Sponsors Link

Penyakit Infeksi Ginjal – Gejala – Penyebab – Pengobatan – Pencegahan

Sponsors Link

Penyakit infeksi ginjal yang dalam bahasa medis disebut dengan pielonefritis merupakan penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri pada salah satu atau bahkan kedua organ ginjal. Apabila infeksi ginjal segera mendapatkan pengobatan, maka tidak akan menyebabkan masalah yang serius meski memang menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun jika infeksi ginjal tidak diobati, maka kondisinya akan bertambah buruk serta bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen. Selain itu, infeksi ginjal juga merupakan penyakit yang lebih serius jika dibandingkan dengan infeksi kandung kemih atau sisitis atau saluran kemih yang ada di bagian bawahnya.

ads

Gejala Infeksi Ginjal

Gejala yang biasanya dirasakan penderita infeksi ginjal kiri atau kanan diantaranya adalah nyeri atau sakit di area panggul lebih tepatnya pada area flank yakni bagian belakang di antara tulang rusuk serta pinggul disertai juga dengan demam, masalah saat buang air kecil, rasa ingin buang air kecil mendesak atau nyeri saat buang air kecil. Sedangkan gejala infeksi ginjal lain yang biasanya terjadi adalah mual dan muntah.

Dalam kasus yang berat, penyakit infeksi ginjal juga bisa menyebabkan hilang kesadaran karena sepsis dan shock ketika bakteri sudah masuk dalam aliran darah. Ini merupakan kondisi yang sangat serius dan mengancam nyawa sehingga perawatan medis harus dilakukan secepatnya jika mengalami beberapa gejala infeksi ginjal tersebut. Selain itu, banyak masalah lain yang terjadi di panggul dan perut yang juga menyebabkan gejala serupa dengan infeksi ginjal yakni batu ginjal atau apendisitis [usus buntu] sehingga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Penyebab Infeksi Ginjal

Pielonefritis umumnya terjadi ketika bakteri yang berasal dari luar masuk ke saluran kencing. Bakteri tersebut mengalir ke kandung kemih yang kemudian menyebabkan infeksi kandung kemih atau sisitis. Apabila tidak segera diobati, maka bakteri bisa naik ke atas dan sampai ke organ ginjal sehingga infeksi ginjal terjadi.

Sisistis biasanya lebih sering terjadi pada wanita dimana 1 hingga 3% wanita dewasa per tahun mengalami sisitis tersebut meski memang tidak semua kasus infeksi bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal. Infeksi ginjal terjadi sekitar 1 dari 30 kasus penyakit infeksi saluran kemih. Sedangkan risiko terkena infeksi ginjal bisa meningkat selama kehamilan, terjadi sumbatan pada saluran kemih seperti batu ginjal, diabetes, kelainan sistem urin dan juga sistem kekebalan tubuh melemah.

Pengobatan Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal yang tidak segera diobati bisa merusak ginjal dan mengakibatkan menurunnya fungsi ginjal bahkan bisa menyebabkan gagal ginjal. Ini bisa terjadi karena kerusakan akibat infeksi berhubungan langsung dengan ginjal atau karena kerusakan sekunder dari aliran darah yang tidak mencukupi ke organ ginjal pada saat sepsis terjadi sehingga pengobatan harus dilakukan secepat mungkin. Gejala dari infeksi ginjal bisa mengalami perbaikan dalam 1 hingga beberapa hari sesudah menjalani terapi antibiotik yang sangat efektif.

Apabila terdapat obstruksi atau sumbatan di saluran kemih seperti ciri ciri batu ginjal, maka prosedur urologi untuk mengatasi obstruksi seperti batu atau kelainan struktural saluran kemih akan dilakukan. Sementara obat infeksi ginjal lain yang dibutuhkan diantaranya adalah analgesik atau obat anti nyeri yang berfungsi untuk meringankan rasa sakit dan juga demam yang terjadi. Dokter nantinya akan memberi obat anti nyeri yang aman untuk ginjal dan meski gejala infeksi ginjal sudah menghilang dalam beberapa hari, akan tetapi penggunaan antibiotik harus terus dilakukan sampai tuntas yang membutuhkan waktu sekitar 2 minggu atau lebih.

Dalam kondisi tersebut, bakteri akan kebal pada obat yang sudah pernah dikonsumsi sebelumnya. Apabila ini terjadi, maka antibiotik lain yang lebih ampuh harus diberikan atau yang masih sensitif terhadap bakteri dan biasanya memang lebih mahal. Untuk itulah kultur urin dan darah dibutuhkan sebagai tes sensitivitas bakteri terhadap antibiotik. 

Sponsors Link

Pencegahan Infeksi Ginjal

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi ginjal dengan cara menjaga kandung kemih serta uretra supaya selalu bersih dan bebas dari bakteri. Beberapa hal yang bisa dilakukan diantaranya adalah:

  • Minum banyak cairan.
  • Tidak menahan kencing untuk perempuan.
  • Sesudah buang air besar, bersihkan dengan mengusap dari depan ke belakang dan jangan terbalik untuk mencegah bakteri masuk yang menyebabkan infeksi ginjal dan sisitis ke uretra.
  • Biasakan buang air kecil sesudah berhubungan untuk mengurangi bakteri yang mungkin ada dalam uretra.
  • Hindari kontrasepsi diafragma dan juga busa spermisida.

Sponsors Link
>
, , ,