Sponsors Link

Penyebab Ginjal Sakit Saat Kencing yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Ginjal adalah dua organ tubuh yang berbentuk seperti kacang dan terletak pada masing-masing sisi tulang belakang, tepat di atas pinggang. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah dari sisa-sisa metabolisme dan mengeluarkannya dalam bentuk urine. Apabila ginjal sakit saat kencing, perlu dipastikan dulu penyebabnya.

ads

Ada berbagai macam hal dan penyakit yang bisa menyebabkan ginjal sakit saat kencing. Ginjal sakit saat kencing juga bisa disebut sebagai disuria. Selain rasa nyeri saat kencing, orang yang memiliki frekuensi kencing kecil juga bisa disertai dengan kelainan ini. Disuria juga dapat menyerang segala usia dan jenis kelamin.

Penyebab Ginjal Sakit Saat Kencing

Sebenarnya, terdapat 34 hal yang menyebabkan ginjal sakit saat kencing. Namun, kita hanya membahas beberapa hal yang berkaitan dengan saluran kemih.

  • Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penyakit infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi pada bagian mana pun dari saluran kemih. Infeksi ini bisa terjadi di ginjal, kandung kemih, saluran kemih dan uretra. Infeksi saluran kemih terjadi apabila ada bakteri yang masih ke saluran kemih melalui uretra. Infeksi yang mengenai kandung kemih bisa membuat penderitanya sangat kesakitan terutama ketika buang air kecil. Selain itu, penyakit ini sering menyerang wanita karena letak vagina yang berdekatan dengan dubur. Hal ini membuat bakteri di sekitar dubur mudah masuk melalui lubang vagina dan menginfeksi saluran kemih.

  • Uropati Obstruktif

Uropati obstruktif adalah kondisi di mana urine tidak bisa keluar, baik sebagian atau seluruhnya, karena terhalang. Dalam kasus ini, urine tidak hanya tidak bisa keluar, tetapi juga mengalir kembali dari kandung kemih ke ginjal.

  • Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal, seperti halnya infeksi saluran kemih, disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini muncul karena terjadinya inflamasi urotelium sebagai respon masuknya mikroorganisme patogen ke dalam kandung kemih. Beberapa hal yang bisa mengakibatkan infeksi ginjal yaitu bakteri, anatomi tubuh, glomerulonefritis,anal seks, bawaan lahir dan sistem imun yang lemah. Adapun bakteri yang dapat menimbulkan penyakit ini adalah bakteri proteus sp., pseudomonas sp., escherichia coli, klebsiella sp., enterobacteriaceae dan serratia marcescens.

Gejala yang biasa muncul bersama infeksi ginjal antara lain: urine berwarna kemerahan karena tercampur dengan darah, air seni berbau, perut samping atau punggung terasa sakit atau tidak nyaman, demam atau menggigil, mual hingga muntah, merasa sangat lelah, diare dan kehilangan napsu makan.

Sponsors Link

Penyakit ini bisa terjadi karena kondisi bawaan sejak lahir, berjenis kelamin perempuan, sistem kekebalan tubuh yang lemah, obstruksi saluran kemih, konstipasi, prostatitis, orang yang sering melakukan hubungan seks melalui anal, wanita yang aktif secara seksual, wanita hamil, dan orang yang terlalu lama memakai kateter.

Pengobatan yang biasa diberikan untuk mengatasi infeksi ginjal adalah antibiotik oral, seperti ciprofloxacin dan amoxicillin, dan obat pereda nyeri dan demam seperti paracetamol atau ibuprofen.

ads

  • Batu Ginjal

Batu ginjal juga dikenal sebagai lititasis ginjal atau nefrolitiasis. Batu ginjal adalah mineral kecil dan keras yang terbentuk dalam ginjal. Batu ginjal terbentuk ketika urin terkonsentrasi sehingga memungkinan mineral melekat satu sama lain. Bahan kimia yang bisa membentuk batu ginjal adalah kalsium, oksalat, fosfat dan asam urat. Penderita penyakit ini biasanya berusia antara 20 sampai 40 tahun.

Baca juga penyebab ginjal batuciri-ciri penyakit ginjalgejala batu ginjal pada pria, penanganan batu ginjal dan cara mengobati batu ginjal.

Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) biasa digunakan untuk mengobati penyakit ini. Metode ini memberikan efek kejut yang digunakan untuk memecah batu ginjal menjadi potongan-potongan kecil. Setelah memberikan efek kejut, dokter akan mengambil potongan tersebut atau menanam plastik elastis kecil (stent) pada keluaran kencing agar potongan-potongan tersebut dapat keluar.

Pengobatan kedua adalah Percutaneous nephrolithotomy (PCNL). Metode ini digunakan ketika batu ginjal sudah terlalu besar sehingga metode ESWL tidak lagi efektif. Metode ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di punggung yang memungkinan dokter dapat memasukkan instrumen untuk melihat keadaan ginjal dan dapat mengeluarkan batu.

Sebenarnya, batu ginjal juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan yang ada di apotek seperti obat antibiotik dan alpha channel blockers untuk menghancurkan batu ginjal, allopurinol dan natrium bikarbonat atau natrium sitrat untuk mengurangi produksi asam urat dan diuretik thiazide untuk menambah produksi urine. Adapun tanaman yang bisa digunakan sebagai obat-obatan tradisional untuk menanggulangi batu ginjal adalah kumis kucing, keji beling dan daun sendok. Baca juga makanan yang baik untuk ginjal, makanan yang boleh dimakan penderita ginjal dan makanan untuk penderita gagal ginjal.

  • Batu Kandung Kemih

Selain terbentuk di ginjal, batu juga bisa terbentuk di kandung kemih. Berbeda dengan batu ginjal, batu ini terjadi karena penderita sering menahan kencing hingga urine mengkristal menjadi batu. Hal ini bisa membuat penderita mengeluarkan kencing batu.

  • Striktur Uretra

Striktur uretra adalah keadaan di mana uretra yang membawa urine keluar dari dalam tubuh menyempit. Hal ini mengakibatkan urine tidak bisa keluar dengan lancar. Gejala kelainan ini bisa berupa hematuria. Penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi saluran kemih jika tidak diobati.

Selain keenam penyebab tersebut, rasa sakit ketika kencing juga bisa disebabkan oleh uretritis atau peradangan pada uretra; kanker pada uretra, kandung kemih, prostat, vagina/vulva, atau penis; dan diabetes mellitus atau penyakit lain yang dapat melemahkan sistem imun. Baca juga hubungan diabetes dengan gagal ginjal kronik dan hubungan gagal ginjal dengan diabetes.

Sponsors Link
>
, , , ,