Sponsors Link

Benarkah Obat Bisa Mencegah Efek Samping Pengobatan Penyakit Ginjal?

Sponsors Link

Penyakit ginjal seperti penyakit gagal ginjal kronik adalah penyakit serius dan hiperkalemia menjadi komplikasi yang sering dan berbahaya dari penyakit ginjal akut dan kronis atau CKD dan bisa menyebabkan aritmia jantung yang mengancam jiwa serta kematian mendadak. Nampaknya, obat yang disebut patiromer bisa membantu mencegah kondisi serius ini menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of American Medical Association. Lalu, apakah benar jika ada obat yang bisa mencegah efek samping pengobatan penyakit ginjal?, untuk mengetahui jawaban selengkapnya, berikut ini akan kami berikan ulasan selengkapnya untuk anda.

Hiperkalemia sendiri terjadi pada saat kadar kalium darah melebihi 5 milimol per liter. Ini menjadi efek samping dari pengobatan penyakit ginjal diabetes kronis.  Penelitian selama setahun ini menemukan jika obat bisa mencegah efek samping pengobatan penyakit ginjal bernama patiromer yang diberikan pada salah satu dari 4 dosis berdasarkan keparahan penyakit untuk mengembalikan kadar kalium darah menjadi normal jika diukur dalam 4 minggu. Ini juga bisa menjaga level di bawah kendali selama 1 tahun.

Lebih dari 300 orang dari 5 negara Eropa berpartisipasi dalam penelitian tersebut. Mereka termasuk orang yang memiliki hiperkalemia hipertensi, penyebab gagal ginjal kronis, diabetes tipe 2 dan juga CKD dan yang memakai inhibitor sistem renin angiotensin aldosteron yang memperlambat penyakit ginjal sebelum dan selama perawatan.

Cara Kerja Obat

Obat bisa mencegah efek samping pengobatan penyakit ginjal pada saat patiromer yang dilakukan secara oral oleh orang orang dengan hiperkalemia ringan sampai sedang an obat tersebut bisa menurunkan kadar kalium serum dalam waktu 48 jam.

Untuk sebagian dari mereka, kadar potasium bisa tetap dalam kisaran target di setiap kunjungan yang dijadwalkan untuk tahun berikutnya. Pada saat pengobatan dihentikan, kadar kalium dalam darah mulai meningkat dalam 3 hari dan hiperkalemia kambuh dalam delapan minggu.

Dengan hampir satu juta orang di Amerika Serikat hidup dengan efek samping gagal ginjal atau ckd stadium 4 atau 5, maka profesor kedokteran dan direktur Comprehensive Hypertension Center di University of Chicago Medicine mengatakan jika kemajuan ini bisa memberikan dampak yang besar.

Satu satunya alternatif adalah obat berusia 50 tahun yang sulit dikonsumsi, ditoleransi dengan buruk dan tidak bisa diprediksi. Patiromer terbuat dari manik manik bulatan kecil yang halus berukuran sebersar partikel debu.

Pada saat dicampur dengan beberapa sendok makan air dan ditelan, maka partikel partikel tersebut akan menempel pada ion kalium di bagian bawah usus besar. Manik manik tersebut dkemas dalam kalium lalu diekskresikan.

Siapan yang Bisa Mengkonsumsinya?

Orang yang paling berisiko terkena hiperkalemia adalah mereka yang menderita CKD atau tingkatan stadium gagal ginjal dikombinasikan dengan diabetes dan hipertensi atau gagal jantung. Sekitar 10% orang yang menggunakan inhibitor RAAS mengalami hiperkalemia dalam setahun.

Kombinasi CKD, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, hiperkalemia dan pada sekitar 1/3 kasus, gagal ginjal bisa mematikan. Perawatan yang efektif untuk hiperkalemia memungkinkan anda untuk mempertimbangkan kembali uji klinis pada penyakit ginjal lebih lanjut yang dihentikan atau tidak pernah dimulai karena risiko hiperkalemia.

Studi tersebut juga memungkinkanuntuk evaluasi lebih lanjut dari peran blocker RAAS pada pengembangan CKD serta blokade aldesteron pada orang dengan gagal jantung. Para peneliti mencatat jika selama penelitian, 69 persen dari orang yang terdaftar memiliki setidaknya satu peristiwa buruk dan hanya 20 persen dari mereka yang dianggap terkait dengan patiromer. Efek samping tersebut melibatkan magnesium rendah, konstipasi ringan sampai sedang dan juga diare.

Dari ulasan diatas bisa dibuktikan jika memang ada obat yang bisa mencegah efek samping dari pengobatan ciri ciri penyakit ginjal yang juga didukung dengan beberapa penelitian di dunia yakni obat bernama patiromer. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat untuk anda.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan