Sponsors Link

Jenis Pengobatan Penyakit Ginjal Stadium Akhir

Sponsors Link

Perawatan untuk penyakit ginjal stadium akhir yang paling utama adalah dialisis atau transplantasi ginjal. Namun dalam beberapa kasus, perubahan gaya hidup dan pengobatan penyakit stadium akhir juga bisa sangat membantu. Berikut ini akan kami berikan ulasan tentang beberapa jenis pengobatan penyakit ginjal stadium akhir yang harus anda ketahui

1. Dialisis

Pengobatan penyakit ginjal stadium akhir dengan jalan dialisis bisa dilakukan dalam dua pilihan. Salah satunya adalah proses hemodialisis yang memakai mesin untuk memproses darah. Mesin menyaring limbah memakai solusi lalu menempatkan darah bersih masuk kembali ke dalam tubuh. Cara ini umumnya dilakukan tiga kali setiap minggu dan butuh tiga sampai empat jam setiap jam setiap kali dialisis.

Sedangkan pilihan kedua yang mungkin juga disarankan oleh dokter adalah dialisis peritoneum. Proses ini melibatkan penempatan solusi ke perut pasien lalu akan dihilangkan memakai kateter. Jenis dialisis ini bisa dilakukan di rumah dengan pelatihan yang tepat. Dialisis jenis ini sering dilakukan dalam semalam ketika pasien tidur.

2. Transplantasi Ginjal

Operasi transplantasi ginjal melibatkan pengangkatan ginjal yang terkena jika memang dibutuhkan dan menempatkan organ ginjal yang disumbangkan. Hanya satu ginjal sehat saja yang dibutuhkan sehingga donor sering diambil dari pendonor hidup. Seseorang bisa menyumbangkan satu ginjal mereka dan akan terus berfungsi dengan normal. Menurut National Kidney Foundation, ada lebih dari 17 ribu transplantasi ginjal yang dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 2014.

3. Terapi Obat

Penderita diabetes atau tekanan darah tinggi harus mengontrol kondisi mereka untuk mencegah penyakit ginjal stadium akhir. Kedua kondisi ini bisa memperoleh manfaat dari terapi obat menggunakan angotensin converting enzyme receptor blocker’s atau ARBs. Beberapa vaksin juga bisa membantu mencegah komplikasi serius dari penyakit ginjal stadium akhir.

Menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit, vaksin hepatitis B serta pneumokokus polisakarisa nosa memberikan hasil yang positif khususnya sebelum dan selama perawatan dialisis. Sebaiknya, bicarakan lebih dulu dengan dokter tentang jenis vaksin mana yang terbaik untuk anda.

4. Perubahan Gaya Hidup

Retensi cairan bisa menyebabkan perubahan berat badan dalam waktu cepat sehingga memantau berat badan sangat penting untuk dilakukan. Anda mungkin harus menambahkan asupan kalori dan menghindari protein. Diet rendah sodium, potasium dan elektrilit lain kemungkinan juga dibutuhkan bersamaan dengan pembatasan cairan. Beberapa makanan yang mengandung natrium dan kalium diantaranya adalah:

  • Tomat
  • Pisang.
  • Jeruk.
  • Coklat.
  • Selai kacang.
  • Bayam.
  • Alupkat.
  • Coklat
  • Alpukat.

Mengkonsumsi suplemen vitamin seperti vitamin C, vitamin D, kalsium dan zat besi yang sangat membantu fungsi ginjal serta penyerapan nutrisi penting.

Komplikasi Penyakit Ginjal Tahap Akhir

Ada beberapa risiko komplikasi penyakit ginjal yang bisa terjadi pada seseorang yang harus lebih diperhatikan.

  • Infeksi kulit dari mulai kulit kering dan gatal gatal.
  • Tingkat elektrolit abnormal.
  • Nyeri persendian, otot dan tulang,
  • Tulang melemah.
  • Kerusakan saraf.
  • Perubahan kadar glukosa darah.
  • Gagal hati.
  • Masalah jantung dan pembuluh darah.
  • Kekurangan gizi.
  • Lambung dan pendarahan usus.
  • Hiperparatiroidisme.
  • Penumpukan cairan di sekitar paru paru.
  • Anemia.
  • Disfungsi otak dan demensia.
  • Patah tulang.
  • Kejang.
  • Gangguan sendi.

Pemulihan Penyakit Ginjal Stadium Akhir

Untuk pemulihan penyakit ginjal stadium akhir akan tergantung dari jenis perawatan yang direkomendasikan dokter. Namun yang biasanya disarankan adalah dialisis atau transplantasi ginjal.

1. Dialisis

Dengan melakukan dialisis, pasien bisa menerima perawatan di fasilitas atau di rumah untuk mengatasi tanda masalah ginjal. Dalam kebanyakan kasus, dialisis bisa memperpanjang hidup penderita yakni dengan secara teratur menyaring limbang dari tubuh. Beberapa pilihan dialisis memungkinkan penderita untuk memakai mesin portabel sehingga anda bisa melanjutkan kehidupan sehari hari tanpa harus memakai mesin besar atau pergi ke pusat dialisis.

2. Transplantasi Ginjal

Transplantasi ginjal bisa dikatakan lebih cenderung berhasil. Tingkat kegagalan ginjal yang ditransplantasikan sangat rendah yakni antara 3 hingga 21% dalam 5 tahun pertama. Transplantasi ginjal memungkinkan penderita untuk melanjutkan fungsi ginjal normal. Apabila mengikuti anjuran dokter untuk melakukan perubahan makan dan gaya hidup, maka transplantasi ginjal bisa membantu penderita untuk hidup bebas dari penyakit ginjal stadium akhir selama bertahun tahun.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan