Sponsors Link

Penyebab Jarang Buang Air Kecil yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Buang air kecil adalah mekanisme untuk membuang urine dari tubuh. Urine itu sendiri memang perlu dibuang karena berisi limbah sisa metabolisme yang tidak baik jika disimpan lama-lama di dalam tubuh. Maka dari itu, bahaya menahan kencing terlalu lama juga perlu dihindari. Namun ada beberapa orang yang merasa jarang sekali buang air kecil. Apa yang menjadi penyebab jarang buang air kecil tersebut dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

ads

Penyebab

Seseorang mengalami jarang buang air kecil bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini.

  1. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan sebuah kondisi dimana tubuh manusia tidak memiliki cairan yang cukup di dalam tubuhnya sehingga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Urine manusia adalah cairan. Bagaimana bisa urine dikeluarkan jika kandungan cairan di dalam tubuh saja kurang. Hal inilah yang bisa menjadi penyebab jarang buang air kecil. Dehidrasi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, misalnya berada di lingkungan panas, keringat berlebihan, diare, atau muntah. Tentu hal ini harus segera diatasi. Jika tidak, maka bahaya dehidrasi bisa menyebabkan kehausan ekstrem bahkan mengancam nyawa.

  1. Kebiasaan kurang minum

Beberapa orang memang memiliki kebiasaan minum yang cukup dan baik. Namun kebanyakan orang memiliki  kebiasaan buruk kurang minum. Padahal dalam satu hari manusia seharusnya minum 8 gelas air per hari. Jika kebutuhan itu dipenuhi, maka urine pun akan keluar dengan baik dan lancar. Akan tetapi jika tidak, urine tidak akan dihasilkan secara normal, sehingga bisa menjadi salah satu penyebab jarang buang air kecil pada manusia. Ketahui juga Bahaya Kurang Minum Air Putih agar bisa mencegah berbagai gangguan kesehatan di masa depan.

  1. Pembesaran prostat

Salah satu jenis penyakit yang menimpa pria dan bisa menyebabkan gejala jarang kencing, atau sering kencing namun tidak tuntas, adalah pembesaran prostat. Pembesaran prostat ini bisa menyebabkan gangguan pada pengeluaran urine, sehingga urine tidak bisa keluar secara normal.

  1. Infeksi saluran kemih

Penyakit infeksi saluran kemih merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa juga menyebabkan gejala jarang kencing, atau sering kencing namun volumenya berkurang. Infeksi saluran kemih sering menyerang wanita yang dikarenakan bakteri masuk ke kandung kemih dan menginfeksi di sana. Infeksi ini bisa berdampak fatal apabila tidak diobati dengan baik, karena bakteri bisa mencapai ginjal dan menyebabkan gangguan pada ginjal.

  1. Batu ginjal

Sumbatan Batu Ginjal di saluran kemih manusia juga bisa menjadi penyebab jarang buang air kecil. Selain itu, mungkin penderitanya akan merasa sering ingin buang air namun saat diusahakan untuk keluar, urine hanya keluar sedikit. Gejala lain adalah rasa sakit. Penanganan untuk penyakit ini adalah disesuaikan dengan ukuran batu ginjal itu sendiri.

Sponsors Link

  1. Infeksi ginjal

Penyakit lain yang dapat menyebabkan kondisi jarang kencing atau sering merasa ingin buang air kencing namun volumenya berkurang adalah infeksi ginjal. Seperti yang dijelaskan di atas, infeksi ginjal dapat terjadi jika bakteri dari saluran kemih bisa naik ke ginjal dan menginfeksi di organ ginjal. Namun infeksi ginjal juga bisa disebabkan oleh penyebab lain seperti faktor genetika atau penyakit autoimun.

Infeksi Ginjal perlu untuk segera diatasi dengan baik. Gejala yang muncul mirip dengan infeksi saluran kemih. Namun seringkali diikuti dengan sensasi terbakar atau rasa panas saat buang air kecil.

Sponsors Link

  1. Gagal ginjal

Gagal Ginjal Kronis merupakan salah satu jenis penyakit jangka panjang. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Akan tetapi, hipertensi dan diabetes merupakan penyebab yang paling umum dari gagal ginjal. Penderita gagal ginjal akan mengalami jarang buang air kecil, atau ingin buang air kecil namun air kecil tidak keluar atau keluar hanya sedikit (tidak tuntas). Penyakit ini jika sudah parah akan membuat penderita harus cuci darah. Dan jika kerusakan ginjal sudah tidak bisa ditoleransi lagi, upaya penyelamatan satu-satunya hanyalah transplantasi ginjal.

Itulah beberapa penyebab kondisi jarang buang air kecil yang perlu diwaspadai.

Cara Mengatasi

Tentunya urine perlu untuk dibuang secara nornal, sehingga jika ada gangguan buang air kecil, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Cukupi konsumsi air secara normal, yaitu minimal 8 gelas per hari agar Frekuensi Buang Air Kecil Normal
  • Istirahatlah secara teratur dan dengan waktu yang cukup, karena kurang tidur juga bisa berefek buruk bagi ginjal
  • Periksa ke dokter jika mengalami gejala yang menunjukkan adanya kelainan atau penyakit pada ginjal dan saluran kemih
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi. Perbanyak buah dan saryuan

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai penyebab jarang buang air kecil yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kesehatan Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,