Sponsors Link

Penyebab Hidronefrosis Bilateral – Gejala – Pemeriksaan – Pengobatan

Sponsors Link

Masalah penyakit ginjal bukan merupakan masalah penyakit langka di masyarakat , khususnya pada masyarakat Indonesia. Penyakit ginjal ini tentunya sangat membuat seseorang mengalami kesulitan dalam melakukan perannya serta kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tentunga seseorang akan mengalami hambatan maupun hendaya saat melakukan kegiatannya , yang menyebabkan seseorang harus beristirahat lebih.

ads

Mungkin kasus ginjal hidronefrosis tidak dikenali oleh masyarakat umum seperti kasus ginjal yang umum pada masyaraakat seperti batu ginjal , gagal ginjal usia muda , infeksi saluran kemih pada wanita dan lain sebagainya. Tidak seperti penyakit ginjal yang telah disebutkan tersebut , pada hidronefrosis sangat awam sekali ditelinga masyarakt. Hidronefrosis merupakan suatu kondisi pembengkakan pada ginjal . Pada hidronefrosis juga terdapat beberapa jenis contohnya saja hidronefrosis bilateral , berikut mengenai penjelasannya lebih lanjut.

Hidronefrosis Bilateral

Hidronefrosis bilateral merupakan salah satu jenis penyakit ginjal . Dimana ginjal merupakan salah satu organ yang penting bagi tubuh manusia. Dimana fungsi ginjal mempunyai beberapa peranan pentiing bagi tubuh antara lain membuang racun , zat-zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan lagi didalam tubuh seseorang. Selain itu peranan ginjal juga berfungsi untuk menyaring darah serta menstabilkan cairan didalam tubuh seseorang.

Pada dasarnya hidronefrosis dibedakan menjadi 2 jenis yaitu hidronefrosis bilateral dan hidronefrosis unilateral. Perbedaan dari bilateral tersebut yaitu pada letak penyakitnya. Pengertian hidronefrosis bilateral adalah kondisi dimana pembengkakan pada ginjal terjadi pada kedua sisi ginjal yang dimiliki manusia sebelah kanan dan kiri. Penyakit hidronefrosis merupakan salah satu penyakit yang berbahaya , yang apabila tidak segera ditangani akan mengakibatkan kondisi tubuh yang semakin memburuk.

Berbeda apabila penyakit tersebut segera ditangani akan semakin membaik keaadaan kesehatan tubuh apabila dilakukan pengobatan yang sesuai dan benar. Saat seseorang terkena hidronefrosis bilateral ini maka sangat dianjurkan sekali untuk menerapkan pola hidup yang benar dan yang sehat. Dengan cara mengkonsumsi makanan sehat serta melakukan olahraga secara teratur.

Penyebab Hidronefrosis Bilateral

Penyabab Hidronefrosis Bilateral disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor penyebab dari kondisi ini bisa karena beberapa kondisi penyakit lainnya. Berikut mengenai penyebab dari resiko terkena hidronefrosis bilateral :

1. Penyumbatan Saluran Kemih

Penyumbatan saluran kemih merupakan salah satu pencetus terjadinya hidronefrosis bilateral. Pada umumnya saluran kemih yang tersumbat disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya kelainan padaa saluran kemih, adanya infeksi maupun gangguan pada lauran kemih. Infeksi saluran kemih pada wanita merupakan suatu kondisi yang menimbulan tingkat resiko terkena hidronefrosis bilateral yang tinggi.

2. Wanita yang Sedang Hamil

Sangat umum sejkali wanita yang sedang hamil terkena kondisi hidronefosis. Karena disebabkan kondisi janin yang ttterus membesar dan berkembang akan mengakibatkan organ-organ didalam tubuh ibu akan terdesak dan tertekan salah satunya adalah ginjal. Maka seing sekali wanita yang hamil setelah melahirkan terkena kondisi ini. Untuk itu sangat dianjurkan untuk selalu melakukan pemeriksaan maupun konsultasi rutin dengan dokter.

