Sponsors Link

Pengaruh Komplikasi Rematik Pada Ginjal Paling Utama

Sponsors Link

Rematik atau dalam bahasa medis disebut dengan rheumatoid arthritis merupakan jenis penyakit autoimun yang bisa menyebabkan sendi meradang dan terasa kaku. Masalah rematik ini tidak boleh disepelekan sebab ciri ciri penyakit ginjal ternyata menjadi salah satu komplikasi rematik yang harus diwaspadai. Lalu, bagaimana pengaruh komplikasi rematik pada ginjal dan apa bahayanya?, berikut jawaban selengkapnya untuk anda.

Rematik Penyebab Komplikasi Ginjal

Rematik merupakan jenis penyakit autoimun yang dapat terjadi pada saat sistem kekebalan tubuh atau imun keliru sehingga menganggap sel sehat sebagai benda asing kemudian berbalik menyerang . Yang seharusnya sistem imun bertugas untuk melindungi tubuh dari penyakit namun malah menyebabkan peradangan.

Penyakit autoimun bisa mempengaruhi hampir semua bagian tubuh termasuk saraf, otak, kulit, otot, jantung, mata, paru paru, bagian organ ginjal, kelenjar, saluran pencernaan dan juga pembuluh darah. Pada saat menyerang persendian, rematik menjadi akibat dengan gejala seperti sendi kaku, demam sampai kelelahan. Selain itu, rematik juga bisa menyerang beberapa sendi secara sekaligus dalam satu waktu.

Selain menyerang persendian, peradangan karena autoimun juga dapat mempengaruhi area tubuh lainnya termasuk pembuluh darah menuju ginjal. Ini bisa menurunkan kemampuan fungsi ginjal sekaligus meningkatkan risiko penyakit ginjal. Dari sebuah penelitian dibuktikan jika satu dari empat orang yang mempunyai rematik berisiko mengembangkan penyakit ginjal yang lalu akan berlanjut pada penurunan fungsi ginjal jangka panjang. Risiko gejala awal penyakit ginjal tersebut bisa meningkat juga selain karena rematik seperti memakai kortikosteroid, mempunyai tekanan darah tinggi, obesitas atau kadar kolesterol yang tinggi.      

Beberapa penyakit ginjal yang umum terjadi karena komplikasi rematik diantaranya adalah amiloidosis, glomerulonefritis atau penumpukan zat kekebalan di dalam ginjal serta penyakit yang melibatkan jaringan ginjal lainnya.

Obat Rematik Penyebab Ginjal Bermasalah

Selain karena efek dari peradangan rematik, fungsi ginjal juga bisa mengalami gangguan akibat mengkonsumsi obat rematik khususnya jika ginjal sudah lebih dulu mengalami masalah sebelumnya. Beberapa obat tersebut diantaranya adalah:

  • Obat anti inflamasi non steroid [NSAID] seperti naproxen dan ibuprofen yang umumnya digunakan untuk mengurangi rasa nyeri karena rematik. Akan tetapi obat ini juga bisa menurunkan jumlah aliran darah ke ginjal sehingga menyebabkan terjadinya penurunan fungsi ginjal lebih lanjut.
  • Kortikosteroid: Seperti prednisone yang biasa digunakan untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit. Akan tetapi obat kortikosteroid juga bisa meningkatkan tekanan darah sehingga bisa memberikan tekanan tambahan pada ginjal.
  • Disease modifying antirheumatic drugs [DMARDs]: Umumnya digunakan untuk memperlambat perkembangan rematik. Akan tetapi DMARD tertentu juga berpotensi menyebabkan tanda tanda ginjal rusak seperti cylosporine dan juga metotreksat.

Pencegahan Komplikasi Rematik

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit ginjal apabila anda memiliki rematik. Salah satunya adalah dengan melakukan skrining darah atau tes urin yang direkomendasikan oleh dokter. Ini nantinya bisa membantu dokter untuk mengenali apakah memang terjadi perubahan pada ginjal. Selain itu, pastikan juga anda mengenali beberapa gejala penyakit ginjal, seperti:

Jika anda mengalami beberapa hal diatas, maka segera kunjungi dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, penderita juga diharuskan memperbaiki gaya hidup agar lebih sehat untuk menjaga fungsi ginjal, seperti:

  • Mengendalikan tekanan darah.
  • Mengkonsumsi makanan rendah garam.
  • Memastikan asupan cairan tubuh tercukupi.
  • Berhenti merokok.
  • Menjaga kadar kolesterol.

Selain itu, anda juga diharuskan melakukan olahraga dengan teratur untuk menjaga kebugaran tubuh. Melakukan olahraga dengan teratur juga bisa menurunkan radang kandung kemih, mengendalikan berat badan sekaligus menurunkan tekanan darah untuk mencegah pengaruh komplikasi rematik pada ginjal.

Sponsors Link
>
, , ,