Sponsors Link

9 Penyebab Dehidrasi yang Perlu Dicegah dan Diwaspadai

Sponsors Link

Metabolisme tubuh sebagian besar membutuhkan air atau cairan. Dalam tubuh manusia yang sehat, ada lebih dari 2/3 bagian dari tubuh yang adalah cairan. Namun, banyak juga orang yang tidak memperhatikan asupan cairan pada tubuhnya sehingga menderita dehidrasi. Padahal Hubungan Dehidrasi dengan Ginjal juga cukup erat. Jika tubuh dehidrasi, fungsi ginjal bisa terganggu. Bahkan dehidrasi juga merupakan salah satu faktor penyebab dari berbagai penyakit ginjal, seperti gagal ginjal dan Batu Ginjal. Maka dari itu, kita harus tahu beberapa penyebab dehidrasi agar bisa mencegah berbagai keluhan ginjal di kemudian hari. Berikut penjelasannya.

ads
  1. Kebiasaan kurang minun

Tubuh selalu membutuhkan cairan. Dan cairan itu bisa didapatkan jika seseorang mengonsumsi cairan yang cukup, entah itu dari minuman atau dari makanan yang mengandung cairan yang cukup. Salah satu sumber cairan yang baik untuk tubuh adalah air putih. Itulah mengapa para ahli selalu merekomendasikan untuk kita minum air putih setidaknya 8 gelas per hari.

Akan tetapi, kebiasaan ini mungkin masih belum banyak diterapkan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat masih memiliki kebiasaan kurang minum air putih. Padahal kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan tubuh dehidrasi. Dan jika tubuh sudah dehidrasi, maka akan muncul ketidakseimbangan metabolisme tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

  1. Demam

Demam merupakan salah satu kondisi dimana tubuh akan meningkat suhunya. Suhu tubuh saat demam, terutama demam tinggi akan menyebabkan cairan di dalam tubuh menguap lebih cepat dari biasanya. Hal ini juga bisa menjadi penyebab dehidrasi yang tidak disaradi. Maka dari itu saat demam terjadi, apalagi demam tinggi, biasakan minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

  1. Faktor lingkungan

Seseorang yang tinggal di lingkungan sejuk dengan seseorang yang tinggal di lingkungan panas tentu berbeda. Kondisi cairan tubuh akan lebih mudah hilang di lingkungan yang panas. Sehingga orang akan berkeringat lebih banyak saat berada di lingkungan panas daripada lingkungan sejuk. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi dehdirasi pada tubuh seseorang.

  1. Berkeringat secara berlebihan

Tubuh bisa terserang dehidrasi juga jika berkeringat secara berlebihan. Bukan hanya karena faktor lingkungan saja, melainkan bisa juga disebabkan oleh faktor aktivitas manusia itu sendiri. Mereka yang baru saja olahraga atau mereka yang memiliki pekerjaan dengan fisik yang berat (misalnya atlet atau kuli bangunan) akan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami dehidrasi. Padahal dehidrasi itu sendiri juga merupakan salah satu Penyebab Ginjal Rusak yang perlu dicegah dan diwaspadai.

  1. Penyakit diabetes

Penyebab dehidrasi berikutnya adalah faktor penyakit, yaitu diabetes. Untuk diabetes tipe 1 atau diabetes insipidus, seseorang pasti akan terus menerus mengalami dehidrasi. Karena pada penyakit ini, tubuh seseorang tidak bisa menghentikan buang air kecil, sehingga efeknya akan terus menerus mengalami haus yang berlebihan.

Sponsors Link

  1. Pendarahan parah

Faktor risiko dehidrasi berikutnya adalah jika seseorang mengalami pendarahan yang parah. Pendarahan ini bisa disebabkan oleh kecelakaan atau karena penyakit tertentu, misalnya hemofilia atau demam berdarah. Tubuh seorang pasien yang mengalami pendarahan parah akan berisiko mengalami dehidrasi. Hal ini juga yang sering terjadi pada pasien Gagal Ginjal Akut, yang fungsi kerja ginjalnya tiba-tiba berhenti. Salah satunya bisa disebabkan oleh pendarahan yang parah.

  1. Muntah atau diare parah

Selain pendarahan, penyebab dehidrasi lainnya adalah jika seseorang mengalami muntah atau diare yang parah dan berulang-ulang. Kondisi ini memang bisa menyebabkan seseorang mengalami kehilangan cairan pada tubuhnya, sehingga risiko dehidrasi bisa meningkat.

Sponsors Link

  1. Puasa

Beribadah puasa memang memiliki banyak manfaat. Bahkan ada juga Manfaat Puasa untuk Ginjal yang perlu diketahui. Akan tetapi, selama puasa, asupan cairan tetap harus dijaga agar tetap tercukupi. Jika tidak, selama siang hari saat berpuasa, tubuh bisa mengalami dehidrasi. Maka dari itu saat sahur, berbuka puasa, dan saat malam hari, asupan cairan tetap harus dicukupi agar tubuh tetap terhindar dari efek buruk dehidrasi.

  1. Konsumsi minuman keras berlebihan

Minuman keras memang sebaiknya dijauhi, karena minuman beralkohol memang tidak memiliki manfaat untuk tubuh dan kesehatan. Malahan, minuman ini akan menyebabkan tubuh menderita berbagai macam keluhan dan penyakit. Salah satunya adalah dehidrasi yang bisa disebabkan oleh konsumsi minuman keras. Hal ini juga lah yang menyebabkan para pengonsumsi minuman keras juga tinggi risikonya untuk terjangkit berbagai penyakit tubuh, termasuk gagal ginjal.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai penyebab dehidrasi yang perlu dicegah dan diwaspadai. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Selalu jaga kesehatan tubuh dengan mencegah dehidrasi agar terhindar dari berbagai gejala dan risiko penyakit lainnya.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup