Sponsors Link

Pengaruh Minuman Energi Terhadap Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Ada beberapa pola hidup dan pola makan manusia yang perlu untuk ditata kembali agar tubuh menjadi sehat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan manusia itu sendiri. Maka dari itu, ada beberapa jenis minuman atau makanan yang perlu dihindari atau diperkecil konsumsinya, karena dinilai berbahaya untuk organ tubuh manusia, termasuk ginjal. Salah satu jenis minuman yang sering dikaitkan dengan permasalahan ginjal adalah minuman energi. Bahkan minuman energi dinilai merupakan salah satu Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Ginjal. Bagaimana pengaruh minuman energi terhadap ginjal? Berikut beberapa penjelasannya.

ads

Kandungan Minuman Energi

Minuman berenergi merupakan salah satu jenis minuman yang bisa membantu pengonsumsinya untuk mendapatkan kesegaran tubuh dan juga ketajaman konsentrasi. Hal ini memang tujuan dari diciptakannya minuman berenergi. Akan tetapi, ternyata kandungan dari minuman energi ini dinilai mempengaruhi kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara jangka panjang.

Untuk mengetahui mengenai pengaruh minuman berenergi pada organ ginjal, perlu diketahui terlebih dahulu kandungan-kandungan dari minuman energi tersebut. Berikut beberapa kandungan yang dinilai memiliki hubungan langsung dengan ginjal.

  • Kafein

Salah satu kandungan dari minuman berenergi yang paling utama adalah kafein. Kafein ini memang memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh, seperti memberikan efek semangat. Akan tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein juga tidak baik. Apalagi ada beberapa Pengaruh Kafein pada Ginjal yang perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan kerusakan ginjal jangka panjang.

  • Vitamin B kompleks

Selain kafein, ada lagi beberapa vitamin B kompleks yang ada di dalam minuman energi. Zat ini memiliki tujuan untuk menstimulasi sistem metabolik dan juga sistem pada saraf pusat.

  • Pemanis buatan, pewarna, pengawet, dan sebagainya

Pemanis buatan juga memiliki pengaruh minuman energi terhadap ginjal. Walau ada jenis minuman energi yang diklaim tanpa pemanis, ada lebih banyak minuman energi yang mengandung pemanis. Pemanis buatan ini memang boleh dikonsumsi, akan tetapi kadarnya harus disesuaikan dan tidak boleh berlebihan. Sementara, pengonsumsi minuman energi biasanya memang memiliki kebiasaan untuk mengonsumsi minuman tersebut setiap hari.

Selain pemanis, bahan pewarna, pengawet, dan bahan aditif lainnya juga ada dalam minuman energi. Pewarna dalam minuman energi ini juga akan berpengaruh pada kesehatan pengonsumsinya, terutama ginjal karena bertugas untuk menyaring sisa metabolisme dalam tubuh.

Sponsors Link

Efek Minuman Energi pada Ginjal

Setelah mengetahui beberapa kandungan utama pada minuman berenergi, berikut ini adalah beberapa pengaruh minuman energi terhadap ginjal yang perlu diwaspadai, di antaranya:

  • Memperberat kinerja ginjal

Salah satu pengaruh dari minuman berenergi terhadap kinerja ginjal adalah minuman energi dapat memperberat kinerja ginjal. Hal ini dikarenakan ada banyak senyawa pada minuman energi yang perlu untuk disaring oleh ginjal. Dan hal ini tentunya akan menyebabkan ginjal bekerja lebih berat.

  • Menurunkan fungsi ginjal

Jika ginjal bekerja lebih berat dan kelelahan, sedangkan masih ada banyak zat toksik yang perlu dibuang, maka kinerja atau fungsi ginjal lama kelamaan akan menurun. Dan jika konsumsi minuman energi terus menerus dilakukan dalam jangka panjang, setiap harinya ginjal akan semakin mengalami penurunan fungsi dan ini sangat berbahaya karena bisa menjadi salah satu Penyebab Ginjal Rusak

Sponsors Link

  • Meningkatkan risiko gagal ginjal kronik

Jika ginjal terus dipaksa bekerja sedemikian rupa karena mengonsumsi minuman energi, maka ginjal akan terancam mengalami Gagal Ginjal Kronis. Gagal ginjal kronis ini akan terjadi secara berangsur-angsur. Dan kebanyakan penderitanya baru akan menyadari ketika fungsi ginjal itu sudah kian melemah.

Bahkan ada sebuah penelitian yang menggunakan media tikus. Tikus yang diberikan minuman energi selama 35 hari berturut-turut ternyata mengalami kerusakan pada glomerulus di ginjalnya sehingga menyebabkan tikus gagal ginjal dan mengalami kematian.

  • Meningkatkan risiko diabetes

Tidak hanya berhubungan langsung pada ginjal, minuman energi juga berhubungan dengan diabetes, yang mana juga berhubungan dengan kinerja ginjal. Minuman energi bisa meningkatkan risiko diabetes melitus pada pengonsumsinya. Dan jika pengonsumsi tersebut telah mendapatkan diabetes atau kadar gula yang tinggi dalam darahnya, ginjal pun akan terpengaruh. Bahkan diabetes juga merupakan salah satu Penyebab Penyakit Ginjal ginjal kronis yang populer.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai pengaruh minuman energi terhadap ginjal yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman berenergi, ada baiknya jika mulai sekarang Anda pelan-pelan bisa mengatur pola makan menjadi lebih sehat untuk kebaikan tubuh Anda sendiri. Konsumsilah minuman secara lebih bijak dan hati-hati.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan dan Minuman