Sponsors Link

6 Pencegahan Hidronefrosis yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Diantara sekian banyak penyakit ginjal yang bisa menyerang manusia, hidronefrosis adalah salah satu yang harus dihindari. Tidak seperti penyakit batu ginjal yang kasusnya sudah banyak ditemukan di masyarakat, penyakit ini memang masih tergolong asing. Hidronefrosis adalah istilah medis untuk ginjal bengkak. Penyebab hidronefrosis beragam, termasuk komplikasi dari penyakit lain seperti radang kandung kemih atau kanker ginjal.

ads

Penyakit ini juga memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda, disebut juga dengan hidronefrosis grade. Begitu pula dengan jenis hidronefrosis yang bisa menyerang seseorang, dibedakan menjadi hidronefrosis unilateral dan hidronefrosis bilateral.

  • Hidronefrosis unilateral. Jika pembengkakan hanya terjadi pada salah satu sisi ginjal saja, sebelah kiri atau ginjal bengkak sebelah kanan.
  • Hidronefrosis bilateral. Kondisi dimana kedua sisi ginjal sama-sama mengalami pembengkakan.

Penyakit ini memang masih bisa disembuhkan jika diberi penanganan yang tepat. Namun sebelum penyakit ini menyerang Anda atau kerabat Anda, sebaiknya lakukan langkah-langkah pencegahan seperti di bawah ini.

Langkah Langkah Pencegahan Hidronefrosis

1. Membatasi konsumsi nasi putih

Makanan pokok dengan kandungan karbohidrat tinggi yaitu nasi putih harus dibatasi konsumsinya. Cara ini cukup efektif sebagai langkah pencegahan hidronefrosis. Karbohidrat yang tinggi akan menyebabkan penumpukan gula yang berakibat pada peningkatan kadar gula dalam darah. Hal ini akan memperburuk kondisi ginjal, terlebih lagi jika ginjal sudah bermasalah.

2. Menghentikan konsumsi mie instan

Bahkan untuk orang yang sehat saja mie instan adalah jenis makanan yang harus dihindari. Selain mie mengandung karbohidrat tinggi, bumbu mie instan mengandung banyak bahan pengawet yang membahayakan kesehatan tubuh. Jika ingin punya ginjal yang sehat, tahan keinginan Anda untuk mengonsumsi mie instan. Menghentikannya sama sekali adalah pilihan terbaik bagi kesehatan.

3. Membatasi konsumsi telur

Makanan dengan protein tinggi tidak baik untuk ginjal. Kandungan protein yang berlebihan menambah beban kerja ginjal yang membuatnya semakin sulit untuk menyaring zat-zat kotor. Konsumsi telur yang berlebihan dan tidak dibatasi akan membuat kadar protein dalam darah dan urine meningkat, yang bisa menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami gagal ginjal.

4. Menghentikan makan makanan olahan

Manusia saat ini lebih sering mengutamakan kepraktisan daripada kesehatan, termasuk dalam soal makanan. Tidak heran kini banyak bermunculan makanan instan cepat saji seperti makanan kaleng dan makanan beku atau frozen food. Dari segi waktu, memasak makanan ini hingga menyantapnya memang tidak lama. Namun kandungan bahan pengawet pada makanan ini sangat tinggi agar bisa bertahan dalam waktu yang lama. Jika ingin menjaga kesehatan ginjal dan melakukan pencegahan hidronefrosis, jauhi makanan kaleng seperti sarden, kornet, dan sosis serta makanan beku atau frozen food seperti nugget, ham, dan sosis.

Sponsors Link

5. Memakan seafood berlebihan

Seafood adalah makanan yang lezat dan cukup mahal. Banyak orang Indonesia menikmati berbagai macam olahan seafood. Sesekali mengonsumsi makanan ini boleh saja karena kandungan gizinya yang baik. Tetapi jika seafood dimakan berlebihan setiap hari, maka kesehatan ginjal Anda akan terancam. Bayangkan berapa banyak kadar lemak dan protein yang harus disaring ginjal dari produk laut ini. Belum lagi dengan makanan lain yang Anda konsumsi.

ads

6. Tidak makan daging berlebihan

Sama halnya dengan telur, daging mengandung banyak protein hewani yang tidak baik untuk ginjal. Baik itu daging ayam ataupun daging sapi, batasi porsi makan Anda jika yang dihidangkan adalah kedua daging ini. Jika ginjal kesulitan menyaring protein dan zat tersebut sampai lolos bercampur dengan urine, itu adalah tanda tanda ginjal rusak yang harus diwaspadai.

7. Perbanyak minum air putih

Obat yang paling manjur untuk mencegah segala macam penyakit adalah air putih. Sebagai salah satu minuman yang baik untuk ginjal, air putih mencukupi kebutuhan cairan di dalam tubuh dan memudahkan kerja ginjal. Dengan demikian ginjal akan terhindar dari berbagai penyakit seperti radang ginjal, infeksi ginjal, bahkan gagal ginjal kronis sekalipun.

Air putih akan membuat warna urine menjadi lebih terang. Seseorang yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, urine akan berwarna keruh. Urine yang warnanya keruh lebih mudah ditumbuhi oleh bakteri dan memicu peningkatan aktivitas bakteri yang bisa menjadi awal dari penyakit ginjal.

8. Jangan menahan buang air kecil

Suka menahan buang air kecil adalah kebiasaan buruk yang bisa merusak ginjal secara perlahan. Beberapa orang sering merasa malas ke kamar mandi sehingga memilih menahan kencing. Hal ini akan menyebabkan urine menumpuk di kandung kemih, yang menyebabkan bakteri semakin berkembang biak di dalam ginjal. Meski Anda merasa repot karena harus bolak balik ke kamar mandi, jangan pernah menahan buang air kecil. Jangan sampai rasa malas membuat ginjal rusak secara permanen.

Itulah berbagai langkah pencegahan hidronefrosis yang dilakukan semua orang. Penyakit ini bisa menyerang semua kalangan tanpa peduli usia, mulai dari bayi di dalam kandungan hingga orang yang sudah lanjut usia. Menjaga kesehatan ginjal jauh lebih penting daripada harus mengobatinya jika sudah terkena penyakit. Selalu ingat bahwa ginjal adalah organ penting yang fungsinya tidak tergantikan oleh organ apapun. Selamat menjaga kesehatan ginjal, ya!

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :