Sponsors Link

Penanganan Batu Ginjal

Sponsors Link

Salah satu penyakit yang berbahaya yaitu Batu Ginjal, biasanya Batu Ginjal ini menyerang seseorang yang berusia lebih dari 30 tahun. Penyakit Batu Ginjal merupakan kondisi dimana ginjal terdapat endapan  keras yang menyerupai batu yang berasal dari sisa zat-zat  limbah yang terdapat di dalam darahyang tidak dapat disaring oleh ginjal sehingga terbentuknya endapan. Penyebab dari batu ginjal tersebut adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebihan seperti junk food. Saat seseorang terkena batu ginjal, maka dibutuhkan penanganan yang sesuai dan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut.

ads

Penanganan Batu Ginjal

Sebelum seseorang didiagnosisi mempunyai batu ginjal,maka ada beberapa tes yang harus dilakukan. Gejala yang timbul antara lain yaitu nyeri pada sisi tubuh atau punggung pada bagian bawah pinggul, nyeri yang tersebar di area bahah tubuh serta paha, nyeri pada saat buang air kecil, urine berwana pink, merah atau coklat, mual dan muntah, urine mengandug darah, iritasi pada bagian ureter. Tanda dan gejala tersebut bisa dirasakan apabila batu ginjal berukuran besar, apabila batu ginjal masih berukuran kecil maka penderita tidak merasakan tanda gejala tersebut. Seseorang yang terkena diagnosis batu ginjal ini perlu penanganan yang berlanjut agartidak menjadi lebih parah. Berikut mengenai penjelasan bagaimana cara menangani atau mengobati Batu Ginjal baik secara medis maupun non medis.

Baca juga :

1. Dengan Operasi

Memutuskan tindakan operasi dalam penanganan batu ginjal dilakukan apabila batu ginjal tersebut berukuran besar kira-kira 0,6 centimeter atau lebih. Ukuran tersebut dapat menyumbat saluran kemih penderita. Tipe penanganan tersebut tergantung pada lokasi dn ukuran batu. Proseder menangani batu ginjalantara lain dengan ESWL, Bedah Terbuka, PCNL, dan Ureteroskopi. (Baca juga : Cuci Darah Bisa Sembuh )

2. Dengan ESWL

ESWL kepanjangan dari Extracorporeal Shock Wafe Lithotripsy yang merupakan salah satu cara menangani batu ginjal. ESWL ini merupakan prosedur yang berfungsi untuk memmecah batu ginjal melalui gelombang kejut.Dengan pemanfaatan ESWL ini maka batu ginjal dan saluran kemih dapat keluar bersamaan dengan urine saat buang air kecil.Akan tetapi penanganan dengan ESWL ini hanya boleh dilakukan oleh seseorang yang mempunyai fungsi ginjal normal.Kelebihan dari ESWL ini yaitu prosedurnya tidak dengan pembiusan dan tanpa operasi , maka tidak menyebabkan sakit yang sangat parah saat melakukan treatment ini. Selain kelebihan , penanganan jenis ESWL ini juga mempunyai kekurangan yaitu hanya mampu diaplikasikan pada batu ginjal yang masih berukuran kecil saja. (Baca juga : Penyebab Infeksi Ginjal )

3. Dengan PCNL

Selain itu pengobatan medis untuk menangani batu ginjal selanjutnya adalah PCNL. PCNL aau Percutaneus Nephrolithotomy merupakan suatu tindakan minimal invasih pada bidang urologi yang digunakan untuk mengangkat batu ginjal dengan pemanfaatan akses perkutan. Biasanya tindakan ini diberikan apabila ukuran batu ginjal berdiameter 2 cm dan bersifat keras. Saat melakukan pengobatan PCNL pasien tidak perlu di bius secara total cukup separuh badan saja pada saat pembedahan berlangsung kurang lebih selama 1-3 jam (tergantung pada ukuran batu ginjal ). (Baca juga : Pengobatan Gagal Ginjal Selain Cuci Darah)

4. Bedah Terbuka

Penanganan Batu ginjal dengan teknik bedah terbuka saat ini sangat jarang dilakukan , karena perkembangan zaman yang semakin modern. Akan tetapi bedah terbuka ini masih digunakan apabila ukuran batu ginjal sudah sangat besar dan tidak bisa dilakukan penanganan yang lainnya. Teknik dengan Operasi Terbuka ini dilakukan dengan cara membuat sebuah sayatan pada permukaan kulit di punggung yang digunakan dokter ahli bedah untuk megangangkat atau mengambil batu ginjal. (Baca Juga : Cara Mencegah Gagal Ginjal )

5. Dengan Ureteroskopi

Ureteroskopi ini merupakan prosedur pengangkatan batu ginjal dengan menggunakan alat yang disebut ureteroskop.Alat ini dimasukkan ke dalam ureter melalui uretra serta kandung kemih. Uretra sendiri merupakan saluran terakhir sebagai keluarnya urine dari kandung kemih ke luar tubuh. Setelah batu telah terindetifikasi letaknya langkah selanjutnya yaitu dengan menggunakan laser atau instrumen lain untuk menghancurkan batu tersebut. Biasanya Ureteroskopi ini dilakukan untuk menangani bati yang terjebak di dalam ureter. (Baca juga :  Penyebab Seseorang Mengalami Gagal Ginjal)

6.  Lithotripsy

Penanganan ini menggunakan gelombang kejut ultrasonik untuk menghancurkan atau memecahkan batu yang terdapat di saluran kemih sehingga pecahnya batu tersebut dapat dengan mudah dan lolos. Sekarang metode ini juga sering digunakan untuk seseorang yang terdiagnosis mempunyai batu ginjal. (Baca juga :  Gejala Batu Ginjal Pada Wanita)

Selain melakukan penanganan dengan medis , kita juga dapat menangani batu ginjal secara non medis. Kita dapat mengkonsumsi makanan yang sehat ataupun melakukan kebiasan baik. Berikut mengenai penanganan non medis sebaggai penanganan batu ginjal.

7. Konsumsi Air Putih

Penyakit Batu ginjal disebabkan salah satunya yaitu kebiasaan buruk yang jarang minum air putih. Air putih sangat dimanfaatkan oleh tubuh karena dapat membantu memperlancar kinerja organ dalam tubuh seperti ginjal, hati jantung dan lain-lain. Air putih membantu membawa sisa sisa zat makanan di dalam tibuh yang nantinya akan di buang ke luar tubuh. Apabila kita kekeurangan air putih maka akan terdapat gangguan pada organ dalam kita. (Baca juga : Gejala Batu Ginjal Pada Pria )

8. Menggunakan Lemon

Penggunaan lemon untuk menangani batu ginjal ini sangat mudah dilakukan. Cukup iris lemon secukupnya lalu masukkan ke dalam air putih diamkan selama kurang lebih 2  jam lalu minum saat bangun tidur maupun akan tidur. Air lemon ini dipercaya mampu untuk memecah batu ginjal karena mempunyai beberapa kandungan didalamnya. (Baca juga : Obat Batu Ginjal di Apotek )

9. Mengurangi Asupan Garam

Seseorang yang terkena penyakit batu ginjal sangat disarankan untuk mengurangi asupan garam yang masuk ke dalam tubuh. Karena garam dapat meningkatkan kalsium dan urine yang menyebabkan ginjal harus bekerja keras untuk mengeluarkannya. Apabila terkena penyakit Ginjal harus dipastikan bahwa ginjal tidak boleh terlalu bekerja berlebihan.( Baca juga : Makanan yang Dapat Menyebabkan Batu Ginjal )

10. Mengurangi Asupan Protein

Mengkonsumsi protein yang berlebihan akan menyebabkan ginjal bekerja terlalu keras. Dimana protein akan meningkatkan kadar oksalat, kalsium, asam urat, dan urine di dalam tubuh. Komponen tersebut harus dikeluarkan oleh tubuh, salah satu peran organ yang mengeluarkan komponen tersebut yaitu ginjal. Hal ini akan mengaktifka kerja ginjal harus lebih kkeras , sehingga akan menyebabkan kondisi batu ginjal semakin parah. Maka hindari mengkonsusmsi makanan yang mengandung protein tinggi. (Baca juga : Gejala Ginjal Bermasalah )

11. Konsumsi Makanan Berserat

Memiliki tubuh yang sehat merupakan dambaan setiap orang. Untuk menjaga kesehatan tubuh salah satunya yyaitu dengan cara mengkonsumsi makanan berserat. Karena mengkonsumsi makanan berserat akan mengoptimalkan kerja semua sistem di dalam tubuh manusia seperti kerja pada organ. Seseorang yang terkena penyakit ginjal diharapkan mengkonsumsi makanan berserat , guna menghindari penyakitnya lebih parah dan menghindari adanya komplikasi.(Baca juga :  Tanda-tanda Ginjal Rusak )

12. Hindari Mengkonsumsi Soft Drink

Minuman soft drink tidak baik bagi kesehatan tubuh kita , contohnya saja minuman yang mengandung kafein. Minuman ini tidak boleh dikonsumsi unyuk penderita batu ginjal karena mengandung asam fosfat sehingga akan menimbulkan pembentukan batu didalam ginjal bertambah. (Baca juga : Gangguan Ginjal )

13. Olahraga Teratur

Olahraga merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh semua orang, karena dari olahraga kita dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit. Untuk penderita batu ginjal sangat dianjurkan melakukan olahraga teratur minimal 3 kali dalam seminggu. Olahraga yang dapat dilakukan antara lain jogging , jalan kaki dan bersepeda. ( Baca Juga : Minuman Penyebab Gagal Ginjal )

Baca juga :

Saat telah didiagnosisi terkena batu ginjal,sebaiknya sesegera mungkin melakukan penanganan. Penjelasan diatas merupakan bagaimana cara menangani penyakit batu ginjal yang terdapat dua cara yaitu dengan medis dan non medis. Dianjurkan pula saat akan menentukan penanganan apa yang diambil , konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan