Sponsors Link

Operasi Kista Ginjal: Prosedur – Biaya dan Perawatan

Sponsors Link

Kista ginjal merupakan kantong cairan yang keluar dari ginjal dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, rasa sakit dan terkadang juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Ada beberapa operasi kista ginjal yang bisa dilakukan tergantung dari tingkat keparahan kista ginjal yang dialami pasien seperti operasi retrogade intrarenal, operasi percutaneous ginjal dan laparoskopi serta pengangkatan ginjal. Untuk ulasan berikut ini, kami akan membahas tentang operasi kista ginjal laparoskopi lengkap dengan prosedur, biaya dan juga perawatannya.

Apakah Laparoskopi?

Laparoskopi atau operasi lubang kunci adalah prosedur bedah minimal invasif yang dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada dinding perut. Laparoskopi akan dilakukan dengan bantuan tabung tipis yang disebut dengan laparoskop yang dilengkapi dengan cahaya dan kamera pada bagian ujungnya.

Prosedur laparoskopi sendiri dilakukan untuk kebutuhan diagnosis atau pengobatan seperti untuk mengatasi penyebab kista di ginjal. Dengan metode ini, nantinya dokter bisa melihat berbagai kelainan seperti kista ginjal, infeksi ginjal, fibroid atau perlengketan yang terjadi di organ perut seperti ginjal atau panggul. Selain itu, prosedur ini juga bisa dilakukan untuk mengambil sampel jaringan dalam pemeriksaan biopsi.

Prosedur

Bedah laparoskopi sebagai operasi kista ginjal diawali dengan membuat sayatan sekitar 5 hingga 10 mm di bagian dinding perut untuk jalan masuk laparoskop. Dokter umumnya akan membuat lebih dari 1 sayatan untuk memasukkan alat lain ke dalam perut. Prosedur ini biasanya membutuhkan waktu antara 30 hingga 90 menit tergantung dari kondisi pasien.

Sesudah membuat sayatan, dokter akan memasukkan gas ke dalam perut dengan alat medis seperti jarum yang berongga pada bagian tengahnya. Gas tersebut dipakai untuk memompa supaya dinding perut bisa terangkat menjauhi organ di dalamnya sehingga dokter bisa melihat bagian organ ginjal dengan jelas.

Dokter kemudian akan memakai laparoskop dan beberapa alat medis lain untuk memperbaiki ginjal rusak yang terjadi, mengambil sampel jaringan dan untuk mengangkat tumor atau kista. Terkadang, laser juga akan ditempelkan pada laparoskop untuk mendukung tindakan operasi.

Sesudah operasi selesai dilakukan, maka alat laparoskop akan ditarik keluar dan gas juga akan dikeluarkan dari dalam perut. Sesudah laparoskopi dilakukan, maka akan dilanjutkan dengan prosedur pengangkatan kista ginjal sesuai dengan hasil temuan dari laparoskopi untuk mencegah efek samping kista ginjal.

Sayatan yang dibuat pada awal tindakan operasi akan dijahit dan dibalut dengan perban yang nantinya akan meninggalkan bekas berukuran sangat kecil dan akan hilang dengan sendirinya dari waktu ke waktu.

Biaya

Untuk biaya laparoskopi sendiri sangat bervariasi tergantung dari rumah sakit tempat operasi dilakukan. Untuk rumah sakit swasta, biaya prosedur operasi dimulai dari Rp.20.000.000 hingga lebih dari Rp.45.000.000 baik untuk operasi kista ginjal pada laki laki atau wanita dan dianjurkan juga untuk mempersiapkan dana lebih untuk kebutuhan tak terduga sekitar 20 hingga 30% dari perkiraan biaya.

Perawatan

Sesudah laparoskopi dilakukan, maka pasien akan menjalani masa pemulihan singkat di ruang rawat selama 2 hingga 4 jam. Dokter nantinya juga akan memeriksa tekanan darah, kadar oksigen, suhu tubuh dan juga irama jantung pasien. Jika memang kondisinya sudah stabil dan aman, maka pasien sudah bisa diizinkan untuk puang dan beraktivitas seperti semula. Sedangkan untuk mempercepat proses penyembuhan luka, maka pasien dianjurkan untuk menghindari aktivitas berat selama satu minggu sesudah menjalani operasi dan perbanyak makanan sehat untuk penderita kista ginjal.

Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk membersihkan dan merawat luka operasi selama masa penyembuhan. Dokter nantinya juga akan mengatur jadwal check up secara teratur untuk memantau penyembuhan pasien pasca operasi kista ginjal tersebut.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan