Sponsors Link

Pengobatan Batu Ginjal Ureteroskopi Secara Medis

Sponsors Link

Sakit pinggang, saat buang air kecil terasa sakit serta urin berwarna keruh akibat butiran kecil berwarna putih bisa menjadi tanda jika anda mengalami batu ginjal. Penyakit pada sistem kemih tersebut memang sangat umum terjadi dan salah satu cara mengatasinya adalah dengan pengobatan batu ginjal ureteroskopi. Namun, kapan pasien diharuskan dokter untuk menjalani prosedur tersebut?, berikut jawaban selengkapnya untuk anda.

Bahaya Batu Ginjal yang Tidak Diobati

Batu ginjal atau renal calculi merupakan batuan yang terbentuk dari oksalat, kalsium atau asam urat. Batu ginjal bisa terjadi akibat ginjal kekurangan cairan dalam memproses mineral secara normal. Meski terbentuk pada ginjal, akan tetapi batu ginjal bisa bergerak ke saluran kemih yakni ureter.

Apabila masih berukuran sebutir pasir, maka batu bisa melewati ureter ke kandung kemih kemudian keluar bersama urin sehingga warnanya menjadi keruh. Sedangkan jika ukurannya cukup besar, maka batu bisa membuat ureter teriritasi dan akhirnya penyebab kencing berdarah, nyeri hebat ketika buang air kecil yang menyebar ke pinggang dan selangkangan bisa terjadi. Terkadang, batu ginjal juga bisa menghambat aliran urin sebab terjebak pada saluran kemih. Tanpa perawatan, maka ginjal bisa terinfeksi dan akhirnya mengalami kerusakan.

Pengobatan Batu Ginjal Ureteroskopi

Ada banyak pengobatan batu ginjal yang sebetulnya bisa dipilih pasien. Nantinya dokter akan membantu pasien untuk memilih pengobatan mana yang efektif berdasarkan keparahan gejala dan juga ukuran batu ginjal. Salah satunya adalah pengobatan batu ginjal ureteroskopi di mana prosedurnya dilakukan pada saat batu ginjal berada di ureter dan pasien merasakan gejala seperti saat buang air kecil keluar darah.

Sebelum pengobatan ini direkomendasikan, pasien akan lebih dulu menjalani tes kesehatan, seperti:

  • Tes urin untuk diagnosis adanya infeksi.
  • CT scan untuk mengetahui ukuran serta lokasi batu ginjal.
  • MRI untuk memberikan gambaran ginjal serta kandung kemih dengan lebih detail.

Prosedur Ureteroskopi

Pengobatan batu ginjal ureteroskopi atau URS akan dilakukan dengan alat ureteroskop yakni tabung berbentuk panjang dan tipis lengkap dengan lensa di bagian ujungnya.Secara umum, ada 2 cara untuk melakukan ureteroskopi ini, yaitu:

  • Apabila batu berukuran kecil, ureteroskop yang dilengkapi dengan keranjang akan mengumpulkan batu dan membawanya keluar dari ureter.
  • Apabila batu cukup besar, ureteroskop akan dilengkapi dengan sinar laser yakni laser holmium yang bisa memecah batu sehingga lebih mudah dikeluarkan dari ureter sebagai penanganan batu ginjal.

Pada awalnya, pasien akan diberikan obat bius untuk mematikan saraf sementara waktu sehingga tidak akan menyebabkan rasa nyeri. Sesudah itu, ahli urologi akan memasukkan ureteroskop tersebut lewat saluran kencing atau uretra menuju ureter. Sesudah alat sampai ke kandung kemih, maka dokter akan melakukan sterilisasi lewat ujung ureteroskop dan akhirnya mencapai ureter.

Proses ini biasanya butuh waktu sampai 30 menit, sedangkan untuk proses pengangkatan atau pemecahan batu ginjal dibutuhkan waktu yang lebih lama yakni sekitar 90 menit. Sesudah batu ginjal diangkat atau dipecahkan, maka ureteroskop akan dikeluarkan dan cairan pada kandung kemih juga akan dikosongkan. Anda nantinya bisa pulih kembali sesudah efek obat bius menghilang dalam waktu antara 1 sampai 4 jam. Pada kondisi tersebut, stent yakni tabung kecil yang dipasang dari ginjal ke kantung kemih akan tetap terpasang di mana proses ini tentu lebih efektif dibandingkan dengan jus penghancur batu ginjal.

2 jam sesudah anda sadar kembali, maka dokter akan meminta anda untuk minum air sebanyak 0.5 liter dalam 1 jam. Sesudahnya, anda akan merasakan sakit ketika buang air kecil. Dalam 24 jam berikutnya, urin yang anda keluarkan akan disertai dengan darah dan untuk mengurangi rasa sakit, maka obat antinyeri akan diberikan. Pemberian antibiotik akan dilakukan jika infeksi terjadi dan biasanya kondisi ini ditandai dengan demam menggigil dan rasa nyeri juga tidak juga hilang.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan