Sponsors Link

Penyebab Kencing Tidak Tuntas Pada Pria dan Wanita

Sponsors Link

Ada beberapa orang yang sering mengalami kencing tidak tuntas dan bagian celana dalam juga bisa ikut basah karena masih ada urin yang menetes. Kencing tidak tuntas dalam istilah medis disebut dengan post micturition dribble atau PMD yang merupakan gangguan frekuensi buang air kecil normal. Kondisi ini memang lebih sering dialami oleh wanita namun juga bisa terjadi pada pria. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab kencing tidak tuntas dan dalam ulasan kali ini akan kami jelaskan secara singkat dan lengkap untuk anda.

ads

Gejala Kencing Tidak Tuntas

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kencing tidak tuntas akan membuat air kencing tidak bisa dikeluarkan seluruhnya meski sudah dipaksa dan diguncang. Selain itu, ada beberapa gejala lain yang biasanya dialami oleh penderita seperti saat buang air kecil terasa sakit  dan perih untuk pria dan wanita. Sedangkan dalam beberapa kasus yang lain, pria dengan PMD ini juga bisa mengalami gejala yang serupa dengan inkontinensia urin dan penyebab anyang anyangan.

Penyebab Kencing Tidak Tuntas

Kencing tidak tuntas atau PMD terjadi karena otot di area panggung yang lemah khususnya otot bulbocavernosus yang seharusnya bertugas untuk kontraksi mendorong urin keluar dari kantung kemih. Jalur urin pada pria dan wanita tidaklah lurus ke bawah namun berbentuk seperti huruf “S” sehingga gravitasi belum cukup untuk menuntaskan urin keluar dari tubuh.

Otot bulbocavernosus ini sangat dibutuhkan untuk mengosongkan kandung kemih. Apabila otot ini melemah, maka seseorang akan sulit mengendalikan kontraksi sehingga urin bisa menetes keluar secara perlahan tanpa didorong oleh otot tersebut yang menjadi ciri ciri kandung kemih bermasalah. Dari beberapa penelitian. PMD juga dialami pria berusia di atas 50 tahun namun juga bisa terjadi pada siapa saja tidak memandang usia. Selain karena melemahnya otot di sekitar panggul, ada beberapa faktor penyebab kencing tidak tuntas lainnya, seperti:

  1. Menggunakan Obat Obatan Tertentu

Penggunaan beberapa jenis obat seperti obat hidung tersumbat, batuk, pilek, alergi kram perut, inkontinensia urine dan juga kejang otot juga bisa berpengaruh pada frekuensi buang air kecil. Selain itu, obat bius serta antidepresan juga bisa berpengaruh dalam proses berkemih.

  1. Infeksi

Kencing tidak tuntas juga bisa menjadi pertanda adanya peradangan pada kelenjar prostat karena infeksi. Penyakit infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual seperti gonore bisa mengakibatkan banyak gangguan buang air kecil seperti salah satunya buang air kecil tidak tuntas.

  1. Masalah Psikologis

Paruresis merupakan sindrom yang termasuk jarang dan berhubungan dengan kondisi psikologis penderita. Ketika seseorang mengalami sindrom tersebut, maka ia akan merasa malu untuk buang air kecil jika ada banyak orang di sekitarnya seperti toilet umum. Hal tersebut yang kemudian menyebabkan kencing tidak tuntas bisa terjadi atau masalah kandung kemih bocor. Masih ada kondisi lain yang membuat seseorang bisa mengalami kencing tidak tuntas. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah:

  • Gangguan saluran kencing bawah atau LUTS.
  • Terjadi pembesaran prostat jinak.
  • Prostatitis atau peradangan dan infeksi yang terjadi pada prostat.
  • Mengalami kelebihan berat badan atau kurang berolahraga.
  • Mengalami gangguan atau kerusakan saraf.
  • Sering mengangkat beban terlalu berat dan batuk batuk.

Cara Menuntaskan Buang Air Kecil

Apabila anda mengalami kencing tidak tuntas, maka anda bisa mencoba latihan di rumah untuk mengatasi masalah kandung kemih tersebut. Beberapa hal yang bisa anda coba diantaranya adalah: 

Sponsors Link

  • Sesudah buang air kecil, maka tunggu hingga beberapa detik hingga kantong kemih bisa benar benar kosong.
  • Letakkan jari telunjuk, jari tengah dan juga jari manis tangan kiri anda di balik skrotum dan berikan sedikit tekanan seperti gerakan memijat ringan.
  • Masih dengan posisi jari yang sama, pijat secara perlahan ke arah ujung penis agar urin bisa lebih cepat keluar.
  • Ulangi cara ini sebanyak dua kali sebelum keluar dari kamar mandi untuk memastikan kencing sudah benar benar tuntas.

Cara Mengatasi Kencing Tidak Tuntas

Kencing tidak tunas sebenarnya bisa disembuhkan asalkan ditangani dengan tepat. Anda harus memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu sekaligus mendapatkan penanganan masalah kandung kemih pria tersebut. Sedangkan untuk memperkuat otot bulbocavernosus, anda bisa melakukan senam kegel. Apabila pijatan yang dilakukan sesudah buang air kecil dan senam kegel masih belum banyak membantu, maka sebaiknya anda menggunakan popok khusus orang dewasa agar masalah PMD ini tidak terlalu mengganggu khususnya jika sedang beraktivitas di luar ruangan.

Sponsors Link
>
, , , , ,