Sponsors Link

4 Rahasia Mencegah Penyakit Ginjal Penderita Hipertensi

Sponsors Link

Penyakit ginjal penderita hipertensi harus dicegah sebab penderita tekanan darah tinggi memang memiliki risiko tinggi terkena penyakit ginjal. Perlu diketahui jika organ ginjal dan juga peredaran darah saling berhubungan antara satu dengan yang lain. Ada banyak faktor tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan ciri ciri penyakit ginjal seperti bisa merusak arteri ginjal, merusak nefron yakni arteri pada penyaring darah di organ ginjal dan juga membuat ginjal rusak yang tentunya sangat mengganggu pengaturan tekanan darah. Lalu, apakah masalah ini bisa dicegah?. Jawabannya tentu saja bisa yakni dengan menurunkan tekanan darah anda. Selain itu perlu diingat juga jika apapun yang menyebabkan seseorang menderita penyakit ginjal, maka hipertensi tetap bisa meningkatkan kerusakan organ ginjal. Pasien pengidap penyakit ginjal disarankan untuk menjaga tekanan darah tetap berada di bawah 140/90 dengan beberapa langkah yang akan kami berikan berikut ini.

ads
  1. Konsumsi Beberapa Jenis Obat

Pencegahan penyakit ginjal penderita hipertensi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi beberapa jenis obat penurun tekanan darah dengan tujuan untuk memperlambat perkembangan ciri ciri ginjal bermasalah. Terdapat 2 jenis obat yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah yakni angiotensin converting enzyme atau ACE inhibitors dan juga angiotensin receptor blockers atau ARBs.

Kedua jenis obat ini sudah dibuktikan memang bisa menghambat perkembangan penyakit ginjal dengan efektif. Biasanya, pasien butuh dua jenis obat atau bisa juga lebih agar tekanan darah bisa terkontrol. Selain ACE inhibitors dan juga ARBs, dokter mungkin juga akan memberikan obat diuretik pada pasien yakni obat yang bisa membantu fungsi bagian organ ginjal dalam menyaring cairan pada darah. Pasien kemungkinan juga butuh beberapa obat seperti beta blockers, calcium channel blockers dan juga beberapa jenis obat lain.

  1. Mengkonsumsi Makanan Tertentu

Beberapa jenis makanan yang baik untuk ginjal sekaligus sehat sangat baik dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah secara alami. Para ahli umumnya akan menganjurkan pasien untuk mengikuti aturan makan Dietary Approaches to Stop Hypertension atau DASH. Pola makan DASH lebih fokus pada aneka jenis buah, sayur sayuran, gandum dan juga beberapa makanan sehat untuk jantung lainnya sekaligus tidak banyak mengandung sodium yang biasanya diperoleh dari garam. Untuk lebih jelas tentang aturan makan DASH bisa dilihat berikut ini.

  • Konsumsi makanan rendah lemak dan rendah kolesterol.
  • Konsumsi produk susu yang bebas lemak atau susu low fat, makananan menggunakan bahan susu, ayam, ikan dan juga jenis kacang kacangan.
  • Hindari mengkonsumsi daging merah, makanan bercita rasa manis dan juga minuman yang mengandung gula.
  • Konsumsi makanan tinggi nutrisi, serat dan juga protein.

Para ahli nutrisi juga mungkin akan memberi rekomendasi mengenai tipe aturan makan diet DASH untuk pasien yang ternyata sudah memiliki penyakit ginjal atau penyakit ginjal bawaan. Satu dari beberapa aturan dalam diet DASH yakni menghindari terlalu banyak sodium dan cairan berguna untuk menurunkan risiko edema atau pembengkakan pada pasien. Sedangkan tidak banyak mengkonsumsi makanan mengandung lemak jenuh dan juga kolesterol bertujuan untuk membantu mengontrol lemak berlebih yang ada dalam darah.

Namun parah ahli juga menyarankan jika pasien pengidap penyakit ginjal agar bisa mengurangi makanan yang mengandung tinggi protein yang juga menjadi pantangan makanan sindrom nefrotik. Akan tetapi meski begitu, hal tersebut masih dalam penelitian sebab para ahli beralasan jika saran tersebut diberikan karena protein bisa hancur menjadi produk sampah yang kemudian akan disaring ginjal dari aliran darah. Mengkonsumsi makanan tinggi protein melebihi dari yang dibutuhkan tubuh memang bisa membuat ginjal bekerja semakin keras dan bisa membuat fungsi ginjal menurun dengan cepat.

Namun juga perlu diketahui jika kekurangan protein juga bisa membuat seseorang kekurangan gizi sehingga untuk seseorang yang melakukan diet pengurangan protein tetap harus dikontrol secara baik agar tubuh tidak kekurangan nutrisi. Dianjurkan juga untuk pasien agar tidak minum minuman beralkohol sebab juga bisa meningkatkan tekanan darah dan juga bukan menjadi salah satu minuman yang baik untuk ginjal. Kebutuhan nutrisi masing masing orang juga berbeda tergantung dari kondisi kesehatan secara menyeluruh sehingga lebih baik konsultasikan dengan ahli mengenai aturan makan yang bisa diterapkan.

  1. Perbanyak Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur sangat baik untuk menurunkan tekanan darah dan juga mengurangi masalah kesehatan lain seperti salah satunya mempertahankan ciri ciri ginjal sehat . Para ahli menginformasikan mengenai seberapa banyak dan juga jenis aktivitas apa yang aman untuk pasien. Biasanya, seseorang membutuhkan aktivitas fisik setidaknya 30 sampai 60 menit setiap hari. Aktivitas ini bisa dilakukan secara sekaligus dalam waktu 30 atau 60 menit dan juga bisa dibagi menjadi beberapa sesi masing masing 10 menit. Untuk jenis aktivitas fisik yang bisa dilakukan diantaranya adalah menari, jalan cepat, bersepeda, bowling, berkebun dan juga membersihkan rumah. 

Sponsors Link

  1. Jaga Berat Badan Anda

Penderita hipertensi yang obesitas juga harus menurunkan berat badan sampai 7 hingga 10% pada tahun pertama pengobatan agar tekanan darah juga ikut turun. Menurunkan berat badan juga bisa meminimalisir masalah kesehatan yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi termasuk juga gangguan ginjal. Seseorang yang masuk kategori obesitas adalah yang memiliki indeks massa tubuh atau IMT dalam skala 25 sampai 29.

IMT sendiri merupakan pengukur skala berat badan yang dikaitkan dengan tinggi badan. Jika IMT seseorang lebih dari 30, maka sudah masuk kategori obesitas. IMT yang kurang dari 25 merupakan berat badan ideal yang baik untuk mengontrol tekanan darah.

Sponsors Link
>
, , ,