Sponsors Link

3 Perbedaan Infeksi Ginjal dan Saluran Kemih Paling Utama

Sponsors Link

Saluran kemih atau kencing merupakan organ yang memiliki tugas untuk menghasilkan, menyimpan dan juga untuk mengeluarkan urine muali dari ginjal, ureter, kandung kemih sampai uretra. Sama seperti bagian tubuh lainnya, saluran kemih juga rentan terhadap serangan bakteri sehingga bisa menyebabkan infeksi. Ada berbagai jenis penyakit infeksi saluran kemih yang tergantung dari lokasinya dan salah satunya adalah penyakit infeksi ginjal. Lalu, apa saja sebenarnya perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih?, temukan jawabannya dalam ulasan yang akan kami berikan berikut ini.

Perbedaan Infeksi Ginjal dan Saluran Kemih

Meski memang merupakan organ yang berbeda, akan tetapi ginjal dan saluran kemih ada pada bagian sistem organ yang sama yakni sebagai penghasil serta penyalur urine atau air kencing. Agar tidak tertukar, sebaiknya pahami dengan baik perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih berikut ini.

1. Perbedaan Penyebab

Penyakit infeksi saluran kemih atau urinary tract infection bisa terjadi pada saat ada bakteri yang masuk dan berkembang biak di dalamnya. Bakteri tersebut bisa berasal dari mana saja seperti dari saluran pencernaan atau dari anus yang kemudian menyebar hingga ke saluran kemih.

Dari semua jumlah pengidap infeksi saluran kemih, wanita lebih banyak mengalami kondisi ini karena anatomi saluran kencing wanita mempunyai uretra yang lebih pendek  dan lebih dekat dengan anus. Ini artinya, kemampuan bakteri untuk menyebabkan infeksi juga lebih mudah terjadi.

Infeksi pada saluran kemih yang tidak segera diatasi, maka nantinya bisa terus menyebar sampai masuk ke bagian organ ginjal. Akibatnya, infeksi ginjal atau pielonefritis bisa berkembang di kemudian hari. Dengan kata lain, proses terjadinya infeksi ginjal akan diawali dengan infeksi saluran kemih.

Tidak hanya itu, pernah melakukan operasi ginjal sebelumnya dan penyebaran bakteri dari bagian tubuh lainnya diyakini sebagai beberapa hal lain yang menimbulkan infeksi ginjal.

2. Beda Tanda dan gejala

Secara garis besar, perbedaan dari infeksi ginjal kiri atau kanan dan saluran kemih dari segala yang ditimbulkan sebetulnya tidak jauh berbeda. Berikut adalah beberapa gejala umum yang menandakan adanya infeksi saluran kemih dan juga infeksi ginjal.

  • Sakit ketika buang air kecil.
  • Urine berbau tidak sedap.
  • Frekuensi buang air kecil yang bertambah.
  • Urine berubah menjadi keruh.

Sementara untuk gejala infeksi ginjal yang lebih spesifik diantaranya adalah:

  • Tubuh mengalami panas dingin.
  • Demam tinggi.
  • Nyeri pada bagian punggung terutama di samping punggung tempat ginjal.
  • Mual dan muntah.
  • Terdapat nanah atau darah di dalam urine.

Sedikit berbeda, biasanya seseorang yang mengalami infeksi saluran kemih akan menunjukkan gejala seperti:

  • Terdapat darah dalam urine sehingga menyebabkan warna merah muda cerah penyebab kencing berdarah atau agak pekat pada urine.
  • Terasa nyeri di bagian panggul atau bawah perut terutama di area sekitar tulang kemaluan.

3. Beda Pengobatan

Baik infeksi ginjal dan juga saluran kemih bisa diatasi dengan antibiotik sebagai langkah awal pengobatannya. Dokter akan menentukan jenis antibiotik yang sesuai dengan bakteri penyebab infeksi dan juga dari seberapa parah infeksi yang anda alami.

Antibiotik seperti trimethoprim atau sulfamethoxazole, fosfomycin, nitrofurantoin, cephalexin dan juga ceftriaxone bisa membantu untuk mengatasi gejala infeksi saluran kemih. Jika memang dirasa perlu, maka dokter mungkin juga akan memberikan resep obat yang bisa emmbantu untuk meringankan gejala saat buang air kecil terasa sakit.

Biasanya, gejala infeksi saluran kemih bisa pulih secepatnya sesudah beberapa hari rutin minum obat. Meski begitu, anda juga masih harus minum obat tersebut selama beberapa waktu atau setidaknya hingga resep obat yang diberikan sudah habis.

Sedikit berbeda dengan perawatan untuk infeksi ginjal, terkadang anda juga butuh perawatan khusus di rumah sakit terutama pada saat infeksi sudah termasuk parah. Sesudah dinyatakan sembuh, maka dokter akan tetap memeriksa sampel urine anda untuk memastikan jika infeksi sudah benar benar sembuh.

Sponsors Link
>
, , , ,