Sponsors Link

7 Perawatan Hidronefrosis Bilateral yang Wajib Dilakukan

Sponsors Link

Macam-macam penyakit ginjal tentunya banyak sekali macamnya. Tentunya setiap masalah atau kondisi yang abnormal akan berdampak pada kualitas kesehatan seseorang. Beberapa jenis penyakit ginjal seperti batu ginjal pada anak , poliura , kista pada ginjal kiri  dan lain sebagainya.

ads

Masalah-masalah tersebut bisa ditemui di kalangan siapa saja baik umur yang masih muda hingga usa tua. Seringkali adanya gangguan masalah ginjal ini akan menyebabkan seseorang terhambat dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Salah satu penyakit yang dapat menghambat seseorang melakukan aktivitasnya adalah masalah hidronefrosis.

Masalah hidronefrosis pda seseorang akan menyebabakan seseorang merasa mudah lelah , warna urine abnormal, pembengkakan pada beberapa anggota tubuh, sering merasakan kesakitan atau nyeri pada pinggang dan lain sebagainya. Hal tersebut apabila tidak segera diberikan penanganan maka akan berdampak pada kondisi yang memburuk . Maka perlunya perawatan hidronefrosis bilateral dengan tepat sangat dibutuhkan. Berikut mengenai beberapa penjelasan bagaimana perawatan hidronefrosis yang tepat dan benar.

Perawatan Hidronefrosis Bilateral

Sebelum mengetahui bagaimana ketepatan melakukan perwatan hidronefrosis. Perlu kita ketahui bagaimana penjelasan hidronefrosis itu sendiri. Hidronefrosis merupakan salah satu penyakit ginjala yang menyebabakan ginjal membengkak. Ginjal membengkakan tersebut disebabkan karena adanya penumpukan urine yang secara berlebihan. Hidronefrosis ini biasanya sering menyerang seorang laki-laki. Namun juga tidak menutup kemungkinan menyerang seorang wanita.

Penyebab hidronefrosis ini bisa disebabkan karena ditemukan kondisi lainnya seperti penyakit batu ginjal, penyempitan ureter, pembengkakan kelenjar prostat, serta adanya gangguan kerusakan pada saraf tertentu. Tanda dan gejala yang mungkin timbul akibat adanya hidronefrosis ini antara lain demam , mual, perut menjadi buncit atau perut bertambah besar, merasa sakit saat melakukan buang air kecil, frekuensi buang air kecil semakin tinggi, dan yang terakhir seseorang akan mengalami sering kebelet.

Sponsors Link

Untuk mendiagnosis hidronefrosis ini dapat dilakukan dengan cara tes darah, tes urine , CT-Scan , USG dan lain sebagainya. Setelah mengetahui diagnosis pasti dan ternyata mendapati kondisi hidronefrosis inin maka langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah melakukan perawatan hidronefrosis. Perawatan Hidronefrosis bilateral dengan menjalankan pola hidup sehat itu sendiri antara lain :

1. Melakukan Diet

Salah satu perawatan tubuh seseorang yang terkena hidronefrosis ini yaitu dengan melakukan diet , hal ini apabila seseorang tersebut mengalami kelebihan berat badan. Karena apabila seseorang yang terkena hidronefrosis dengan disertai berat badan berlebihan maka akan menurunkan fungsi sistem ginjal , berat badan yang berebih cenderung kan menekan organ ginjal , selain itu mudahnya terkena penyakit lainnya yang ditimbulkan penyakit ginjal itu sendiri. Menu makanan untuk sakit ginjal perlu kita ketahui, Diet makanan perlu memperhatikan kandungan gula yang ada didalam makanan serta ketahui juga angka indeks yang ada dimakanan tersebut.

ads

2. Istirahat Yang Cukup

Selain melakukan diet , istirahat yang cukup dapat membantu dalam perawatan kondisi hidronefrosis ataupun kondisi penyakit lainnya. Saat istirahat tubuh melakukan regenerasi sel-sel yang rusak , hal tersebut dapat meningkatkan proses penyembuhan hidronefrosis itu sendiri. Biasanya istiraat yang cukup dianjurkan 8 jam selama 1 hari . Namun apabila seseorang dengan konsisi sakit durasi istirahatnya dapat lebih. Pengobatan alternatf hidronefrosis juga perlu kita ketahui , ataupun kita laksanakan untuk menunjang penyembuhan penyakit hidronefrosis ini.

