Sponsors Link

5 Perbedaan Urine Normal dan Abnormal yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Urine adalah hasil ekskresi dari tubuh manusia yang dihasilkan dari proses penyaringan darah di ginjal. Proses Terbentuknya Urine bisa menjadi salah satu indikator apakah ada gangguan di dalam tubuh atau tidak karena urine sendiri adalah hasil metabolisme dari ginjal dan sistem eksresi lain di saluran kemih. Sehingga ciri urine normal dan abnormal tentu bisa dibedakan melalui beberapa hal dan beberapa sifat yang ada. Berikut ini beberapa perbedaan urine normal dan abnormal yang perlu diketahui.

ads
  1. Volume

Perbedaan pertama bisa dilihat dari volume urine yang dikeluarkan dari tubuh manusia. Pada keadaan yang normal, urine manusia biaa keluar antara 600 hingga 1600 ml per hari. Namun semua itu tergantung juga dari masuknya cairan dan kehilangan cairan. Seseorang dikatakan mengalami oliguri jika volume urine hanya 100 sampai 600 ml per 24 jam. Dan dikatakan anuri jika volume urine kurang dari 100 ml per 24 jam. Sementara itu, jika volume di atas 2500 ml per 24 jam, dikatakan poliuri.

Selain itu, perbedaan urine normal dan abnormal bisa dilihat juga pada volume di siang dan malam hari. Dalam keadaan normal, urine yang dikeluarkan saat siang hari akan lebih banyak daripada saat malam hari. Sedangkan keadaan abnormal dapat menyebabkan urine di malam hari lebih banyak daripada siang hari.

  1. Derajad keasamaan

Ciri Urine Sehat dan abnormal juga bisa dilihat dari derajad keasamannya. Pada kondisi normal, urine memiliki derajad keasaman rata-rata 6,5, dengan angka dalan rentan antara 4,6 hingga 8,0. Sehingga urine normal itu sendiri memang sedikit asam. Namun jika urine terlalu asam, bisa disebabkan oleh diabetes atau kondisi kelaparan. Sedangkan urine yang bersifat basa bisa terjadi akibat muntah yang hebat, atau akibat infeksi saluran kemih.

  1. Berat jenis

Perbedaan urine normal dan abnormal lainnya bisa dilihat daei berat jenisnya. Urine normal memiliki berat jenis antara 1,003-1,030 dengan rata-rata 1,020. Berat jenis urine yang paling tinggi adalah pada pagi hari (urine pertama). Sedangkan yang paling rendah adalah urine setelah 1 jam minum cairan yang cukup banyak. Sedangkan pada urine abnormal, berat jenis bisa jadi sama atau selalu tetap sepanjang hari. Biasanya kondisi ini terjadi pada pasien gagal ginjal kronis.

  1. Warna

Warna urine juga cukup mudah dikenali jika ada masalah pada tubuh. Warna urine normal yang sering dialami oleh manusia adalah kuning bening hingga kuning tua yang dipengaruhi oleh volume air yang dikonsumsi. Sedangkan warna abnormal urine bisa menunjukkan warna merah, pink, biru, hijau, atau cokelat. Faktor Perbedaan Warna Urine bisa karena makanan berpigmen kuat, Penyakit Sistem Kemih, atau karena efek obat-obatan tertentu.

Sponsors Link

  1. Kandungan

Urine normal memiliki kandungan air sebanyak 96% dan sisanya yang 4% adalah material padat seperti garam, pigmen, amonia, dan masih banyak lagi. Sedangkan pada urine abnormal, kandungan material padat bisa lebih dari angka tersebut. Misalnya Urine Mengandung Protein secara berlebihan, atau bahkan kelebihan glukosa dalam urine.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai perbedaan urine normal dan abnormal yang perlu diketahui. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Periksakan diri jika ciri urine abnormal sedang Anda alami.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi