Sponsors Link

4 Perbedaan Urine dan Air Ketuban yang Jarang Diketahui

Sponsors Link

Air kencing atau urine merupakan hasil akhir dari sistem ekskresi manusia. Urine keluar dari saluran kencing. Namun, bagi kebanyakan wanita hamil, mungkin urine ini disangka air ketuban. Atau sebaliknya, air ketuban yang disangka urine. Sehingga ada ibu hamil yang terlalu cemas dan terburu-buru ke rumah sakit, padahal air ketubannya belum pecah. Namun ada juga yang sangat tenang karena tidak menyadari bahwa air ketubannya sudah pecah.

ads

Maka dari itu perlu diketahui perbedaan urine dan air ketuban agar tidak salah dalam menilai apakah cairan yang keluar adalah air ketuban dengan air kencing, karena ini berhubungan dengan masa-masa menjelang persalinan. Berikut beberapa penjelasannya.

Perbedaan Air Seni dan Air Ketuban

Sebenarnya cukup mudah membedakan air seni dengan air ketuban. Namun banyak orang yang ragu apakah cairan tersebut air seni atau air ketuban. Beberapa perbedaan berikut mungkin bisa membantu Anda dalam membedakannya.

  1. Saluran keluarnya

Salah satu perbedaan dari urine dan air ketuban adalah saluran keluarnya yang berbeda. Proses Terbentuknya Urine adalah di Fisiologi Ginjal dan urine akan dikeluarkan dari saluran kemih yang disebut uretra. Sementara air ketuban yang berasal dari rahim tentu jalur keluarnya adalah dari mulut rahim atau vagina.

Selain itu, urine bisa dikendalikan keluarnya oleh otak. Anda bisa mengendalikan kapan harus buang air kecil dan kapan harus berhenti buang air kecil. Sementara, air ketuban tidak bisa dikendalikan keluarnya oleh otak, seperti halnya darah haid atau menstruasi. Sehingga Anda tidak tahu kapan air ketuban keluar dan kapan berhenti.

  1. Warna

Jika Anda merasa ada cairan yang keluar dan tidak yakin apakah itu urine atau air ketuban, cobalah gunakan pembalut untuk mengetahui warna cairan tersebut. Karena perbedaan urine dan air ketuban bisa dilihat dari warnanya. Warna Urine Sehat adalah kuning bening hingga kuning pekat. Sementara cairan ketuban memiliki warna kuning pucat atau kuning kehijauan. Namun ada beberapa Faktor Perbedaan Warna Urine yang menyebabkan urine bisa berwarna selain kuning. Bahkan urine bisa berwarna hijau, biru, bahkan pink atau cokelat.

  1. Bau

Selain Urine Berwarna Kuning, perbedaan dari urine dengan air ketuban adalah dari baunya. Bau urine sudah umum diketahui yaitu pesing atau berbau amonia. Sedangkan bau dari air ketuban ada bermacam-macam, tergantung dari masing-masing orang. Ada yang berbau manis dan ada yang berbau pahit, dan ada juga yangbtidak berbau. Namun kebanyakan air ketuban berbau manis.

Sponsors Link

  1. Kekentalan

Perbedaan lain dari air ketuban dan juga air seni adalah dari teksturnya. Urine atau air seni seringkali hanya berupa cairan berwarna kuning dan tidak ada zat lainnya yang ikut keluar. Sementara air ketuban biasanya disertai dengan keluarnya lendir seperti keputihan. Ada juga keluarnya ketuban yang disertai dengan bintik-bintik merah seperti darah.

Itulah beberapa perbedaan urine dan air ketuban yang perlu diketahui terutama bagi wanita hamil trimester akhir menjelang persalinan. Semoga bermanfaat untuk Anda. Jika Anda yakin bahwa air ketuban sudah pecah, jangan menunggu untuk segera menuju ke dokter.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup