Sponsors Link

6 Pantangan Transplantasi Ginjal yang Harus Dihindari

Sponsors Link

Salah satu penyakit paling parah yang bisa menyerang ginjal adalah gagal ginjal kronis. Penyakit ini adalah salah satu penyebab cuci darah karena ginjal rusak dan tidak dapat berfungsi sama sekali. Karena efek samping cuci darah yang tidak baik untuk kesehatan organ lain, maka pasien gagal ginjal kronis harus menemukan cara berhenti cuci darah yang efektif.

ads

Transplantasi ginjal adalah cara yang tepat untuk menyembuhkan gagal ginjal. Namun proses transplantasi ginjal tidak semudah yang dibayangkan, karena banyak syarat transplantasi ginjal yang harus dipenuhi. Belum lagi biaya transplantasi ginjal yang sangat mahal sehingga tidak semua orang bisa melakukan prosedur ini.

Pasien yang berhasil menjalani operasi transplantasi ginjal harus mendapatkan serangkaian perawatan dan tetap di dalam pengawasan dokter hingga kondisi kesehatan stabil dan ginjal dapat bekerja dengan baik. Untuk mempercepat masa penyembuhan pasca transplantasi ginjal, ada beberapa pantangan yang harus dijauhi. Berikut adalah pantangan transplantasi ginjal yang harus dijauhi oleh pasien:

1. Makan Makanan Tinggi Kandungan Gula

Ginjal yang baru saja ditransplantasi masih harus menyesuaikan dengan tubuh baru, sehingga makanan yang dikonsumsi tidak boleh memberatkan kerja ginjal. Setelah melakukan transplantasi ginjal, hindari memakan makanan yang tinggi akan kandungan gula, sekalipun pasien tidak memiliki penyakit diabetes. Gula menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah, yang dapat melukai ginjal. Apalagi jika ginjal masih membutuhkan penyesuaian untuk bekerja dengan baik, makanan yang tinggi gula akan melukai pembuluh darah di dalam organ ginjal.

Jika ini sampai terjadi, ginjal tidak bisa bekerja dengan baik dan justru mengalami kegagalan.

2. Makan Makanan yang Asin

Ginjal yang baru ditransplantasi ke dalam tubuh tidak boleh bekerja terlalu keras. Makanan dengan rasa yang ekstrim seperti gula dan garam. Garam mengandung banyak kalsium dan harus diolah ginjal menjadi urine agar dapat dikeluarkan dari dalam tubuh. Makanan asin akan membuat kerja ginjal menjadi ekstra keras karena banyaknya kalsium yang harus disaring. Hindari memakan makanan dengan rasa yang ekstrim agar kerja ginjal tidak terlalu keras dan bisa bersatu dengan baik di dalam tubuh pasien.

Makan makanan asin juga bisa memicu naiknya tekanan darah dalam tubuh dan menyebabkan hipertensi. Kondisi pasien setelah melakukan transplantasi ginjal memang sangat sensitif sehingga lebih mudah untuk terkena penyakit.

3. Makan Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Salah satu pantangan transplantasi ginjal adalah makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh seperti daging merah. Sama halnya dengan makanan manis dan asin, lemak tidak bisa diserap oleh tubuh dan harus diolah ginjal menjadi urine. Jika kadar lemak jenuh di dalam makanan sangat tinggi, ginjal harus bekerja keras untuk menyaring semuanya agar tidak menumpuk di dalam darah dan menyebabkan naiknya kadar kolesterol. Sebaiknya makan makanan tinggi kandungan serat yang bisa dicerna dengan cepat oleh tubuh.

Sponsors Link

4. Melakukan Aktivitas yang Terlalu Berat

Inilah pantangan transplantasi ginjal yang harus dijauhi. Jangan melakukan aktivitas berat setelah transplantasi ginjal. Aktivitas berat contohnya adalah berolahraga. Olahraga termasuk ke dalam aktivitas berat karena pasien harus mengeluarkan banyak tenaga. Jika ingin menjaga kesehatan tubuh, pasien bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki setiap pagi. Namun tetap tidak memaksakan diri.

Pasien harus menunggu hingga kesehatan ginjal benar benar stabil. Meski transplantasi sudah bisa dikatakan berhasil, pasien tetap tidak boleh melakukan aktivitas yang berat. Untuk melakukan aktivitas seperti biasa, pasien harus menunggu hingga 3 sampai 6 bulan sambil menjalani pemeriksaan dan kontrol kesehatan ginjal secara berkala.

5. Makan Makanan Tinggi Protein

Makanan tinggi protein memang tidak baik untuk kesehatan ginjal. Karena kerja ginjal yang terlalu berat, lama kelamaan ginjal tidak dapat menyaring protein yang ada di dalam ginjal hingga lepas ke dalam urine. Inilah tanda awal ginjal mengalami kerusakan. Bagi pasien yang selesai melakukan transplantasi ginjal, makanan tinggi protein seperti daging merah, telur, dan ikan laut harus dihindari.

Sponsors Link

6. Minum Minuman Bersoda

Sudah bukan rahasia lagi jika minuman bersoda memang tidak baik untuk kesehatan. Jangankan bagi orang yang menderita penyakit ginjal, minuman ini bisa memicu datangnya berbagai penyakit. Minuman bersoda banyak mengandung bahan pengawet yang berbahaya untuk tubuh. Banyaknya bahan pengawet tentu akan memberatkan kerja ginjal yang harus menyaringnya.

Bagi Anda yang masih beruntung memiliki ginjal yang sehat, lakukan cara merawat ginjal agar tetap sehat dan dijauhkan dari penyakit. Cara merawat ginjal yang tepat adalah dengan menjauhi segala kebiasaan buruk yang bisa merusak ginjal, termasuk minum minuman penyebab gagal ginjal yaitu minuman bersoda. Bahaya minuman bersoda bagi ginjal harus dipahami setiap orang agar tidak sembarangan mengonsumsi minuman ini.

Itulah berbagai pantangan transplantasi ginjal yang harus dijauhi oleh pasien yang selesai menjalani operasi. Selain hal-hal yang harus dijauhi di atas, pasien bisa membantu mempercepat pemulihan dengan cara memakan makanan sehat untuk ginjal, seperti buah yang baik untuk fungsi ginjal dana makanan pencuci ginjal agar penyembuhan dapat lebih cepat. Jadi jangan lupa jaga kesehatan ginjal dengan baik ya!

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :