Sponsors Link

6 Perawatan Penyakit Ginjal Polikistik

Sponsors Link

Penyakit ginjal polikistik merupakan penyakit turunan di mana sekumpulan kista terjadi di dalam bagian organ ginjal. Pengertian kista sendiri merupakan benjolan non kanker berisi cairan yang menyerupai air. Apabila kista mengumpulkan banyak cairan, maka ukurannya juga semakin membesar.

Penyakit kista ginjal polikistik adalah penyakit yang disebabkan karena kelainan atau caca gen yang juga bisa disebabkan karena mutasi genetis meski jarang terjadi. Hingga saat ini, masih belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ginjal polikistik. Dokter nantinya hanya akan mencoba untuk meringankan gejala dan juga mengatasi komplikasi yang muncul seperti perawatan penyakit ginjal polikistik berikut ini.

1. Minum Obat Pereda Rasa Sakit

Perawatan penyakit ginjal polikistik yang pertama adalah dengan mengkonsumsi obat pereda rasa sakit sama seperti untuk mengatasi kista ginjal sederhana. Obat ini bisa didapatkan atas izin dari dokter atau juga bisa meminta resep dokter obat jenis apa sajakah yang dijual dan bisa dibeli dengan bebas di apotik.

Rasa sakit akibat penyakit ginjal polikistik biasanya bisa diatasi dengan obat bebas yang mengandung acetaminophen. Akan tetapi untuk kasus yang jarang terjadi, dokter juga mungkin akan merekomendasikan operasi untuk mengangkat kista jika memang ukurannya cukup besar untuk menimbulkan tekanan dan juga rasa sakit.

2. Kontrol Tekanan Darah

Karena tekanan darah tinggi menjadi gejala paling umum dari penyakit ginjal polikistik dan juga kista ginjal, maka sangat penting untuk mengatasi darah tinggi tersebut. Pengobatan ini bisa membantu untuk memperlambat bahkan juga mencegah gagal ginjal terjadi.

3. Mengkonsumsi Antibiotik

Perawatan berikutnya untuk penderita ginjal polikistik adalah dengan mengkonsumsi antibiotik untuk kandung kemih atau antibiotik untuk infeksi ginjal kiri atau kanan yang semuanya juga harus atas izin dari dokter.

4. Perhatikan Darah Dalam urine

Anda juga harus memperhatikan saat buang air kecil keluar darah ketika keluar untuk pertama kalinya. Dengan begini, maka dokter nantinya juga akan lebih mudah untuk melakukan diagnosis. Jika memang anda melihat ada darah di dalam urin, maka anda harus minum lebih banyak cairan diutamakan air putih untuk mengencerkan urin. Pengenceran tersebut nantinya akan membantu untuk mencegah terbentuknya gumpalan obstruktif pada saluran kemih.

5. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Penderita ginjal polikistik juga harus menerapkan gaya hidup yang sehat untuk sehari hari. Beberapa gaya hidup sehat yang bisa dilakukan diantaranya adalah berhenti merokok, berolahraga, mengontrol berat badan dan juga mengurangi asupan garam dalam makanan.

6. Octreotide

Ini merupakan versi sintetis dari hormon yang disebut dengan somatostatin. Dalam sebuah uji coba yang dilakukan pada tahun 2005 pertama dilaporkan jika perawatan selama 6 bulan dengan somatostatin bisa memperlambat pertumbuhan kista.

Meski kita mengetahui jika penurunan fungsi ginjal pada penderita penyakit ginjal polikistik akan mengikuti pertumbuhan kista, namun dalam penelitian tersebut dibuktikan jika pertumbuhan kista bisa diperlambat yang diterjemahkan menjadi perlindungan ginjal secara klinis.

Sedangkan pada tahun 2013 dari hasil uji coba ALADIN yang diterbitkan di Lancet mempunyai masa tindak lanjut yang lebih lama dari penelitian sebelumnya dan memperlihatkan jika volume ginjal secara signifikan lebih rendah pada pasien yang diobati dengan octreotide pada 1 tahun tindak lanjut namun tidak untuk 3 tahun.

Demikian ulasan singkat yang bisa kami berikan kali ini tentang perawatan penyakit ginjal polikistik yang bisa dilakukan di rumah maupun atas petunjuk dari dokter. Semoga bisa bermanfaat dan membantu meringankan gejala ciri ciri penyakit ginjal serta mencegah komplikasi ginjal polikistik terjadi.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Tips