Sponsors Link

3. Batu Ginjal

Salah satu faktor enyebab yang dapat meningkatkan resiko terkena hidronefrosis yaitu adanya kondisi batu ginjal . Batu ginjal ini merupakan kondisi ginjal yang didalam nya terdapat kristal sehingga membentuk batu dan membuat fungsi organ ginjal tidak mampu bekerja secara maksimal. Biasanya seseorang yang terkena batu ginjal adalah yang kelebihan oksalat , selain itu karena pola hidup yang tidak sehat , mengkonsumsi makanan yag tidak sehat seperti alkohol, seerta kafein.

ads

4. Saluran Kemih Menyempit

Saluran kemih seseorang yang menyempit akan menyebabkan hidronefrosis , penyempitan ini terjadi biasanya karena adanya infeksi yang menyerang saluran kemih maupun kandung kemih. Infeksi ini bisa masu dikarenakan imunitas tubuh yang rendah serta tidak menjaga kebersihan serta kesehatan tubuh. Cara mencegah infeksi saluran kemih yang sederhana yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat , dan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga patogen dari luar tidak mudah masuk.

5. Adanya Pembengkakan Prostat

Pembengkakan prostat ini biasanya terjadi pada seorang pria. Kelenjar prostat merupakan salah satu organ yang terpenting bagi pria . Biasanya kasus hidronefrosisi yang disebabkan oleh pembengkakan prostat ini terjadi di usia 50 tahun. Bahaya pembengkakan ginjal atau hidronefrosis pada pria usia 50 tahun akan beresiko tinggi pada kondisi kesehatan yang tidak stabil.

6. Kanker

Seseorang yang menderita kanker , maka akan beresiko tinggi terkena kondisi hidronefrosis. Kanker merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan meningkatkan resiko pada kematian. Biasanya penyakit kanker juga akan menimbulkan komplikasi seperti hidronefrosis bilateral ini.

7. Kerusakan Saraf

Apabila seseorang mengalami kerusakan saraf tertentu , maka akan berdampak pada anggota gerak tubuh maupun pada organ dalam tubuh. Karena pada dasarnya saraf memiliki peran dalam mengatur semua gerak tubuh baik anggota tubuh hingga kerja organ. Salah satu dampak untuk kesehatan yaiu terkena kondisi hidronefrosis bilateral ini.

Gejala Hidronefrosis Bilateral

Seperti pada penyakit ginjal pada umumnya seperti tanda ginjal sudah tidak berfungsi , tanda sakit ginjal sudah parah , ginjal mengecil sebelah ataupun sakit ginjal lainnya pasti akan menimbulkan tanda dan gejala yang tampak maupun tidak tampak pada seseorang. Beriku beberapa gejala dari hidronefrosis bilateral :

  • Demam Tinggi
  • Merasa Mual dan ingin muntah
  • Perut bengkak , sehingga bertambah besar
  • Seringkali menggigil
  • Ditemukannya darah pada urine
  • Merasakan sakit saat buang air kecil
  • Sering buang air kecil (frekuensi terlalu over)
  • Serta sering kali kebelet
    Sponsors Link

Pemeriksaan Hidronefrosis Bilateral

Untuk mendiagnosa adanya penyakit hidronefosis bilateral ini perlu dilakukan beberapa tindakan. Tindakan- tindakan tersebut nantinya akan dilakukan oleh dokter. Berikut beberapa tindakan yang dilakukan untuk mendiagnosis hidronefrosis pada seseorang :

  • Tes Darah
  • Tes Urine
  • USG
  • CT – Scan
  • MRI Scan
  • X-Ray

Prosedur-prosedur diatas akan membantu dokter dalam penegakkan diagnosa hidronefrosis bilateral.

Pengobatan Hidronefrosis Bilateral

Pengobatan hidronefrosis dapat dilakukan dengan langkah medis maupun non medis. Biasanya pada pengobatan medis akan dianjurkan oleh dokter untuk melakukan beberapa erawatan , sedangkan pada penobatan non medis lebih berfokus pada meningkatkan daya tubuh dengan cara pola hiddup sehat , mengkonsumsi makanan yang bergizi , menjaga istirahat dan lain sebagainya. Pada  pengobatan medis hal yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut :

  • Penggunaan obat-obatan
  • Penggunaan Stent
  • Melakukan operasi
  • Pemberian antibiotik
  • Radioterapi
  • Kemoterapi

Hidronefrosis merupakan penyakit yang perlu kita ketahui dan waspadai. Untuk itu sangat dianjurkan sekali untuk melakukan pencegahan pencegahan agar tubuh tetap sehat dan viit.

Sponsors Link
>
, , ,