginjal bahaya atau tidak? Berikut penjelasannya.

ads

Radang Ginjal dan Jenisnya

Sebelum mengetahui apakah radang ginjal bahaya atau tidak, sangat penting bagi kita untuk mengetahui apakah itu radang ginjal dan apa saja jenisnya. Radang ginjal itu sendiri merupakan gangguan pada ginjak yang bisa disebabkan oleh infeksi maupun gangguan bawaan autoimmune. Radang ginjal dibedakan menjadi 2 tipe, antara lain sebagai berikut.

  • Glomerulonephritis

Radang ginjal jenis Glomerulonephiritis ini menyebabkan peradangan pada glomeruli. Glomeruli itu sendiri merupakan kelompok pembuluh di dalam ginjal yang bertugas untuk melakukan penyaringan terhadap darah. Penyebabnya biasanya adalah sistem autoimun yang menyebabkan sel sehat diserang sendiri oleh sistem kekebalan tubuh. Dan kebanyakan kasus radang ginjal jenis ini baru terdeteksi saat pasien melakukan tes darah atau tes urine untuk keperluan tes lainnya.

Penyakit ini bisa menyebabkan beberapa gejala yang bisa diketahui secara fisik seperti hematuria atau kencing disertai dengan darah. Selain itu juga bisa menyebabkan gejala pembengkakan karena penumpukan cairan tubuh atau edema.

Pada beberapa kasus, dapat terjadi kaki bengkak atau adanya darah dalam urine. Segera periksakan diri jika Anda mengalami kedua gejala ini. Sayangnya, meski dapat mereda, tapi dapat terjadi risiko lain di kemudian hari seperti gagal ginjal, Penyakit Ginjal kronis, tekanan darah tinggi, hingga kerusakan pada organ lain.

  • Interstitial nephritis

Jenis peradangan ginjal selanjutnya adalah peradangan pada ruang jaringan yang meneglilingi area tubulus pada ginjal. Peradangan jenis ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau akut, juga bisa terjadi secara bertahap jangka panjang atau kronis. Penyebab dari radang ini bisa berupa:

  • Reaksi dari konsumsi obat tertentu.
  • Adanya gangguan autoimmune pada tubuh seperti penyakit kawasaki.
  • Konsumsi obat teetentu yang dilakukan dalam jangka panjang seperti obat sejenis aspirin atau acetaminophen.
  • Efek samping dari sejumlah antibiotik yang dikonsumsi seperti ampicilin atau penicilin.
  • Kalium pada darah yang terlalu sedikit.
  • Kadar kalsium dan asam urat pada darah yang terlalu tinggi.

Itulah kedua jenis radang ginjal yang umum terjadi dan dipisahkan berdasarkan tempat terjadinya radang pada ginjal.

Sponsors Link

Bahayakah Radang Ginjal?

Apakah radang ginjal bahaya atau tidak? Untuk menjawab pertanyaan itu, tentunya perlu ditelisik lebih jauh lagi mengenai penyebab dan tingkat parahnya Nefritis itu sendiri. Sebenarnya baik pada kasus glomerulonephritis atau pada kasus interstitial nephritis, ada beberapa kasus yang hanya berlangsung sementara, sehingga jika sudah diobati dan sembuh, penyakit ini tidak berbahaya.

Namun yang perlu diketahui adalah ada juga jenis radang ginjal yang bisa menjadi Penyebab Ginjal Rusak permanen yang tentu perlu dicegah agar hal tersebut tidak sampai terjadi. Jika ginjal sudah mengalami kerusakan permanen, tentunya akan berbahaya. Karena bisa meningkatkan risiko gagal ginjal kronis, atau penyakit ginjal lainnya yang bahkan bisa mengancam nyawa.

Sponsors Link

Sehingga jika ada pertanyaan radang ginjal bahaya atau tidak, jawabannya tidak bisa digeneralisasi. Semuanya tergantung dari penyebabnya dan apakah gejalanya parah, serta apakah berpotensi menciptakan kerusakan pada ginjal atai tidak.

Upaya Menghindari Radang Ginjal

Penyakit radang ginjal bisa dicegah, antara lain dengan beberapa cara berikut ini.

  • Jaga tekanan darah agar tetap normal
  • Periksakan diri jika ada infeksi pada tubuh
  • Hindari penyakit infeksi saluran kemih
  • Hindari konsumsi obat yang tidak diperlukan dan konsumsilah obat hanya dari dokter
  • Cegah diabetes dan jaga selalu kadar gula darah Anda
  • Hentikan kebiasaan buruk merokok dan mengonsumsi alkohol
  • Jaga berat badan ideal dan cegah obesitas
  • Melakukan pola makan sehat dan pola hidup yang sehat juga
  • Bagi penderita hipertensi atau fiabetes, lakukan kontrol secara berkala

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai radang ginjal bahaya atau tidak yang perlu diketahui. Perhatikan gejala-gejala yang Anda alami. Jika menunjukkan gejala gangguan ginjal, termasuk radang ginjal, jangan menunda pengobatan karena ginjal merupakan organ vital yang perlu dijaga kesehatannya. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,