Sponsors Link

9 Pantangan Makanan Sindrom Nefrotik yang Wajib Diwaspadai

Sponsors Link

Setiap organ di tubuh manusia memiliki fungsinya masing-masing dan anda harus dengan cemat mampu menjaganya agar tidak mengalami kelainan atau kerusakan. Setiap manusia memiliki beberapa organ yang bekerja dalam sistem sekresi dan mampu membantu menyaring berbagai macam virus dan zat berbahaya bagi tubuh anda agar tubuh anda sehat selalu. Hal tersebut biasanya dikerjakan oleh organ bernama ginjal dan hasil dari penyaringan tersebut akan dibuang lewat urin. Namun, kebanyakan orang sering mengabaikan kewajibannya untuk menjaga dan merawat tubuh.

ads

Salah satu kelalaian manusia dalam menjaga kesehatan tubuhnya adalah membiarkan ginjal nya mengalami sindrom nefrotik atau baiasa juga diketahui dengan nama ginjal bocor. Penyakit ginjal bocor ini mampu membuat ginjal anda menyaring protein yang seharusnya dapat diloloskan pada darah, dan akhirnya terbuang bersama dengan racun dan urin. Akibatnya tubuh akan kekurangan protein. Hal yang harus dilakukan untuk menangani syndrome nefrotik adalah terapi, pengobatan serta salah satunya mengikuti pantangan makanan sindrom nefrotik dengan tepat.

Berikut dibawah ini macam-macam pantangan makanan sindrom nefrotik yang harus benar-benar dihindari dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderitanya:

1. Sayuran, Kacang dan Buah yang Diasinkan atau Diawetkan

Pantangan makanan sindrom nefrotik yang pertama adalah anda tidak diperkenankan untuk mengonsumsi makanan yang diasinkan  atau diawetkan. Makanan yang mengandung bahan pengawet akan memiliki beberapa zat yang tidak dapat diproses dengan baik oleh ginjal dan akan menimbulkan penyakit atau gangguan lain pada ginjal. Karena kebanyak zat pengawet mampu mempengaruhi kinerja ginjal menjadi semakin memburuk.

Makanan yang diasinkan juga tidak boleh dikonsumsi karena kandunga garamnya yang tinggi. Padahal, seperti yang sudah anda tahu bahwa penderita sindrom nefrotik harus diet dari makanan yang mengandung garam tinggi. Kandungan garam yang tinggi mampu meningkatkan kadar sodium dan kalsium pada ginjal sehingga mampu membentuk batu ginjal atau endapan lainnya yang berbahaya.

2. Minuman Bersoda

Minuman bersoda adalah salah satu minuman yang menyegarkan dan menjadi kesukaan banyak orang. Apalagi apabila diminum di siang hari yang sedang panas-panasnya. Namun, hal ini tidak dibenarkan bagi penderita sindrom nefrotik mengingat minuman bersoda sendiri mampu menghambat atau memperlambat kinerja ginjal dalam menyaring darah. Jadi, untuk penderita sindrom nefrotik, jauhilah mengonsumsi minuman bersoda ini.

3. Minuman Beralkohol

Sama seperti minuman bersoda, minuman beralkohol juga tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh penderita sindrom nefrotik. Setiap alkohol yang dikonsumsi pasti membawa banyak sekali racun dan zat yang tidak aman bagi tubuh sehingga akan tersaring pada ginjal dan hasilnya akan tertumpuk disana. Pada proses penyaringan sendiri semakin berat zat yang disaring, maka semakin berat juga kinerja atau proses yang terjadi. Hal ini mampu membuat penderita sindrom nefrotik tidak nyaman karena akan cenderung sering merasakan sakit pada bagian pinggang.

4. Teh Kental dan Kopi

untuk beberapa alasan, mengonsumsi teh dan kopi membawa manfaat serta menyegarkan. Terlebih pada pagi hari atau di waktu-waktu tertentu yang kiranya mengonsumsi teh dan kopi tersebut sangat cocok dan dianjurkan. Namun hal ini tidak sesuai dengan apa yng boleh dikonsumsi oleh penderita sindrom nefrotik. Penderita sindrom nefrotik tidak boleh mengonsumsi teh kental dan juga kopi karena mampu menurunkan kinerja ginjal. Jika anda ingin mengonsumsi teh, cobalah untuk mengonsumsi teh yang ringan atau light sehingga tidak terlalu merusak ginjal anda. Sebagai gantinya, konsumsilah  minuman pembersih ginjal.

Sponsors Link

5. Roti dengan Kandungan Garam dan Soda Kue

Sebetulnya  roti bukan termasuk pantangan makanan sindrom nefrotik yang harus dihindari. Namun, hanya roti yang terbuat dari kandungan garam tinggi serta soda kue lah yang tidak boleh dikonsumsi. Hal itu disebabkan karena kandungan garam yang tinggi dan soda kue mampu menimbulkan penimbunan atau kristalisasi di alam ginjal sehingga harus dikurangi asupan garam dan bahan mengandung soda lainnya agar ginjal lebih stabil dalam menyaring darah

6. Protein Hewani Berlebih

Penderita sindrom nefrotik wajib hukumnya untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi agar dapat memenuhi kebutuhan protein dalam tubuhnya yang banyak terbuang dalam penyaringan bersama dengan urin. Namun, untuk mengonsumsi protein hewani yang berlebih masuk ke dalam salah satu pantangan makanan sindrom nefrotik yang tidak boleh dilanggar karena hanya sedikit saja anda melanggar dapat membahayakan ginjal dan hidup anda.

Protein hewani memang baik bagi tubuh penderita sindrom nefrotik namun dengan kandungan yang berlebih mampu membahayakan hidup. Hal itu dikarenakan protein hewani cenderung memiliki kolesterol yang tinggi dan apabila dikonsumsi mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tak hanya akan mengganggu ginjal, kolesterol ini mampu mengacaukan kinerja jantung penderita. Contoh makanan yang mengandung protein hewani berlebih adalah ginjal, hati, limpa, otak, ham, jantung, usus, paru, sarden, babat, bebek, angsa, burung, seafood dan lainnya. Sebagai gantinya, mulailah dengan rutin mengonsumsi makanan yang baik untuk ginjal.

7. Protein Hewani yang Diawetkan dengan Garam

Sama seperti alasan diatas, protein hewani cenderung mengandung kolesterol tinggi dan mampu membahayakan hidup penderita sindrom nefortik. Hal ini akan semakin parah apabila anda mengonsumsi protein hewani berlebih yang sudah diawetkan dengan mendia garam. Garam memang terkenal sebagai salah satu bahan alami untuk mengawetka makanan, namun hal ini menjadi pantangan makanan sindrom nefrotik yang wajib untuk diikuti dan tidak boleh dilanggar. Makanan  protein hewani yang diawetkan dan dilarang untuk dikonsumsi contohnya adalah ikan asin, kornet, sarden dan lainnya.

Sponsors Link

8. Makanan Berlemak

Makanan berlemak menjadi pantangan makanan sindrom nefrotik berikutnya yang tak kalah berbahaya. Untuk anda yang mengalami sindrom nefrotik dan sangat gemar menyantap makanan berlemak, anda harus mengehentikannya dengan segera kecuali anda berharap jantung dan beberapa organ tubuh anda berfungsi tidak normal akubat kenaikan kolesterol dan terkanan darah. Ginjal anda telah bekerja sangat keras untuk menyaring darah dari racun dan zat berbahaya serta membantu mengendalikan tekanan darah anda. Namun, jika anda masih gemar mengonsumsi makanan ini, bersiaplah untuk kemungkinan terburuk.

9. Makanan Bersantan

Tak kalah berbahaya dengan makanna berlemak, makanan dengan kandungan santan tinggi juga menjadi musuh penderita sindrom nefrotik. Bagaimana tidak, makanan dengan kandungan santan juga mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah sehingga membuat kinerja ginjal menjad lebih berat. Maka dari, untuk mengonsumsi makanan bersantan bagi penderita sindrom nefrotik sangat tidak diijinkan.

Itulah ulasan mengenai pantangan makanan sindrom nefrotik yang harus diperhatikan dan diikutin dengan baik oleh penderitanya. Pantangan ini bukanlah sesuatu hal yang ditujukan untuk membatasi kebebasan penderita sindrom nefrotik, namun perlu disadari bahwa dengan adanya pantangan ini, diharapkan penderita sindrom nefrotik dapat segera sembuh dan kembali berkativitas seperti biasanya. Mulailah untuk menghindari  kebiasaan yang bisa merusak ginjal dan banyak mengonsumsi makanan yang baik untuk penderita sindrom nefrotik untuk mendapatkan kesehatan tubuh yang maksimal.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pantangan