Sponsors Link

5 Obat Tradisional Hematuria – Wajib Tahu

Sponsors Link

Hematuria adalah sebuah kondisi saat darah keluar bersama dengan urine sehingga menyebabkan urine berwarna merah. Kondisi ini tentu saja tidak normal, karena warna urine sehat seharusnya jernih seperti air. Hematuria sebenarnya bukanlah penyakit ginjal, tetapi gejala yang muncul karena adanya penyakit lain yang lebih serius di dalam tubuh. Hematuria bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Oleh karena itu Anda harus mewaspadai hematuria pada siapa saja, termasuk hematuria pada anak atau hematuria pada ibu hamil.

ads

Mengobati hematuria dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik secara medis maupun tradisional. Untuk Anda yang lebih suka mengobati hematuria dengan cara tradisional karena tidak punya efek samping dan rendah resiko, berikut obat tradisional hematuria yang mudah didapatkan dan diolah. Berikut ini beberapa pengobatan dengan obat tradisional.

  1. Daun Sambiloto

Obat tradisional hematuria yang pertama adalah daun sambiloto. Kandungan yang ada pada daun sambiloto bisa mengobati hematuria dengan baik. Tidak hanya itu, daun sambiloto bisa mengobati banyak penyakit seperti TB, infeksi paru, demam, disentri, flu, radang saluran pernapasan, diare dan tifoid. Daun ini bisa menjadi obat cuci darah tradisional untuk pasien gagal ginjal. Namun kekurangan daun sambiloto adalah sakit kepala, tekanan darah menurun, mulut terasa pahit, dan beresiko menyebabkan keguguran pada wanita hamil.

Cara mengolahnya menjadi ramuan adalah merebusa daun sambiloto dengan air, lalu biarkan mendidih. Biarkan sampai air hanya tersisa 1/3 saja. Minum ramuan ini sebanyak 2 kali sehari.

  1. Daun Saga Telik

Meski namanya masih sedikit asing di telinga, daun saga bisa mengobati berbagai macam penyakit seperti hematuria atau kencing berdarah, batuh berdarah, radang tenggorokan, sariawan, amandel, panas dalam, tekanan darah tinggi, jantung berdebar, dan keringat dingin. Sementara itu efek samping yang mungkin dirasakan adalah perut kembung dan lambung terasa begah. Daun saga memang tidak terlalu bersahabat dengan lambung. Namun jangan khawatir, daun ini tetap menjadi obat tradisional penyakit ginjal yang bisa dipercaya.

Cara pengolahannya pun mudah. Rebus daun saga telik dengan air secukupnya. Biarkan hingga mendidih dan air hanya tersisa setengahnya saja. Tunggu sampai dingin lalu saring air rebusan. Minum air rebusan ini setidaknya 1 kali setiap pagi hari setelah bangun tidur.

  1. Akar Alang Alang

Siapa tidak tahu manfaat alang alang untuk ginjal? Tanaman ini adalah obat yang berkhasiat untuk ginjal. Alang alang bisa mengobati macam macam gangguan ginjal seperti hematuria, batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, dan penyakit lain seperti radang hati, asma, radang paru paru, diare, penyakit jantung koroner, tekanan darang tinggi dan pendarahan. Kekurangan dari obat ini adalah mungkin menimbulkan alergi pada sebagian orang. Wanita yang sedang hamil, menyusui, atau sedang mengonsumsi obat tertentu sebaiknya tidak meminum ramuan ini.

Cara mengolahnya juga mudah. Siapkan akar alang alang dan air secukupnya, lalu rebus hingga mendidih. Diamkan sampai air hanya tersisa 1/3 bagian saja. Minum ramuan alang alang sebanyak 2 kali sehari.

  1. Daun Lidah Buaya

Penderita gagal ginjal biasanya mencari alternatif pengobatan gagal ginjal selain cuci darah agar tidak menjadi ketergantungan. Meski manfaatnya lebih banyak didengar dalam bidang kecantikan untuk merawat kulit dan rambut, daun lidah buaya punya banyak manfaat untuk ginjal yaitu mengobati hematuria dan gagal ginjal. Tidak hanya kedua penyakit tersebut, daun lidah buaya juga sangat baik untuk mengobati penyakit diabetes, peradangan pada sistem percernaan, rambut rontok, mengurangi berat badan pada orang obesitas, meningkatkan sistem imun tubuh, sebagai sumber alkalin dan asam amino, serta mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Sponsors Link

Efek samping yang mungkin muncul antara lain adalah reaksi alergi, diare, iritasi kulit, dan menurunkan gula darah secara drastis. Penggunaannya harus hati hati dan di bawah pengawasan dokter. Daun lidah buaya dapat diolah dengan cara merebus lidah buaya dengan air lalu meminum ramuannya sebanyak 2 kali sehari.

  1. Daun Sendok

Daun sendok bisa menjadi alternatif cara membersihkan ginjal tanpa obat secara tradisional. Manfaat daun sendok bagi kesehatan ginjal antara lain mengobati infeksi ginjal, batu ginjal, dan kencing tidak lancar. Tentu saja tanaman ini bisa mengobati hematuria dengan efektif. Manfaat lain yang bisa didapatkan dari daun sendok adalah mengatasi nyeri lambung, mengobati flu, mengontrol kadar gula dalam darah, menghentikan pendarahan, mengeluarkan cacing dalam tubuh dan melancarkan sistem pencernaan.

Daun sendok adalah obat yang cukup aman dikonsumsi karena sangat minim efek samping. Daun ini cukup bersahabat bagi tubuh dan pencernaan. Cara mengolahnya juga mudah, tinggal merebus daun sendok dengan sedikit air, lalu biarkan air rebusan tingga 1/3 nya saja. Minum ramuan ini 1 kali setiap pagi hari.

Itulah daftar obat tradisional hematuria yang bisa diolah menjadi ramuan yang ampuh. Jangan suka menahan kencing, karena itu bahaya menahan kencing terlalu lama adalah munculnya hematuria. Tidak hanya itu, suka menahan kencing bisa menyebabkan ginjal bengkak dan infeksi ginjal yang parah. Agar Anda tidak perlu mencari tanaman obat perawatan ginjal karena terserang penyakit, lakukan cara merawat ginjal agar tetap sehat dengan menjalani gaya hidup sehat seperti rajin berolahraga dan berhenti merokok.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Herbal