Sponsors Link

15 Pantangan Ginjal Bocor yang Wajib Dihindari

Sponsors Link

Setiap orang pasti sepakat bahwa kesehatan merupakan sesuatu yang tidak ternilai harganya. Sebuah ungkapan bijak menyatakan hal tersebut dengan sangat brilian, bahwa kesehatan adalah harta yang paling besar yang dimiliki oleh manusia. Dari ungkapan itu kita belajar bahwa kesehatan adalah suatu hal yang sangat penting untuk manusia, tetapi sayangnya hanya segelintir orang yang dapat memahami betapa pentingnya kesehatan tersebut bagi hidup kita. Bukti bahwa kesehatan itu mahal sekali harganya, adalah betapa besarnya biaya beroabat yang harus dikeluarkan oleh orang-orang yang sedang sakit. Begitu pula dengan keadaan yang dirasakan oleh para penderita ginjal bocor. Bagi yang sudah terlanjur mengalami ginjal bocor, maka mau tidak mau selain diharuskan untuk berobat mereka juga harus menjauhi pantangan ginjal bocor yang dapat memperburuk keadaan tubuh mereka.

ads

Penyakit ginjal bocor pada umumnya banyak dialami oleh orang dewasa atau pada mereka yang memiliki gaya hidup tertentu yang membuat ginjal mereka bekerja sangat keras dan rentan mengalami infeksi. Penyebab yang paling sering dari penyakit ini adalah karena adanya infeksi atau luka pada salah satu bagian ginjal yang dapat disebabkan karena penumpukan bakteri kotor, senyawa-senyawa yang buruk untuk jaringan ginjal, dan semacamnya. Infeksi menjadi salah satu penyebab paling sering mengapa ginjal dapat mengalami kebocoran. Ginjal bocor dapat mengakibatkan penurunan kinerja tubuh karena cairan yang seharusnya disaring dan tidak masuk ke saluran darah dapat masuk ke saluran darah dan mengotori sistem peredaran darah. Walaupun gaya hidup yang kamu miliki sudah sempurna, akan tetapi pengecekan ginjal dengan rutin sangat disarankan agar kamu dapat mengantisipasi penyakit ginjal baik yang bersifat laten ataupun tidak agar tidak mengakibatkan dampak yang lebih parah bagi tubuhmu.

Ginjal bocor termasuk penyakit yang perlu diwaspadai. Apabila tidak diantisipasi dengan baik ginjal bocor dapat mengakibatkan munculnya penyakit ginjal lain yang lebih parah seperti gagal ginjal atau mengakibatkan komplikasi pada tubuh karena cairan masuk melalui jaringan darah yang bocor pada ginjal. Apabila ginjal bocor sudah berkembang sampai pada tahap gagal ginjal kronis, yang bisa dilakukan oleh pasien adalah memperpanjang masa hidupnya dengan melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan harapan hidupnya, atau melakukan transplantasi ginjal sebagai upaya pengobatan terakhir agar mereka mendapatkan ginjal baru yang bisa berfungsi menggantikan ginjal yang lama. Akan lebih baik apabila penyakit ginjal bocor tidak berlanjut sampai penyakit gagal ginjal kronis. Oleh karena itu ginjal bocor termasuk salah satu penyakit yang perlu usaha serius untuk diantisipasi dan dideteksi sedini mungkin. Agar ginjal bocor tidak berkembang ke dalam bentuk penyakit ginjal lainnya, pantangan ginjal bocor harus benar-benar diperhatikan oleh keluarga pasien dan pasien sendiri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Baca juga: Kebiasaan yang Bisa Merusak Ginjal

Ginjal memang hanyalah sebuah organ yang berukuran kecil. Dengan berat sekitar 150 gram, atau sekitar berat separuh genggaman tangan orang dewasa, ginjal ternyata memiliki fungsi yang sangat penting untuk tubuh dan berpengaruh pada semua bagian tubuh yang lain. Fungsi-fungsi ginjal tersebut di antaranya adalah mengatur keseimbangan elektrolit, mengatur kadar asam darah, dan keseimbangan cairan yang ada di dalam tubuh. Fungsi utama ginjal adalah membantu membuang sampah sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh jika terus bersarang di dalam tubuh, membantu mengatur tekanan darah tubuh dan membantu menjaga kesehatan tulang. Baca juga: Makanan Sehat untuk Ginjal

Selain berpotensi membuat terganggunya proses mengeluarkan racun dari dalam tubuh, gangguan pada ginjal seperti saat terjadi ginjal bocor juga dapat menyebabkan gangguan pada sistem metabolisme tubuh. Gangguan pada sistem metabolisme tubuh berpeluang untuk menyebabkan komplikasi-komplikasi tertentu seperti munculnya penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh perifer, dan stroke. Gangguan-gangguan tersebut berpeluang muncul lebih besar ketika seseorang mengalami gagal ginjal. Oleh karena itu bagi orang-orang dengan keluarga yang sering mengalami penyakit yang berhubungan dengan kesehatan ginjal, seperti banyaknya anggota keluarga yang menderita diabetes, disarankan untuk melakukan pengecekan secara rutin sebagai bentuk pencegahan sejak dini agar penyakit-penyakit berbahaya tersebut tidak benar-benar dialami oleh mereka sehingga mereka akan mengalami penyakit yang serius dan bisa jadi terus menular ke anak keturunannya secara genetik.

Sponsors Link

Agar para penderita ginjal bocor dapat disembuhkan dengan baik, maka ada beberapa hal selain pengobatan yang perlu mereka lakukan. Beberapa di antaranya adalah menjauhi atau menghindari pantangan-pantangan bagi penderita ginjal bocor. Apa saja pantangan bagi penderita ginjal bocor? Silakan simak di bawah ini untuk mengetahui apa saja pantangan yang perlu dihindari untuk membantu pasien ginjal bocor cepat mendapatkan kesembuhan.

Baca juga:

1. Mengonsumsi daging ayam berlebihan

Daging ayam adalah salah satu makanan favorit bagi kebanyakan orang di Indonesia. Daging ayam banyak diolah ke dalam berbagai variasi makanan seperti penyetan, sop, dan berbagai jenis olahan daging ayam lainnya. Walaupun daging ayam bergizi buat tubuh dalam kadar yang tidak berlebihan, bagi penderita ginjal bocor mengonsumsi daging ayam kurang disarankan dan sebaiknya dihindari karena daging ayam mengandung protein dalam kadar yang cukup tinggi dan sulit disaring oleh ginjal. Apabila protein terlalu banyak dan menumpuk pada ginjal, maka dikhawatirkan protein akan masuk ke sistem peredaran darah secara mentah-mentah dan hal ini dapat membahayakan sistem tubuh secara keseluruhan. Selain itu, dengan adanya penumpukan protein juga akan membuat ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring protein tersebut sehingga memicu ginjal untuk terus bekerja sekalipun terjadi kebocoran. Baca juga: Penyebab Radang Ginjal

ads

2. Mengonsumsi daging sapi berlebihan

Layaknya daging ayam, daging sapi adalah salah satu makanan favorit bagi kebanyakan orang di Indonesia. Daging sapi banyak dimanfaatkan dalam berbagai variasi makanan seperti gule, sop, dan berbagai jenis olahan sapi lainnya. Walaupun daging sapi secara umum bergizi buat tubuh dalam kadar yang tidak berlebihan, bagi penderita ginjal bocor mengonsumsi daging sapi juga kurang disarankan dan sebaiknya dihindari karena daging sapi juga mengandung protein dalam kadar yang cukup tinggi dan sulit disaring oleh ginjal. Baca juga: Cara Mengobati Ginjal Bengkak

Protein adalah salah satu zat yang sulit disaring oleh ginjal. Apabila protein terlalu banyak dan menumpuk pada ginjal yang mengalami kebocoran, maka dikhawatirkan protein akan masuk ke sistem peredaran darah secara mentah-mentah dan hal ini dapat membahayakan sistem tubuh secara keseluruhan. Selain itu, adanya penumpukan protein akan membuat ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring protein tersebut sehingga memicu ginjal untuk terus bekerja sekalipun terjadi kebocoran.

3. Mengonsumsi daging kambing berlebihan

Daging kambing adalah salah satu jenis daging yang banyak dikonsumsi orang di Indonesia. Daging kambing diolah ke dalam berbagai variasi makanan seperti sate, gule, kornet, dan berbagai jenis olahan lainnya. Walaupun daging kambing secara umum bergizi buat tubuh dalam kadar yang tidak berlebihan, bagi penderita ginjal bocor mengonsumsi daging kambing kurang disarankan dan sebaiknya dihindari karena daging kambing seperti daging ayam dan daging sapi, juga mengandung protein dalam kadar yang cukup tinggi dan sulit disaring oleh ginjal.

Apabila protein terlalu banyak maka akan terjadi penumpukan pada ginjal. Hal tersebut dikhawatirkan akan membuat protein yang belum tersaring tersebut masuk ke sistem peredaran darah dan hal ini dapat membahayakan sistem tubuh secara keseluruhan. Selain itu, dengan adanya penumpukan protein juga akan membuat ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring protein sehingga memicu ginjal untuk terus bekerja sekalipun mengalami luka. Hal ini tentunya tidak baik untuk ginjal kita.

Baca juga:

4. Mengonsumsi nasi secara berlebihan

Nasi adalah salah satu makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia. Nasi sebenarnya mengandung karbohidrat dalam jumlah yang tinggi. Sebagaimana kita ketahui, jumlah karbohidrat yang tinggi membuat kinerja sistem pencernaan akan bertambah berat karena dibutuhkan banyak energi untuk mengolah karbohidrat tersebut. Selain itu, hasil olahan karbohidrat adalah energi sekaligus gula, yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar gula di dalam darah. Hal ini cukup berbahaya bagi penderita ginjal bocor karena peningkatan kadar gula dalam darah dapat membuat banyak sel penyaring akan mengalami kerusakan.

Sponsors Link

Selain empat pantangan di atas, pantangan lain bagi penderita ginjal bocor adalah sebagai berikut:

  1. Mengonsumsi gandumg
  2. Mengonsumsi buncis
  3. Mengonsumsi daun pepaya
  4. Mengonsumsi makanan bergaram tinggi
  5. Mengonsumsi singkong dan ubi
  6. Mengonsumsi keju
  7. Mengonsumsi kentang
  8. Mengonsumsi jeruk
  9. Mengonsumsi pepaya
  10. Mengonsumsi pisang
  11. Mengonsumsi gorengan

Baca juga:

Penyebab ginjal bocor

Ginjal bocor bukanlah penyakit yang terjadi secara tiba-tiba. Kamu perlu mengetahui apa yang menyebabkan ginjal bocor sehingga dapat menghindari penyakit ini. Beberapa penyebab ginjal dapat mengalami kebocoran dan terkena penyakit ginjal bocor antara lain adalah sebagai berikut.

  • Penyakit malaria
  • Mengonsumsi obat-obatan berlebihan
  • Menderita diabetes
  • Asupan protein untuk memperbarui sel mati kurang
  • Terjadinya perubahan sistem imun seperti pada penyakit minimal change disease
  • Peradangan pada ginjal

Itulah beberapa pantangan ginjal bocor yang perlu untuk dihindari oleh para penderita ginjal bocor. Semoga dengan menghindari pantangan-pantangan di atas para penderita ginjal bocor akan sembuh lebih cepat.

Baca juga:

Sponsors Link
>
,
Oleh :
Kategori : Pantangan