3. Menghindari Rokok

Menghindari asap rokok baik pengguna rokok maupun yang terpapar oleh roko sebaiknya dihindari , karena perlu kita ketahui bahwa rokok tidak baik untuk kesehatan tubuh , apalagi kesehatan tubuh dengan kondisi hidronefrosis akan semaki memburuk apabila mengkonsumsi rokok maupun terpapar oleh asap rokok meskipun bukan sebagai pengguna. Penyebab hidronefrosis bilateral salah satu faktor resiko yang mencetuskannya adalah orang pecandu rokok maupun seeorang yang terpapar rokok secara terus menerus atau berlebihan.

4. Menghindari Konsumsi Kopi , Teh dan Alkohol

Perlu kita ketahui bahwa minuman teh , kopi dan alkohol mengandung beberapa zat tertentu yang akan menyebabkan ginjal bekerja secara keras dan terus meneru. Apabila ginjal bekerja tanpa henti akan menigkatkan resiko kerusakan ginjal berlanjut. Dengan kondisi hidronefrosis maka akan mengakibatkan penurunan fungsi ginjal. Dimana fungsi ginjal yang utama yaitu sebagai tempat penyaringan zat-zat makanan yang masuk kedalam tubuh. Kopi , Teh , serta alkohol yang masuk kedalam tubuh nantinya akan disaring oleh ginjal , penyaringan tersebut mengakibatkan ginjal bekerj secara over. Pencegahan penyakit hidronefrosis merupakan langkah awal yang baik agar ginjal tetap sehat.

5. Olah Raga Rutin

Olah raga mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh , dengan melakukan olah raga yang rutin maka akan meningkatkan daya katehanantubuh seseorang. Seseorang yang terkena kondisi tertentu seperti hidronefrosis juga dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan. Salah satu olahraga yang dapat dilakukan yaitu dengan jalan santai selama 20 menit hingga 30 menit minimal 4 kali dalam seminggu. Pengidap hidronefrosis saya tahan tubuhnya akan meningkat apabila melakukan pola hidup yang sehat dan melakukan olahraga ini. Namun tidak dianjurkan seseorang yang terkena hidronefrosis melakukan olahraga berat seperti lari maraton dan lain sebagainya.Penyakit yang bisa dideteksi dari urine saah satunya yaitu kondisi hidronefrosis ini.

6. Mengkonsumsi Makanan Yang Bergizi

Mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti buah dan sayur , protein nabati dan vitamin perlu kita pertimbangkan. Dengan gizi dan nutrisi yang seimbang akan meningkatkan atau membantu seeorang dalam melakukan proses penyembuhan suatu penyakit itu sendiri, Namun kita juga memerhatikan beberapa makanan yang dilarang untuk penyakit ginjal  . Karena seseoramg yang terkena kondisi penyakit ginjal mempunyai beberapa pantangan dalam mengkonsumsi makanan . Salah satunya yaitu telur , meskipun telur merupakan slah satu makanan yang mempunyai kandungan gizi yang tinggi namun dapat menyebabkan ginjal bekerja selama terus menerus dan berlebihan , sehingga dapat memperparah kondisi kesehatan ginjal tersebut.

Sponsors Link

7. Melakukan Pemeriksaan Rutin dengan Dokter

Langkah terakhir yang dapat dilakukan seseorang yang terkena hidronefrosis ini adalah sering melakukan konsultasi dengan dokter. Hal ini bertujuan untuk memonitor perkembangan kesehatan ginjal yang terjadi. Biasanya dokter akan memberikan beberapa resep untuk menangani hidronefrosis tersebut. Sebaiknya melakukan konsultasi secara riutin dan terjadwal.

Beberapa contoh ata tips diatas merupakan beberapa cara untuk merawat tubuh yang mempunyai kondisi hidronefrosis tersebut. Kunci utama dalam merawt hedronefrosis sendiri yaitu dengan melakukan pola hidup sehat , dan memonitor kesehatan ginjal itu sendiri.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Tips