Sponsors Link

3 Obat Infeksi Saluran Kencing Paling Umum dan Perawatan Rumahan

Sponsors Link

Infeksi saluran kencing bisa terjadi karena bakteri escherichia coli atau coli E yang berkembang biak di dalam saluran kencing. Karena penyakit ini merupakan infeksi bakteri, maka obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi gejala adalah antibiotik. Namun, ada begitu banyak jenis antibiotik dan tidak semuanya bisa digunakan untuk masalah kandung kemih pria atau wanita tersebut. Agar bisa memilih jenis obat yang paling tepat, berikut kami berikan beberapa obat infeksi saluran kencing yang paling umum untuk digunakan.

ads
  1. Antibiotik

Antibiotik umumnya dijadikan pilihan pertama untuk mengatasi infeksi kandung kemih. Akan tetapi jenis, dosis dan durasi antibiotik yang digunakan harus ditentukan oleh dokter atas dasar tingkat keparahan infeksi yang dialami pasien.

Biasanya, antibiotik yang digunakan untuk obat infeksi saluran kencing yang juga bisa digunakan untuk mengatasi radang kandung kemih harus diminum selama 3 sampai 7 hari. Sedangkan untuk infeksi yang tidak terlalu parah, dokter akan merekomendasikan durasi pengobatan lebih sebentar antara 1 hingga 3 hari. Sedangkan untuk kasus parah, maka dokter akan menyarankan rawat inap serta pemberian antibiotik yang dilakukan lewat infus. Beberapa jenis antibiotik yang biasanya diresepkan oleh dokter diantaranya adalah:

  • Trimethoprim-sulfamethoxazole (Bactrim, Septra, lainnya)
  • Minocycline
  • Fosfomycin (Monurol)
  • Nitrofurantoin (Macrodantin, Macrobid)
  • Antipiretik
  • Penisilin (ampicilin, amoxicillin, ertapenem, erythromycin, vankomisin, doxycycline, aztreonam, rifampicin)
  • Cephalexin (Keflex)
  • Ceftriaxone
  • Fluoroquinolone untuk gejala infeksi lebih berat.
  1. Obat Anti Nyeri

Obat anti nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol serta analgesik juga bisa dipakai untuk meredakan rasa nyeri sekaligus demam karena penyakit infeksi saluran kemih atau infeksi saluran kencing. Akan tetapi, mengkonsumsi obat ini harus dikonsultasikan dengan dokter sebelum dikombinasikan dengan antibiotik resep serta obat bebas.

  1. Terapi Hormon

Terapi hormon estrogen sintetik umumnya akan diberikan untuk mengatasi gejala infeksi saluran kencing atau infeksi sistem urin wanita yang sudah lanjut usia. Terapi hormon ini tersedia dalam bentuk krim seperti estrace dan premarin, tablet kecil seperti vagifem dan juga cincin fleksibel yang akan dimasukkan ke vahina dan digunakan selama 3 bulan.

Masing masing terapi hormon ini memiliki dosis, cara pakai dan efek samping yang berbeda beda sehingga harus dikonsultasikan dengan dokter mengenai terapi mana yang sesuai dengan kondisi penderita.

Pengobatan Rumahan Infeksi Saluran Kencing

Selain beberapa jenis obat yang dijual bebas dan resep dokter yang sudah kami jelaskan diatas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu proses penyembuhan, seperti:

  1. Banyak Minum Air Putih

Meningkatkan asupan cairan bisa membantu tubuh memproduksi banyak urin sehingga bakteri bisa dibilas yang juga penting dilakukan untuk mengatasi batu ginjal. Air putih menjadi jenis cairan terbaik yang bisa dikonsumsi dan juga bisa dikombinasikan dengan minum jus buah murni atau makan buah dan sayuran yang banyak mengandung air seperti timun dan semangka. Ini sangat penting untuk mengurangi bakteri yang menempel pada sel di dinding saluran kemih penyebab terjadinya infeksi.

  1. Konsumsi Vitamin C

Selain bisa menambah stamina serta sistem kekebalan tubuh, suplemen vitamin C juga sangat membantu untuk meningkatkan keasaman urin sekaligus mempercepat proses penyembuhan namun tidak bisa digunakan untuk pengobatan kandung kemih overaktif

Sponsors Link

  1. Istirahat Cukup

Istirahat total dan menghindari aktivitas berat tertentu yang bisa membuat panas dan kelembaban area selangkangan terperangkap juga harus dilakukan. Suhu yang lembab bisa membuat bakteri semakin berkembang biak dengan subur. Dokter kemungkinan juga menyarankan pasien untuk tidak melakukan hubungan seksual hingga infeksi bisa sembuh seluruhnya agar tidak menular ke pasangan.

  1. Menjaga Kebersihan Diri Sendiri

Kebersihan diri sendiri juga harus dijaga dengan baik untuk mencegah ciri ciri kandung kemih bermasalah. Hal ini tidak hanya penting dilakukan ketika sakit namun juga sebelum dan sesudah sembuh dari infeksi saluran kencing. Jaga kebersihan vagina agar bisa menghindari kuman dari kulit sekitarnya yang masuk ke saluran kencing. Sedangkan pada saat sedang mandi, maka sebaiknya gunakan shower dibandingkan berendam di dalam bak mandi serta gunakan sabun netral yang tidak ditambahkan dengan pengharum atau pewangi.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan