Sponsors Link

6 Pantangan Makanan Setelah Operasi Batu Ginjal yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Setiap orang pasti menginginkan ginjal yang sehat. Namun tidak semua orang bisa mendapatkan ginjal yang sehat. Adakalanya ginjal seseorang tidak dapat berfungsi dengan baik. Salah satu penyakit yang sering menyebabkan ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik adalah penyakit batu ginjal. Penyakit ini dapat diderita oleh siapapun baik pria, wanita, tua maupun muda. Penyebab batu ginjal pada pria maupun pada wanita yang paling utama karena dehidrasi dan mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi oksalat. Oksalat merupakan salah satu dari jenis jenis batu ginjal yang paling sering ditemui pada penderita batu ginjal.

ads

Penanganan batu ginjal dapat dilakukan dari cara yang paling sederhana dan murah seperti mengkonsumsi buah buahan penghancur batu ginjal dan makanan penghancur batu ginjal lainnya maupun dengan jalan melakukan jenis operasi batu ginjal. Cara operasi bukannya tanpa hambatan, tetap ada resiko operasi batu ginjal yang perlu dijadikan bahan pertimbangan sebelum melakukan operasi. Selain itu, setelah melakukan operasi pun tetap ada pantangan makanan yang harus dihindari. Berikut adalah pantangan makanan setelah operasi batu ginjal yang perlu diketahui.

1. Makanan Tinggi Oksalat

Oksalat merupakan zat yang termasuk ke dalam asam organik. Zat ini dapat ditemukan pada banyak makanan diantaranya adalah buah, sayur, kacang-kacangan, daging hewan dan bahkan tubuh kita sendiri juga menghasilkan zat ini. Sel-sel di dalam tubuh kita secara teratur merubah vitamin C yang ada di dalam tubuh menjadi oksalat. Kadar oksalat yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Sekitar 80% batu ginjal yang ada pada orang dewasa adalah jenis oksalat. Maka dari itu pengkonsumsian makanan-makanan yang tinggi oksalat perlu dibatasi. Satu bulan setelah operasi batu ginjal, makanan-makanan tinggi oksalat perlu dihindari pengkonsumsiannya agar dapat mempercepat penyembuhan. Adapun makanan-makanan yang perlu dibatasi pengkonsumsiannya karena mengandung oksalat yang tinggi yaitu:

  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi hijau dan sayur bit hijau
  • Sayuran seperti timun, kembang kol, kubis, brokoli dan tomat
  • Buah-buahan seperti pisang, strawberry, cherry, anggur, mangga, melon, kelapa dan buah aprikot
  • Kacang-kacangan seperti almond, kacang mete dan kacang tanah
  • Produk kedelai seperti tahu dan susu kedelai
  • Softdrink, kokoa, cokelat, teh hijau, teh hitam dan alkohol.

2. Makanan Tinggi Kalsium

Perlu diingat bahwa kalsium itu bukanlah musuh melainkan yang harus dihindari adalah sodium. Makanan yang tinggi sodium dapat membuat ginjal melepaskan lebih banyak kalsium ke dalam urin yang nantinya akan mengikat oksalat dan membentuk batu ginjal. Maka dari itu alangkah baiknya kita menghindari pengkonsumsian sodium termasuk makanan cepat saji dan makanan kaleng, terlebih pada satu bulan setelah operasi untuk mempercepat penyembuhan. Adapun makanan tinggi sodium lainnya yang perlu dihindari adalah:

  • Sereal
  • Wortel
  • Susu dan produk turunannya misalkan keju
  • Udang, kepiting, ikan dan seafood lainnya

3. Makanan Tinggi Protein Hewani

Membatasi pengkonsumsian protein hewani termasuk diantaranya yaitu unggas, telur, daging dan lainnya. Disarankan untuk tidak mengkonsumsi protein hewani tidak lebih dari 2-3 porsi dalam sehari. Dianjurkan untuk mengganti konsumsi protein hewani ini dengan alternatif lain seperti mengkonsumsi biji-bijian.

Sponsors Link

4. Garam 

Selain makanan tinggi protein hewani, garam juga merupakan pantangan makanan setelah operasi batu ginjal. Mengkonsumsi makanan kemasan yang tinggi akan garam sodium dapat merusak ginjal. Oleh karena itu, pengkonsumsian garam bagi penderita batu ginjal atau pada penderita yang baru selesai melakukan operasi batu ginjal sebaiknya dihindari. Garam dapat diganti dengan alternatif lain seperti rempah, jahe, bawang dan sebagainya yang juga memiliki rasa yang sedap dan beragam.

5. Makanan Tinggi Lemak

Pengkonsumsian makanan tinggi lemak perlu dibatasi agar proses penyembuhan pasca operasi batu ginjal dapat berjalan lebih cepat. Makanan tinggi lemak yang perlu dihindari yaitu es krim dan makanan-makanan yang digoreng.

Sponsors Link

6. Suplemen

Mengkonsumsi suplemen relatif dapat merusak ginjal seseorang tergantung jenis suplemen apa yang dikonsumsi dan keadaan kesehatan orang itu sendiri. Misalnya saja mengkonsumsi vitamin C sebesar 1 gram atau lebih dalam sehari, telah dikaitkan dengan peningkatan resiko pembentukkan batu ginjal terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit batu ginjal.

Pada pasien penderita diabetes dengan batu ginjal yang sudah akut, mengkonsumsi vitamin B dosis tinggi setiap harinya dapat memperburuk kinerja ginjal, bahkan dalam beberapa kasus dapat memicu struk hingga kematian. Para ahli menganjurkan bagi pasien yang sedang menjalani cuci darah, telah menjalani transplantasi ginjal maupun yang sedang terkena penyakit batu ginjal untuk tidak mengkonsumsi suplemen herbal dan juga suplemen yang mengandung bahan-bahan tertentu seperti potasium.

Demikianlah pantangan makanan setelah operasi batu ginjal yang perlu diketahui oleh setiap pasien yang habis menjalani operasi batu ginjal. Makanan-makanan ini perlu dibatasi pengkonsumsiannya karena dapat memicu pembentukkan batu ginjal yang baru dan merusak fungsi ginjal jika dikonsumsi berlebihan.

Sponsors Link
>
, ,