Sponsors Link

Manfaat Pengobatan ESWL untuk Batu Ginjal

Sponsors Link

Sekitar 12 persen dari semua orang bisa memiliki batu ginjal di beberapa titik kehidupan. Faktanya, batu ginjal merupakan presentasi urologis ketiga yang paling umum di belakang penyakit infeksi saluran kemih dan penyakit prostat. Batu ginjal bisa terasa sangat menyakitkan dan menyebabkan nyeri punggung, panggul atau pangkal paha dan karakter nyeri itu sendiri biasanya juga berselang. Ketika ini terjadi, maka pengobatan ESWL untuk batu ginjal biasanya akan dilakukan.

Gejala lain yang menyertai batu ginjal biasanya adalah kedinginan, demam, mual, muntah, kencing berdarah dan kencing berwarna. Pada kebanyakan orang, rasa sakit akibat batu ginjal akan memaksa mereka untuk masuk ke ruang gawat darurat.

Batu bisa terbentuk di kandung kemih, ureter atau ginjal. Ketika batu batu tersebut ditemukan di bagian organ ginjal, maka bisa disebut dengan batu ginjal atau nefrolitiasis. Batu ginjal bisa menghalangi atau tidak menghalangi.

Batu ginjal biasanya terjdiri dari kalsium oksalat. Namun tergantung dari penyebabnya, komposisi batu ginjal bisa bervariasi seperti struvite, kalsium fosfat, sistin atau asam urat. Pada saat batu ginjal masuk ke dalam urin, maka bisa terdeteksi sebagai endapan yang bisa membantu dalam diagnosis kondisi tersebut.

Batu ginjal bisa divisualisasikan memakai modalitas diagnostik lainnya termasuk ultrasonografi, X ray, MRI dan fluoroskopi. Selain itu, urinalisis juga akan dilakukan untuk memeriksa urin untuk mencari krital dan sel darah merah yang mengindikasikan pendarahan.

Pengobatan Batu Ginjal ESWL

Untuk batu ginjal besar yang menghalangi saluran kemih mungkin memerlukan pembedahan untuk pengangkatan. Namun pembedahan untuk batu ginjal sekarang jarang dilakukan. Sebaliknya, lithotripsy gelombang kejut ekstrakoporeal atau ESWL sudah menjadi prosedur untuk mengobati batu ginjal.

Dengan ESWL, gelombang suara berenergi tinggi akan dipakai untuk mengatasi penyebab batu ginjal pada pria dan wanita yang divisualisasikan memakai ultrasound. Potongan potongan batu ginjal kemudian bisa dengan bebas melewati saluran kemih bersama urin. Menariknya, teknologi yang dipakai untuk mengembangkan ESWL didasarkan pada teknologi yang dipakai untuk mengembangkan pesawat supersonik.

Ada dua cara ESWL akan diterapkan yakni ESWL bisa diterapkan lewat pemandian air dimana pasien akan berendam di dalam air dengan gelombang suara berenergi tinggi yang dikirim lewat air. Sedangkan cara kedua, gelombang suara berenergi tinggi ini bisa diarahkan lewat bantalan air yang dilletakkan di atas kulit. Kedua prosedur ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, sehingga anestesi akan diberikan selama prosedur. Anestesi juga berfungsi untuk mempercepat waktu pemulihan sesudah pengobatan ESWL untuk batu ginjal.

Bahkan dengan pemakaian anestesi, ESWL masih bisa terasa menyakitkan. Secara khusus, ESWL paling menyakitkan ketika kepadatan media yang dilalui gelombang bunyi seperti antara air dan jaringan atau jaringan dan batu. Dengan demikian, rasa sakit umumnya visceral yakni jauh di dalam ginjal tempat batu berada.

Meski ESWL biasanya aman, namun tidak jarang juga bisa menyebabkan aritmia jantung atau mengacaukan alat pacu jantung. Selain itu, ESWL terkadang juga bisa mengacaukan tekanan darah dan memperburuk gagal jantung. Beberapa derajat cedera ginjal dan pendarahan normal sesudah menggunakan ESWL juga umum terjadi.

Selain pembedahan atau ESWL untuk pengobatan tuntas batu ginjal, pada situasi tertentu ureteroskopi dan endoskopi juga bisa dipakai untuk memvisualisasikan dan menghilangkan batu ginjal. Utereroskopi dipakai untuk memulihkan batu yang tersangkut pada ureter.

Pencegahan Batu Ginjal

Batu ginjal bisa terjadi karena efek gabungan dari genetika dan lingkungan. Tergantung dari penyebabnya, terkadang pasien bisa mengambil beberapa langkah tertentu untuk mencegah batu ginjal. Sebagai contoh, faktor risiko yang paling umum yang terkait dengan batu ginjal adalah dehidrasi. Untuk itu, minum banyak air atau bahkan minum diuretik bisa membantu untuk mencegah batu ginjal.

Selain itu, makanan tertentu juga bisa menyebabkan perkembangan jenis batu pada rongga ginjal tertentu. Sebagai contoh, bayam mengandung oksalat dan komponen batu ginjal yang terdiri dari kalsium oksalat. Selanjutnya, mengurangi daging dan natrium yang anda konsumsi juga bisa mencegah batu ginjal kalsium oksalat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan