Sponsors Link

Pengertian Pielonefritis Tanpa Komplikasi – Gejala – Faktor Risiko – Pengobatan

Sponsors Link

Pielonefritis akut atau PNA tanpa komplikasi merupakan peradangan parenkim dan pelvis ginjal yang terjadi dalam kadar akut. Sampai saat ini, belum ditemukan data akurat mengenai tingkat insiden PNA non komplikata yang terjadi di Indonesia. Pielonefritis akut tanpa komplikasi kasusnya terbilang lebih jarang jika dibandingkan dengan sistitis yakni 1 kasus Pielonefritis berbanding 28 kasus sistitis.

ads

Gejala

Ada beberapa gejala yang biasanya dikeluhkan penderita Pielonefritis tanpa komplikasi dan beberapa diantaranya adalah:

  • Onset penyakit akut dan terjadi secara tiba tiba dalam beberapa jam atau beberapa hari
  • Demam dan tubuh menggigil seperti gejala gagal ginjal kronik
  • Nyeri di bagian pinggang, unilateral atau bilateral
  • Seringkali disertai dengan gejala sistitis seperti frekuensi, urgensi, disuria dan nyeri suprapubik
  • Terkadang disertai dengan gejala gastrointestinal seperti mula, muntah, nyeri perut dan diare.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang bisa terkena Pielonefritis tanpa komplikasi yang serupa dengan faktor risiko penyakit infeksi saluran kemih lain, seperti:

  • HIV/AIDS
  • Sering terjadi pada wanita di usia subur
  • Jarang terjadi pada pria berusia kurang lebih 50 tahun kecuali homoseksual
  • Koitus per rektal
  • Memiliki penyakit obstruktif urologi yang mendasari seperti striktur, tumor, batu ginjal dan pembesaran prostat
  • Pada anak anak yang bisa terjadi jika ada refluks vesikoureteral

Pemeriksaan Penunjang

Jika seseorang sudah didiagnosis terkena Pielonefritis tanpa komplikasi, maka ada beberapa pemeriksaan penunjang sederhana yang bisa dilakukan seperti:

  1. Urinalisis

Urin dalam porsi tengah atau mid stream urine yang diambil untuk diperiksa menggunakan dip stick dan mikroskopik. Nantinya, temuan akan mengarahkan pada Pielonefritis tanpa komplikasi diantaranya:

  • Piuria: Jumlah leukosit lebih dari 5 hingga 10.
  • Silinder leukosit: Tanda patognomonik dari Pielonefritis tanpa komplikasi yang bisa ditemukan dalam pemeriksaan dengan dip stick.
  • Hematuria: Biasanya mikroskopik akan tetapi bisa juga gross yang biasanya terjadi pada fase akut Pielonefritis tanpa komplikasi dan jika terus terjadi meski infeksi sudah diatasi, maka bisa menyebabkan penyakit lain seperti ciri ciri batu ginjal, tumor atau tuberkulosis.
  • Bakteriuria bermakna: 104 koloni/ml yang terlihat dari pemeriksaan mikroskopik tanpa atau dengan pewarnaan gram yang juga bisa terdeteksi dari adanya nitrit dalam pemeriksaan dengan menggunakan dip stick.
  1. Kultur Urin dan Tes Sentifitas Resistensi Antibiotik

Pemeriksan ini akan dilakukan untuk mengetahui etiologi yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman dalam pemberian antibiotik pada layanan sekunder.

  1. Darah Perifer dan hitung Jenis

Pemeriksaan darah perifer dan juga hitung jenis dilakukan untuk menunjukan adanya leukositosis dengan predominansi neutrofil.

  1. Kultur Darah

Pemeriksaan kultur darah atau tes darah untuk penyakit ginjal dimana bakteremia terjadi di sekitar 33% kasus sehingga dalam kondisi tertentu pemeriksaan kultur darah akan dilakukan.

  1. Foto Polos Abdomen

Foto polos abdomen atau BNO dilakukan untuk menyingkirkan adanya obstruksi atau  adanya ciri ciri batu ginjal awal

Sponsors Link

Pengobatan

Untuk pengobatan pielonefritis tanpa komplikasi bisa dilakukan dengan cara non medis seperti identifikasi dan meminimalisir faktor risiko, tatalaksana kelainan obstruktif dan menjaga kecukupan hidrasi. Sedangkan untuk beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan diantaranya adalah:

  • Antibiotika Parenteral

Antibiotik parenteral untuk pielonefritis akut tanpa komplikasi diantaranya adalah cedepime dan fluorokuinoion. Jika dicurigai terdapat infeksi enterococci berdasarkan pewarnaan gram yang memperlihatkan basil gram positif, maka ampisillin akan dikombinasikan dengan gentamisin, ampicillin subaktam dan juga piperacillin tazobactam yang menjadi beberapa pilihan empiris pektrum luas terbaik. Terapi antibiotik parenteral pada penderita pielonefritis akut tanpa komplikasi ini bisa diganti juga dengan obat oral sesudah antara 24 hingga 48 jam meski bisa diperpanjang saat gejala menetap sebagai salah satu cara memulihkan fungsi ginjal

Sponsors Link

  • Antibiotika Oral

Antibiotik oral empirik awal untuk penderita rawat jalan adalah fluorokuinolon untuk basil gram negatif. Sedangkan untuk dugaan penyebab lainnya digunakan trimetoprim sulfametoxazole. Sedangkan jika dicurigai emterococcus, maka bisa diberikan amoxicillin hingga organisme penyebab bisa didapat. Sementara sefalosporin generasi kedua dan ketiga juga terbilang efektif meski data yang mendukung masih sedikit.

Untuk terapi pyeolnefritis akut tanpa komplikasi bisa dilakukan selama 7 hari untuk gejala klinis ringan dan sedang dengan respons terapi yang baik. Sedangkan untuk kasus menetap dan berulang, maka kultur harus dilakukan. Infeksi berulang atau menetap bisa diobati dengan antibiotik yang terbukti sensitif selama 7 hingga 14 hari untuk menyembuhkan gangguan ginjal tersebut.

Sponsors Link
>
, , ,